Tidur Delapan Jam Itu Belum Tentu Sehat

Penulis: Darmansyah

Kamis, 5 Juli 2018 | 14:18 WIB

Dibaca: 1 kali

Tidur malam tujuh jam belum tentu sehat?

Itulah yang diungkapkan Dr Daniel Gartenberg dari Universitas Negeri Penn

Ia mangatakan, ada kesalahpahaman yang terjadi di masyarakat tentang masalah tidur, termasuk masalah tidur siang.

Menurut catatan Gartenberg, untuk mendapatkan tidur malam yang sehat delapan jam kita harus memperpanjang waktu di tempat tidur kita, yaitu menjadi delapan jam setengahdan bukan delpanjam.

“Seorang profesor bernama Orfeu Buxton, yang menjadi rekan saya di Universitas Penn, mengatakan bahwa delapan jam setengah jam tidur adalah delapan jam yang baru,” katanya, dikutip dari Iflscience.

Memang banyak orang merekomendasikan untuk tidur malam setidaknya delapan jam agar tubuh tetap prima dan panjang umur

Tetapi  faktanya tidak demikian. Menurut ahli

“Untuk mendapatkan tidur delapan jam yang sehat itu, yang merupakan jumlah tidur yang paling banyak orang lakukan, Anda perlu berada di tempat tidur selama lebih delapan  jam,” tambahnya.

“Dalam kajian umum, dijelaskan bahwa tidur yang sehat ternyata menghabiskan lebih dari Sembilan puluh persen waktu kita selama di tempat tidur. Artinya, jika Anda berada di tempat tidur selama delapan jam, sebetulnya Anda hanya benar-benar tidur sehat selama tujuh koma dua jam,” katanya lagi.

Hal tersebut disebabkan oleh banyak hal, misalnya sebelum tidur kebanyakan dari kita bermain telepon genggam atau perangkat lainnya.

Seperti diketahui, sinar layar smartphone menggangu kualitas tidur kita.

Sementara itu, berdasarkan data dari National Health Service di Inggris, kebiasaan tidur yang buruk akan membuat Anda rentan mengalami masalah jantung, diabetes dan membuat umur kita lebih pendek.

Para ahli juga mengamati, sebagian besar orang membutuhkan waktu  delapan jam untuk tidur sehat dan ada juga sebagian yang hanya memiliki waktu tidur kurang dari delapan jam atau mungkin lebih dari delapan jam.

“Ada gejala umum yang bisa diamati, yaitu apabila Anda merasa lelah setelah bangun tidur dan mencoba mencari waktu untuk tidur siang, maka ini berarti Anda kurang tidur,” kata para peneliti.

Sementara itu, penelitian yang dipublikasikan bulan lalu menjelaskan bahwa tidur lama di akhir pekan ternyata dapat membantu Anda terhindar dari risiko kurang tidur.

Sementara itu, sebuah penelitian juga mengungkapkan, tidur kurang dari lima  jam dalam sehari selama seminggu berturut-turut akan mengancam jiwa Anda.

Tingkat mortalitasnya lima puluh dua persen lebih tinggi daripada mereka yang memiliki waktu tidur malam selama enam atau tujuh jam.

Komentar