Ubi? Jangan Anggap Enteng Kandungannya

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 11 Oktober 2014 | 14:36 WIB

Dibaca: 8 kali

Adalah kesalahan besar menganggap ubi rebus sebagai makanan kampung, “kere” atau pun makanan untuk orang papua. Situs “fitsugar” dalam tulisan terbarunya langsung memberi angka sempurna untuk ubi rebus.

Walaupun memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, masih banyak orang yang enggan mengkonsumsi ubi karena dianggap makanan yang tidak berkelas. Padahal, anggapan mereka tersebut salah, karena selain bisa dikonsumsi sebagai pengganti karbohidrat dari nasi, manfaat ubi untuk diet ini juga cukup bagus.

Ubi rebus, seperti ditulis “fitsugar,” sangat ideal dijadikan camilan berkat rasanya yang lezat. Rasa manis ubi adalah manis alami tanpa tambahan gula dan rendah kalori.

Dengan begitu ubi rebus memuaskan rasa ingin makan manis di pagi hari. Kita juga bisa menjadikan ubi sebagai bahan untuk membuat dessert.

Di samping itu ubi mengandung karbohidrat yang sehat, sekitar tiga puluh tiga gram per sajian. Kandungan karbohidrat di dalamnya tidak menyebabkan kadar gula darah meroket karena ubi termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah.

Dibandingkan kentang, nilai gizi dari ubi ini lebih tinggi, terlebih kandungan glikemiksnya lebih rendah sehingga baik jika digunakan untuk berdiet atau yang memiliki penyakit diabetes.

Manfaat ubi untuk diet sendiri cukup bagus karena ubi mengandung vitamin A, C, B2, D, E folat, zat besi, mangan dan tembaga.

Mengonsumsi makanan rendah indeks glikemik ini mencegah kita ngidam makanan manis saat kadar gula darah menjadi rendah. Ubi juga mengandung senyawa yang meningkatkan kadar adiponektin, hormon pengatur kadar gula darah di dalam tubuh.
Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa makanan dengan indeks glikemik rendah ini tinggal di saluran cerna kita lebih lama sehingga membuat perut terasa kenyang lebih lama.
Agar kadar indeks glikemik ubi tetap rendah, rebus atau kukuslah ubi. Memanggang atau menggorengnya mungkin akan merusak beberapa nutrisi di dalamnya.

Kandungan serat di dalam ubi juga bermanfaat menjaga nafsu makan. Serat membantu kita merasa kenyang lebih lama. Satu buah ubi ukuran sedang kira-kira mengandung empat gram serat.

Sementara kandungan vitamin A di dalam ubi merupakan sumber vitamin A yang kuat untuk menjaga kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan mata, kulit, tulang serta menjadi sumber antioksidan yang kaya.

Makanya bila bingung mencari camilan sehat, saatnya mencoba makan ubi rebus di sela-sela waktu makan. Setidaknya ada tiga alasan mengapa ubi menyehatkan dan bahkan bisa membantu menurunkan berat badan.

Mengkonsumsi ubi untuk berdiet ini bisa dilakukan dengan cara merebus. Cara tersebut dirasa sangat baik karena tidak menggunakan minyak dalam pengolahannya, walaupun cara mengolah ubi bisa juga dengan cara digoreng. Namun, untuk diet merebus merupakan salah satu cara yang tepat.

Alternatif mengolah ubi yang kedua bisa dilakukan dengan cara mengukus ubi ke dalam dandang. Namun, jika anda melakukan cara kedua ini alangakah baiknya jika anda mengupas ubi terlebih dahulu agar mudah dalam penyajiannya.

Diatas tadi merupakan cara mengolah ubi yang baik agar anda mendapatkan manfaat ubi untuk diet kesehatan sehingga terhindar dari beberapa penyakit berbahaya. Cara tersebut cukup praktis dan tidak memakan waktu yang lama.

Namun jika anda memiliki waktu luang untuk mengolahnya, anda bisa saja menjadikan ubi sebagai makanan olahan dalam bentuk puding.

sumber : www.fitsugar.com dan boldsky

Komentar