Tidurlah Tujuh Jam Sehari, Anda akan Sehat

Penulis: Darmansyah

Kamis, 24 Juli 2014 | 19:27 WIB

Dibaca: 0 kali

Berapa jam Anda tidur selama sehari semalam? Shawn Youngstedt, profesor di Arizona State University Phoenix, peneliti durasi tidur mengngatkan, durasi tidur tujuh jam sehari adalah paling ideal karena angka kematian dan kesakitan lebih kecil.

Kalau Lebih. “Tidur delapan jam atau lebih secara konsisten dapat membahayakan,” ujarnya.

Dalam studi baru tersebut, Youngstedt dan timnya menganalisa sembilan ribuab orang yang berusia matang. Ternyata peserta yang tidur kurang dari enam jam dalam sehari dan yang lebih dari delapan jam sehari memiliki kemampuan mengingat dan membuat keputusan yang lebih rendah daripada yang tidur selama tujuh jam.

Peneliti dari University of Warwick juga mengungkapkan, kemampuan otak hanya menurun pada orang usia lanjut usia manula bila mereka tidur terlalu lama.

Studi baru yang dipublikasi dalam Journal of Clinical Sleep Medicine menekankan, sebenarnya manusia tidak membutuhkan tidur sebanyak yang mereka pikir. Dalam percobaannya, peneliti menganalisa lima orang dewasa yang hidup selama dua bulan dalam kondisi tanpa jam, listrik, atau air yang mengalir.

Mereka rata-rata tidur satu setengah jam jam lebih banyak dan tidur dua jam lebih awal. Namun secara keseluruhan mereka rata-rata tidur selama tujuh koma dua jam setiap harinya.

Profesor Jim Horne, ahli saraf dari Loughborough University mengatakan, kebanyakan orang mungkin sudah cukup tidur tetapi masih meyakini dirinya kurang tidur.

Beberapa studi besar dalam empat puluh tahun terakhir menunjukkan, rata-rata orang tidur lebih banyak dari yang dibutuhkannya.

“Banyak ketakutan akan penyakit yang ditimbulkan dari kurang tidur, padahal faktanya bahaya terbesar dari kurang tidur adalah kecelakaan lalu lintas, seperti tertidur saat sedang menyetir kendaraan,” terang Horne.

Bagaimana kalau kita kekurangan tidur akibat pada kesulitan tidur. r. Padahal, yang dikatakan “cukup tidur” bukan diartikan dengan berapa lama waktu yang dihabiskan di tempat tidur, melainkan soal kualitas tidur yang didapat.

Kurang tidur tidak hanya berdampak pada produktivitas yang menurun, tetapi juga pada kesehatan. Para dokter sepakat, kurang tidur merupakan faktor risiko untuk diabetes, obesitas, penyakit kardiovaskular, dan depresi.

Bagi Anda yang sudah sulit untuk lepas darinya, kiat berikut mungkin akan membantu untuk tidur lebih baik.

Jauhkan gadget satu jam sebelum tidur. Cahaya spekrum biru yang dikeluarkan oleh komputer dan piranti genggam akan menghambat sekresi melatonin, hormon yang dibutuhkan untuk tidur. Menjauhkan gadget satu jam sebelum tidur akan memberikan kesempatan tubuh untuk menyekresikan serotonin.

Simpan teknologi elektronik di luar kamar tidur. Banyak studi membuktikan kesulitan tidur bisa dimulai dari adanya televisi di kamar tidur. Televisi juga mengeluarkan sinar biru yang menghambat sekresi melatonin.

Hindari alkohol sebelum tidur. Meskipun minuman beralkohol dapat membuat Anda tidur lebih cepat, namun minuman tersebut juga dapat merusak siklus tidur, khususnya mengurangi fase rapid eye movement saat tidur. Padahal fase tidur itu berguna untuk peremajaan fisik dan mental.

Hindari ngopi sore. Banyak orang minum kopi untuk meningkatkan rasa awas mereka. Namun meminumnya di sore hari dapat meningkatkan risiko susah tidur. Pasalnya kafein dapat bertahan dan memberikan dampak hingga enam jam setelah diminum.

sumber : www.dailymail.co.uk

Komentar