Tomat Itu Adalah Buah Keajaiban

Penulis: Darmansyah

Kamis, 28 Agustus 2014 | 14:17 WIB

Dibaca: 0 kali

Tomat? Ya sekali lagi tomat. Ia adalah buah keajaiban karena mampu melawan kanker. Tomat juga mampu mengurangi resiko prostat.

Sebuah studi terbaru yang dilakukan University of Bristol, Cambridge dan Oxford di Inggris, merilis dalam jurnalnya yang dikutip “Dialy Mail,” di rubrik “health”nya, Kamis, 28 Agustus 2014, menyebutkan bahwa konsumsi sepuluh buah tomat per minggu bisa mengurangi risiko kanker prostat hingga dua puluh persen.

Kunci dari keajaiban tomat terletak pada kandungan antioksidan bernama likopen, yang diketahui punya manfaat besar bagi kesehatan prostat.

Konsumsinya pun tidak harus tomat utuh, tomat olahan seperti saus tomat, jus tomat, sup tomat, bahkan topping tomat di atas pizza juga bisa memberikan manfaat kesehatan.

Oleh karena itu, para peneliti menganjurkan pria untuk menambahkan tomat dalam menu diet harian.
“Buah-buahan dan sayuran hingga lima porsi sehari bisa meningkatkan kesehatan. Tambahkan tomat, untuk menjaga kesehatan prostat,” ujar Ketua Peneliti Vanessa Er dari Universities of Bristol.

Lebih lanjut, Er mengatakan penelitiannya merupakan studi pertama yang melihat hubungan menu harian dan gaya hidup, terhadap kanker prostat.

Dari hasil penelitian, diketahui, mereka yang mengonsumsi sepuluh buah tomat selama satu minggu, risiko kanker prostatnya, dua puluh persen lebih rendah, daripada mereka yang tidak.

“Studi kami menemukan bahwa tomat bisa jadi merupakan kunci pencegahan kanker prostat,” papar Er, seperti dikutip Daily Mail.

Lebih lanjut, Er menganjurkan agar kaum adam lebih banyak mengonsumsi makanan sehat, termasuk buah dan sayuran ketimbang mengonsumsi suplemen.

Faktanya, kanker prostat merupakan penyakit kanker yang paling umum ditemukan terjadi pada pria. Tidak hanya itu, kecenderungan angka prevelensi kanker prostat terus meningkat di Indonesia.

Tahun 2013, prevalensi kanker prostat di Indonesia adalah sebelas orang per seratus ribu penduduk.

sumber “ “daily mail.co.uk.”

Komentar