Sekali Lagi Manfaat Kopi untuk Kesehatan

Penulis: Darmansyah

Jumat, 9 Februari 2018 | 09:17 WIB

Dibaca: 0 kali

Kopi

Ya, sekali lagi tentang manfaat kopi yang tak pernah habisnya untuk tubuh.

Terbaru, seperti ditulis laman “healthy.com,  efek kopi terhadap kesehatan yang selama ini menjadi perdebatan telah menemukan titik terang.

Giuseppe Grosso, selaku pakar epidemiologi nutrisi dari University of Catania, Italia dan timnya membuat kesimpulan bahwa kopi aman bagi kesehatan.

Dalam pemberitaan Kompas.com sebelumnya, Grosso juga berkata kopi sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil, sebab kafein yang terakumulasi dapat mengakibatkan keguguran.

Walau kopi sudah dipastikan aman untuk kesehatan mulai dari mengurangi risiko kanker dan penyakit kardiovaskular, kita juga wajib memerhatikan batasan minum kopi untuk tubuh.

Seperti yang kita tahu, zat aktif pada kopi adalah kafein. Kafein ini memiliki sifat seperti psikotropik namun cara kerjanya tidak sama dengan zat adiktif berbahaya.

Mengonsumsi kopi ada batasannya jika kopi dapat bermanfaat bagi tubuh.

Kafein dengan dosis kurang dari empat ratus miligram atau setara dengan satu sampai dua cangkir kopi, maka kafein akan bersifat sebagai stimulan positif

Stimulan positif yang dimaksudnya adalah kafein dapat menstimulasi syaraf pusat dengan meningkatkan neurotransmiter otak yaitu dopamin dan norepinefrin yang memberikan rasa segar, meningkatkan konsentrasi, dan menghilangkan rasa kantuk.

Beberapa penelitian telah menjelaskan kafein dengan dosis kurang dari empat ratus miligram per hari dapat menurunkan risiko penyakit alzheimer, parkinson, juga pada pasien kardiovaskuler dapat menurunkan risiko kematian.

Itu karena efek kafein sebagai pengencer darah.

Berdasarkan penelitian yang sudah ada, pasien jantung tetap dapat mengonsumsi kopi karena bisa menurunkan risiko kematian.

Sementara untuk pasien ginjal, belum ada penelitian yang bisa disimpulkan apakah kopi baik untuk tubuh atau tidak.

Efek kafein pada individu sangat personal juga, sehingga kopi bisa diberikan kepada pasien jika memang punya riwayat suka konsumsi kopi. Dengan catatan, dosisnya tidak melebihi 400 miligram per hari

Kopi tidak akan bermanfaat bagi kesehatan jika penikmat kopi tetap menambahkan gula dalam cangkirnya. Hal ini justru akan memberikan efek negatif pada tubuh.

Bukannya badan menjadi segar, kita justru bisa menjadi tidak bertenaga karena insulin diproduksi berlebih dalam tubuh.

Selain itu tubuh juga akan memproduksi serotonin yang membuat mengantuk.

Juga menjadi tidak sehat untuk jantung karena gula adalah bahan dasar terjadinya plak bersama dengan kolesterol.

Selain kopi, sebenarnya kafein juga ada di dalam kandungan teh meski dengan dosis yang lebih rendah.

Sebuah penelitian llainnya  yang dilakukan oleh ilmuwan dari University of Southampton, Inggris dan University of Edinburgh, Skotlandia, menemukan bahwa minum kopi sampai tujuh gelas setiap hari justru dapat mengurangi risiko kematian dini.

Untuk menemukan hal tersebut, tim peneliti melakukan pengkajian ulang terhadap lebih dari 200 penelitian tentang kopi.

Hasilnya, kopi ternyata lebih banyak untungnya bagi kesehatan, dari pada kerugiannya.

Menurut para peneliti, tiga sampai empat cangkir kopi setiap hari adalah yang paling optimal dan dapat mengurangi risiko mati muda sampai tujuh belas persen bila dibandingkan dengan orang yang sama sekali tidak minum kopi.

Namun, orang yang meminum tujuh cangkir kopi setiap hari tetap dapat merasakan manfaat dari kopi dan memiliki risiko kematian dini sepuluh persen lebih rendah.

Dilansir dari laman Telegraph,  kebiasaan meminum kopi juga dikaitkan dengan peningkatan kekebalan tubuh terhadap beberapa jenis kanker, seperti kanker prostat, endometrium, kulit, dan hati.

Tidak sampai di situ. Pasien yang memiliki penyakit dalam seperti diabetes, batu empedu, asam urat, dan gangguan hati, juga bisa mendapatkan manfaat dari kopi, asal masih dalam takaran normal.

Akan tetapi, para peneliti mengingatkan bahwa semua manfaat ini bisa hilang bila dilawan dengan kebiasaan buruk, seperti merokok.

Selain itu, minum kopi berlebihan juga tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan telah dikaitkan dengan tingkat kelahiran yang lebih rendah, seperti risiko bayi lahir prematur sampai keguguran.

Konsumsi kopi umumnya aman dalam tingkat asupan yang biasa, dengan perkiraan kopi akan memberi manfaat besar untuk berbagai faktor kesehatan jika batasan minumnya tiga sampai empat cangkir sehari. Kopi lebih menguntungkan kesehatan dari pada membahayakan,” ujar penulis penelitian itu.

Donald Hensrud seorang ahli nutrisi di Mayo Clinic College, juga setuju bahwa kopi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

“Penelitian menunjukkan bahwa kopi memiliki manfaat untuk kesehatan, termasuk melindungi dari penyakit Parkinson, diabetes tipe 2 dan penyakit hati, termasuk kanker hati. Kopi juga tampaknya memperbaiki fungsi kognitif dan menurunkan risiko depresi,” katanya di situs Mayoclinic.

Komentar