Tertawalah., Tertawalah.. Anda Akan Kuat

Penulis: Darmansyah

Selasa, 22 April 2014 | 16:33 WIB

Dibaca: 0 kali

Jangan cemberut. Tertawalah… Anda pasti lebih baik setelah tertawa lepas.

Ya, tertawa obat terbaik. Perkembangan ilmu pengetahuan kini dapat menjelaskan mengapa tertawa sebagai obat terbaik. Bahkan menurut studi baru tertawa bisa menghindari seseorang dari pikun.

Orang tertawa karena mendengar atau melihat sesuatu yang lucu. Efeknya, orang tersebut bisa terhibur bahkan merasa bahagia.

Dari sisi kesehatan, tertawa itu menyehatkan. Menurut penelitian, tertawa juga dapat meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan harapan hidup serta mengurangi rasa sakit.

Ketika seseorang tertawa, tubuh akan melepaskan neurontransmitter dan hormon yang dapat mengurangi hormon penyebab stres yakni kortisol dan adrnealin. Pada gilirannya, pelepasan ini membantu menurunkan tekanan darah.

Saat tertawa, otot-otot seperti otot perut, wajah, kaki, dan punggung ikut bergerak. Selain itu, tertawa juga membuat paru-paru lebih berkembang sehingga lebih mudah bernapas.

Studi terbaru dan berskala kecil dari Loma Linda University di Amerika Serikat menemukan kasus terbaru hubungan antara humor dan kemampuan ingatan pada orang-orang usia lanjut. Dalam studi ini, peneliti menganalisis dua puluh orang usia lanjut yang sehat.

Peneliti meminta mereka untuk menonton tayangan komedi selama 20 menit. Sebagai perbandingan, ada pula kelompok kontrol yang tidak diminta menonton apapun dalam jangka waktu yang sama.

Lebih lanjut, peneliti melakukan tes ingatan pada setiap kelompok. Tak hanya itu, mereka juga mengumpulkan sampel air liur para peserta untuk memeriksa kadar hormon peserta.

Hasilnya, kelompok yang menonton tayangan komedi mencetak skor yang jauh lebih tinggi pada tes ingatan daripada kelompok kontrol. Kelompok itu pun memiliki kadar hormon stres kortisol yang lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol.

Penulis studi tersebut, Gurinder Bains, menjelaskan, tertawa menyebabkan tubuh menyekresi endorfin dan mengirimkan dopamin ke otak. Hal itu akan meningkatkan baik aktivitas dan fungsi otak secara keseluruhan.

“Kemampuan belajar dan mengingat akan makin sulit seiring bertambahnya usia. Namun, dengan tertawa mungkin proses tersebut akan menjadi lebih mudah. Tertawa dengan teman atau bahkan hanya menonton tayangan humor di TV 20 menit mungkin bisa membantu,” katanya.

Dampak positif dari tertawa ini memberi dorongan bagi sistem kardiovaskular tubuh. Pembuluh darah lancar karena tertawa menyebabkan darah lancar mengalir. Tertawa juga menyeimbangkan otak kanan dan kiri saat menanggapi sebuah lelucon.

Jika Anda ingin mengurangi risiko masalah penyakit jantung, cobalah dengan menonton film lucu. Rekomendasi penelitian dari Universitas Maryland menyarankan, tertawa sekitar 15 menit karena film dapat melancarkan pembuluh darah serta meningkatkan aliran darah.

Menonton acara yang membuat Anda bisa tertawa sekitar 40 menit setelah makan dapat membatasi kenaikan kadar glukosa darah. Para peneliti percaya jika Anda tertawa, emosi positif akan muncul yang mempengaruhi sistem endokrin pada tubuh.

Tertawa juga membuat usia lebih lama. Sebuah studi terhadap 500 orang lebih yang berusia 95 tahun keatas menemukan, kepribadian yang santai, optimis, dan menikmati saat tertawa akan berumur lebih panjang. Namun, para peneliti belum mengetahui secara pasti dimana letak kaitannya.

“Ketika kami meneliti kepribadian 243 orang yang berusia lebih dari 100 tahun, kami menemukan kualitas yang mencerminkan sikap positif memandang kehidupan,” kata Dr. Nir Barzilai dari Universitas Yeshiva, Amerika Serikat.

“Sebagian besar dari mereka hidup dengan rasa optimis besar dan santai. Mereka menganggap tertawa adalah bagian penting dalam hidup,” jelasnya.

sumber: foxnews, healthy news dan guardian

Komentar