Telur Itu Bisa Lebih Bergizi dari Susu

Penulis: Darmansyah

Rabu, 20 September 2017 | 09:27 WIB

Dibaca: 0 kali

Kalau Anda ingink mendapatkan zat gizi sempurna, telur itu lebih sempurna

Ya, telur lebih sempurna bila harus dibanding dengan susu sekalipun.

Susu memang  merupakan salah satu sumber makanan yang berguna bagi tubuh. Namun, dengan harganya yang relatif mahal, tak semua masyarakat mampu mengonsumsi susu.

Untuk itu tak perlu khawatir.

Untuk mendapatkan gizi yang serupa, bahan makanan lain dapat menjadi substitusi.

Telur  dapat menjadi makanan pengganti susu.

Bahkan, kandungan gizi yang dikandung telur pun lebih baik dari susu.

Kalau untuk mendapatkan zat gizi sempurna, telur itu lebih sempurna. Telursudah lengkap. Protein, vitamin, mineral, asam amino juga lengkap. Harganya juga lebih murah dari susu

Telur juga digunakan sebagai standar sejumlah

Kandungan protein telur diberi nilai maksimal, seratus, dan bahan makanan lain disetarakan dengan kandungan protein telur.

Telur juga dapat digunakan sebagai makanan pengganti ASI.

Terlebih, bagi balita, kandungan gizi sangat diperlukan untuk tumbuh kembang.

Dodik berkata bahwa dalam rentang umur enam hingga delapan bulan, hanya kuning telur yang dapat dikonsumsi sebagai makanan pengganti ASI

Lebih dari satu tahun, putih maupun kuning telur dapat dikonsumsi bersamaan.

Masaknya direbus jadi tidak banyak kandungan gizi yang rusak dibandingkan dengan digoreng. Lihat saja orang barat kalau sarapan itu cukup dengan telur.

Memang telur kalah pamor dibandingkan dengan susu karena bukan produk industri skala besar.

Dibandingkan dengan susu, peternak ayam tak mengeluarkan biaya pemasaran untuk mengenalkan produknya kepada masyarakat.

Telur itu murah dan bagus. Sayangnya, karena produk masyarakat dan bukan industri, maka pemasarannya masih kalah dengan susu,

Telur adalah makanan yang paling mudah ditemui di mana-mana.

Baik dimasak dengan cara diorak-arik, direbus, diceplok atau dibuat mata sapi, telur adalah bahan makanan yang serbaguna dan lezat.

Namun, tak sedikit anggapan buruk tentang si bundar yang satu ini.

Padahal, telur diibaratkan sebagai pembangkit tenaga listrik dalam diet nutrisi sehat. Protein yang terkandung di dalam telur membuat seseorang merasa kenyang.

Sekarang waktunya Anda kembali berkenalan dengan telur. Baik menyantapnya untuk diet atau sekadar mengelola berat badan, berikut adalah fakta tentang diet telur, seperti dilansir laman Everyday Health.

“Telur merupakan sumber gizi dan makanan terutama untuk otak,” kata Susan B. Roberts, penulis buku The Instinct Diet.

Profesor nutrisi dari Tufts University di Boston itu mengatakan, “Dengan hanya delapan puluh kalori per telur besar dan enam gram protein, telur bisa diolah dengan berbagai cara. Bahkan, jika ingin menggorengnya dengan setetes mentega nilai kalori telur masih di bawah seratus.”

Selain menyediakan protein yang membuat perut kenyang lebih lama, telur menyimpang nutrisi penting lainnya. Di antaranya, vitamin A, vitamin B -12, riboflavin dan folacin, mineral besi, fosfor, seng, serta kolin dan DHA, nutrisi-nutrisi penting yang berguna untuk kesehatan otak.

Menurut penelitian dari Departemen Pertanian AS, satu telur memiliki dua ratus tiga belas miligram kolesterol.

Pengujian juga berlangsung di industri telur untuk melihat apakah jumlah tersebut dapat lebih lebih dikurangi.

Yang terbaik adalah tidak memakannya lebih dari tiga atau empat telur utuh dalam satu minggu.

Namun, putih telur hanya memiliki  lima belas kalori per telur, tidak ada kolesterol dan lemak jenuh. Sehingga mereka yang sedang diet bisa menikmati putih telur sebanyak yang mereka inginkan.

“Satu telur besar bisa membuat akhir pekan sempurna tanpa harus kelebihan dosis kalori,” kata Roberts. Sebagai contoh, telur orak-arik dan roti gandum yang dipanggang, atau telur goreng dengan daging sapi bisa jadi santapan sarapan spesial.

Telur harganya lebih ekonomis. Terutama bila dibandingkan dengan steak atau bahkan hamburger.

“Berpikirlah seperti orang Perancis, dan jangan pernah mengabaikan telur sebagai makan malam,” kata Roberts.

“Dibutuhkan hanya beberapa menit untuk menyiapkan telur dadar. Anda bisa menyimpan telur di lemari es untuk menyiapkan makan malam yang cepat saat pulang ke rumah.

Telur dadar dengan seiris roti gandum, ditambah apel atau jeruk adalah makanan pengontrol berat badan terbaik.

Kini telur bisa terbebas dari segala anggapan buruk tentangnya. Lain waktu, jika ingin membuat hidangan untuk sarapan, makan siang, atau makan malam, bahkan camilan sehat cepat, ingatlah telur.

Komentar