close
Nuga Sehat

Tahu Waktu Olaharaga Lari Yang Sehat?

Olahraga lari adalah salah satu jenis olahraga yang cukup digemari. Hal tersebut dikarenakan lari merupakan olahraga yang cukup sederhana dan mudah dilakukan dimanapun serta kapanpun.

Sampai saat ini, lari dipercaya memiliki banyak manfaat baik bagi kesehatan, diantaranya memberi kebugaran, mengusir lemak, serta membentuk otot pada betis dan perut.

Namun, tidak sedikit pula perdebatan terjadi tentang olahraga yang satu ini.

Perdebatan tersebut mengenai waktu yang paling baik untuk lari. Ada yang mengatakan jika pagi hari adalah waktu yang paling tepat.

Lalu, tak sedikit pula yang mengatakan jika hasil dari lari dapat dirasakan jika dilakukan pada siang dan sore hari.

Anggapan mana yang benar?

Sebenarnya, dilakukan kapanpun waktunya, olahraga ini tetap memberikan manfaat bagi yang melakukannya. Memang, ada sedikit perbedaan efek jika dilakukan pagi, siang, atau sore. Dikutip dari Runners World, berikut perbedaannya.

Dari hasil penelitian, menjelaskan bahwa lari di pagi hari memang baik bagi tubuh dan kesehatan seseorang.

Hanya saja, pagi hari saat orang baru bangun, tubuh belum sepenuhnya siap untuk diajak bergerak secara keras.

Terbukti jika orang yang berolahraga lari di pagi hari sering mengalami cidera. Kendati demikian, olahraga pagi bisa menyehatkan sebab udara masih sangat segar.

Maka dari itu, saat Anda memutuskan olahraga lari di pagi hari, jangan terlalu memaksakan diri. Lari semampu dan sewajarnya saja.

Untuk waktu ini memang cukup baik. Sebab, saat siang tubuh Anda sudah memiliki energi cadangan.

Tapi perhatikan, jangan terlalu lama di bawah terik matahari karena Anda bisa terganggu karena sinar UV yang terkontak langsung dengan tubuh Anda.

Selain itu, lari pada siang hari jangan di tengah perkotaan sebab polusi lingkungan sedang tinggi-tingginya. Lebih baik lari di tempat latihan kebugaran atau di dalam gedung.

Sore hari digadang adalah sebagai waktu yang paling ideal untuk olahraga lari.

Pasalnya pada waktu ini, performa paru-paru serta organ lainnya sudah stabil pada sore hari. Sehingga Anda bisa melakukannya tanpa takut cidera.

Tapi walau waktu sore sangat bagus untuk lari, tak sedikit orang yang enggan melakukannya karena alasan pekerjaan atau sudah lelah akibat akitivitas seharian.

Bagaimana pula kalau seseorang terlalu sering lari

Lari memang banyak disukai karena dianggap cukup mudah untuk dilakukan dan tidak perlu mengeluarkan banyak biaya, Anda hanya perlu mengayunkan langkah kaki berirama secara bergantian.

Selain itu, Anda bisa melakukan oahraga ini di manapun, mulai halaman rumah, taman, atau tempat lain.

Lari dianggap memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti mengatasi masalah pencernaan, menetralkan depresi, memperbaiki selera akan, membuat tidur lebih nyenyak, menurunkan berat badan, mengencangkan otot kaki, dan masih banyak manfaat lainnya.

Manfaat tersebut bisa Anda peroleh hanya dengan rajin berlari.

Namun, dibalik segudang manfaat tersebut terdapat pula dampak negatif yang akan ditimbulkan jika Anda lari secara berlebihan. Terlalu banyak berlari justru bisa berakibat fatal pada kesehatan.

Menurut standar kesehatan, orang berlari hanya memerlukan waktu sekitartiga puluh  sampai enam puluh menit saja perhari.

Jika Anda berlari berlebihan akan timbul efek negatife berikut ini:

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan Inggris menemukan bukti bahwa lari berlebihan atau lari dengan jarak yang cukup jauh akan menyebabkan kerusakan pada tulang.

Hal ini disebabkan karena dorongan yang dihasilkan lebih rendah dan tidak mampu merangsang pertumbuhan tulang meskipun aktivitas lari melibatkan gerakan kaki yang menahan berat badan di atas tanah.

Lari memang memiliki manfaat untuk kesehatan jantung. Namun, jika aktivitas ini Anda lakukan secara berlebih, maka akan timbul penyakit jantung yang diakibat oleh masuknya radikal bebas ke dalam tubuh.

Efek penyakit akibat radikal bebas memang tidak akan Anda rasakan secara langsung karena akan diraskan dalam jangka waktu panjang.

Seperti yang Anda ketahui bahwa lari juga bisa membakar lemak. Padahal, lemak merupakan salah satu bahan penting pembentuk hormon esterogen.

Dengan kurangnya hormon esterogen, akan menyebabkan tidak normalnya siklus datang bulan.

Aktivitas yang mampu memberikan manfaat baik untuk kesehatan juga akan menimbulkan efek negatif yang dapat mengganggu kesehatan jika dilakukan secara berlebih.

Untuk itu, lakukan aktivitas tersebut sesuai dengan porsinya agar Anda lebih banyak mendapatkan efek positif daripada efek negatifnya.