Sekali Lagi Tentang Wortel dan Penglihatan

Penulis: Darmansyah

Selasa, 11 Oktober 2016 | 10:03 WIB

Dibaca: 0 kali

Gelitik pertanyaan tentang wortel dihubungkan dengan ketajaman penglihatan masih saja muncul bersamaan dengan mitos yang tumbuh dari  pemahaman bahwa makan wortel bisa membantu penglihatan.

Tidak hanya menajamkan penglihatan, mitos lainnya juga beredar bahwa  mata yang rusak bisa kembali sembuh karena banyak makan wortel.

Nah, dari mana datangnya kekuatan mitos wortel dikaitkan dengan penglihatan ini?

Kepercayaan ini, jika ditelusuri lagi, mungkin berasal dari perang Inggris melawan Jerman. Tentara Inggris mengolok-olok kemampuan pilot Jerman melihat di malam hari, disebutkan karena makan semua wortel yang mereka temui.

Mitos bahwa makan wortel bisa memerbaiki penglihatan, sama seperti mitos baik lainnya, sebenarnya mengandung kebenaran. Entah sedikit atau banyak.

Yang tak terbantahkan adalah wortel kaya  akan beta-karoten, yang diubah oleh tubuh Anda menjadi vitamin A.

Vitamin A adalah molekul yang membantu fungsi dasar mata.

Misalnya Anda dari tempat terang lalu masuk dalam ruangan yang gelap. Setelah beberapa menit, mata Anda bisa menyesuaikan diri. Itu karena vitamin A.

Di bagian belakang mata Anda terdapat reseptor yang membutuhkan molekul larut lemak vitamin A adalah vitamin larit lemak untuk membantu Anda melihat dalam cahaya rendah.

Beberapa jenis sayuran lainnya melakukan hal yang sama untuk Anda.

Di negara-negara di mana orang-orangnya sangat kekurangan vitamin A, dilakukan suplementasi vitamin ini hingga ke pelosok-pelosok untuk mencegah meningkatnya kasus penglihatan terutama pada anak-anak, kata Keith West, profesor di departemen kesehatan masyarakat Johns Hopkins Bloomberg.

West mengkhususkan diri memelajari peran vitamin A dalam tubuh.

Di Amerika Serikat dan negara-negara maju lainnya, rata-rata orang harus berhenti makan setiap vitamin A untuk beberapa bulan sebelum mereka bisa kekurangan vitamin ini, kata West lagi.

Vitamin A disimpan di dalam hati, dan dikelaurkan sedikit demi sedikit sesuai kebutuhan tubuh.

Perlu diketahui, vitamin A tidak bisa memerbaiki kerusakan penglihatan yang didapat dari lahir. Tubuh hanya bisa mengubah sejumlah beta-karoten dalam satu waktu.

Ketika Anda makan wortel terlalu banyak, sisa beta-karoten yang tidak terkonversi akan disimpan di jaringan lemak di bawah kulit. Inilah yang menyebabkan kulit bisa berwarna semu oranye.

Terlalu banyak vitamin dapat menyebabkan rambut rontok. Bahkan, lebih buruk lagi bisa merusak liver atau hati Anda.

Menurut The Food and Nutrition Board of the Institute of Medicine, kebutuhan vitamin A harian untuk orang dewasa adalah:

Untuk Anda tahu, warna oranye cerah pada wortel sebagian besar berasal dari beta karoten.

Beta karoten ini diubah menjadi vitamin A di dalam hati, yang kemudian ditransformasikan dalam retina untuk rhodopsin, pigmen yang meningkatkan kemampuan penglihatan.

Wortel juga mengandung lutein.

Betakaroten dan lutein bisa kita temukan di retina mata.

Kedua komponen tersebut melindungi mata, terutama pada malam hari. Selain itu, beta karoten juga dikenal membantu melindungi mata terhadap degenerasi makula dan katarak.

Segelas jus wortel diketahui mengandung tiga ratus empat puluh persen dari rekomendasi harian vitamin A.

Selain dikonsumsi dalam bentuk sayuran atau salad, cara paling praktis untuk mendapatkan vitamin dan mineral dari wortel adalah membuatnya menjadi jus.

Kebutuhan akan vitamin A ini sebaiknya tidak diabaikan, terlebih saat ini kekurangan vitamin A masih menjadi salah satu dari lima isu nutrisi utama di Indonesia.

Keseluruhan paduannya telah disesuaikan untuk memberi manfaat nutrisi yang saling melengkapi, dan tak kalah penting rasanya lezat dan menyegarkan.

Selain melalui konsumsi buah dan sayuran, rawat indra penglihatan dengan cara menghindari paparan radiasi sinar ultraviolet karena ini dapat mempercepat proses degenerasi katarak.

Cegah mata kering dengan lebih sering berkedip. Hindari bekerja di depan komputer atau interaksi dengan ponsel terlalu lama karena bisa memicu mata kering.

 

 

 

 

 

Komentar