Efek Kopi Itu Berlawanan dengan Ganja

Penulis: Darmansyah

Senin, 19 Maret 2018 | 09:41 WIB

Dibaca: 0 kali

Sebagai minumam paling “hot” kopi secara terus menerus mendapat perhatian dari peneliti.

Seperti diungkapkan oleh sebuah penelitian terbaru, kopi berlawanan dampaknya dari ganja.

Dan dirilis oleh sebuah penelitian yang mengaitkan kopi sebagai lawan dari ganja.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Internal Medicine tersebut menemukan bahwa kopi menyebabkan turunnya kadar endocannabinoid, zat yang terkait dengan sistem tubuh untuk merespons ganja.

Para peneliti menemukan orang yang minum antara empat hingga delapan cangkir kopi sehari mengalami penurunan endocannabinoid.

Endocannabinoid adalah molekul yang mengikat reseptor cannabinoid (kandungan aktif dalam ganja), yang ditemukan di seluruh sistem saraf, serta jaringan kekebalan dan endokrin.

Tubuh manusia sebenarnya membuat endocannabinoid sendiri. Tapi tubuh juga merespons cannabinoid asing, seperti yang ditemukan di daun tanaman genus Cannabis.

Marilyn Cornelis, pemimpin penelitian ini, menyebut bahwa kopi menekan bahan kimia tersebut sehingga mencegah seseorang merokok ganja.

Cornelis juga menjelaskan, kopi bisa menghasilkan efek berlawanan dari ganja pada sistem endocannabinoid.

Untuk diketahui, penelitian ini tidak melihat sensasi atau perilaku yang dihasilkan dari konsumsi kopi atau ganja, melainkan para peneliti hanya melihat naik-turunnya zat dalam tubuh setelah konsumsi kedua benda tersebut.

“Apa yang kita lihat di sini adalah bahwa sistem yang terkena dampak kopi dan ganja tumpang tindih,” kata Cornelis dikutip dari Live Science,

Cornelis menambahkan, hal ini berarti minum kopi dengan ganja pada sistem tubuh Anda bisa menciptakan efek yang berinteraksi meski sifat interaksinya belum jelas.

Menurut Cornelis, basanya endocannabinoid yang menurun dengan konsumsi kopi ini juga menurun saat tubuh sedang stres.

Ada kemungkinan jumlah kopi yang dikonsumsi para peserta penelitian ini  menyebabkan stres pada tubuh. Inilah yang diduga sebagai penyebab turunnya tingkat endocannabinoid.

Selain itu, Cornelis dan timnya juga menemukan bahwa kosumsi kopi meningkatkan konsentrasi steroid dalam darah. Ini mungkin terjadi karena kopi mengandung steroid tanaman yang disebut fitosterol.

Penelitian ini juga menemukan bahwa konsumsi kopi berkaitan dengan perubahan dari sekitar seratus lima belas zat dalam darah. Sebanyak tiga puluh empat di antaranya belum memiliki nama dan perannya pada tubuh tidak diketahui.

Tentang efek sehatnya, manfaat minum kopi tak perlu lagi diperdebatkan.

Memang kopi tidak selalu baik bagi semua orang. Salah satu kelompok yang harus menghindari kopi adalah ibu hamil.

Beberapa studi yang mendapat nilai “Memungkinkan” menemukan hubungan antara konsumsi kafein dengan kenaikan risiko keguguran.

Menurut Grosso, hal ini karena janin tidak memiliki enzim untuk memtabolisme kafein.

Akibatnya, kafein terakumulasi dan dapat menyebabkan keguguran. Grosso pun mengakui bahwa temuan-temuan ini baru

“Memungkinkan”, tetapi untuk amannya, dia merekomendasikan agar ibu hamil berhenti atau sangat membatasi konsumsi kopinya.

Nah, tentang efek kopi terhadap darah tinggi dan kanker yang seringkali berubah-ubah, Grosso dan tim menemukan bahwa hal ini kemungkinan karena kegagalan studi dalam mengontrol kebiasaan merokok subyek, sebuah kebiasaan yang seringkali dilakukan bersama dengan mengonsumsi kopi.

Ketika studi hanya melihat subyek yang tidak merokok, data menunjukkan bahwa peminum kopi dalam tingkat sedang lebih terlindungi dari darah tinggi dan kanker.

Semua manfaat kopi ini, kata Grosso, karena kandungan fitokimia yang juga ditemukan dalam buah, sayur, cokelat, dan teh memiliki kemampuan antioksidan dan antiinflamasi.

Kafein dan fitokimia juga memiliki efek positif terhadap enzim yang meregulasi fungsi ginjal, insulin, metabolisme glukosa, dan perbaikan DNA.

Oleh karena itu, Grosso dan tim pun mencapai konklusi bahwa kopi bisa menjadi bagian dari pola makan sehat.

Akan tetapi, kuncinya ada pada jumlah yang dikonsumsi.

Manfaat maksimum dari kopi bisa didapatkan pada dosis empat hingga lima cangkir kopi

Komentar