Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

Penulis: Darmansyah

Jumat, 3 Agustus 2018 | 10:21 WIB

Dibaca: 2 kali

Semua orang tampaknya punya pendapat yang berbeda mengenai hal ini.

Beberapa orang berpendapat bahwa tidur pakai bra bisa mencegah payudara kendur, yang lainnya mengatakan bahwa bra yang dipakai selama tidur akan memblokir kerja kelenjar getah bening — dan bahkan bisa menyebabkan kanker payudara.

Tidak sedikit pula yang mengatakan tidur pakai bra bisa membuat payudara semakin kencang, tapi ada juga yang berpendapat bahwa bahan bra bisa sebabkan iritasi pada payudara.

Menurut Dr. Amber Guth, direktur Breast Cancer Surgery Multidisciplinary Fellowship di NYU Langone Medical Center, tidak ada kepastian medis baik dalam segi manfaat atau risiko kesehatan dari tidur memakai bra.

Tidur pakai bra bisa memberikan kenyamanan, tapi bukan menjadi jaminan agar payudara bisa tetap kencang.

Wanita yang memiliki payudara besar cenderung untuk tidur menggunakan bra, begitu pula dengan ibu hamil, karena payudara mereka dapat membesar hingga dua kali lipat dari ukuran mereka pada normalnya dan jauh lebih berat.

Gagasan bahwa memakai bra selama lebih dari delapan sampaidua belas jam dalam satu hari akan melemahkan jaringan payudara sehingga payudara akan lebih cepat melorot adalah tidak benar.

Pengenduran atau perubahan bentuk payudara diakibatkan oleh sejumlah faktor, seperti kehamilan, menyusui, penurunan berat badan, hukum gravitasi, atau tanda-tanda penuaan.

Deborah Axelrod, M.D, dokter bedah payudara dan rekanan profesor dari NYU Langone Medical Center, mengatakan bahwa bra berkawat atau memakai bra saat tidur tidak akan meningkatkan risiko Anda terhadap kanker payudara.

Rumor ini dimulai sekitar tahun Sembilan puluhan di mana seorang penulis buku mengklaim bahwa memakai bra ketat setiap hari  menimbulkan risiko yang lebih tinggi terhadap kanker payudara.

Ia mengklaim bahwa dengan membatasi kerja sistem, bra bisa memerangkap racun untuk tetap tinggal dalam jaringan payudara dan menyebabkan kanker.

Namun, sampai saai ini, belum ada penelitian atau bukti medis yang bisa mendukung klaim tersebut.

Guth mengatakan bahwa, jika Anda tetap ingin pakai bra saat tidur, pilih bra yang tidak terlalu ketat hingga membatasi atau menghentikan sirkulasi darah.

Ada beberapa hal yang perlu Anda ingat. Pertama, hindari model bra yang keras dan kaku. Kawat bra dapat menekan dada saat Anda berbaring telungkup dan menggesek kulit, menyebabkan iritasi atau mungkin kista.

Pilih jenis bra berbahan halus dan lembut, seperti bra olahraga, tapi jangan pula yang terlalu melar atau longgar.

Bra tidur yang baik tidak hanya memberikan Anda sokongan, namun juga tidak sampai menyesakkan Anda.

Namun begitu, jika rutinitas pakai bra Anda ternyata berkontribusi terhadap penyumbatan limpatik, Anda harus lebih jeli dalam mencermati tanda dan gejala lainnya, seperti edema, perubahan payudara non-kanker, baik bentuk atau ukuran pada kelenjar getah bening aksila.

Kelenjar ini berada di daerah ketiak dan berfungsi sebagai perlindungan pertama tubuh terhadap segala jenis infeksi, material asing, dan sel kanker.

Pakar dan peneliti saat ini masih berusaha menyelidiki segala kemungkinan yang berkaitan dengan payudara hingga detail molekular, faktor-faktor lain apakah yang bisa memprediksi atau secara permisif mengembangkan kanker payudara, namun sangat diragukan bahwa faktor eksternal seperti bra memiliki pengaruh yang signifikan.

Sejauh ini, tidak ada masalah apakah Anda memilih untuk tidur pakai bra atau tidak. Ini hanya sebatas aspek keamanan dan kenyamanan personal untuk membantu Anda supaya bisa tidur lebih baik.

 

Komentar