Segelas Air Putih Menyehatkan di Pagi Hari

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 26 November 2016 | 13:58 WIB

Dibaca: 0 kali

“Biasakanlah minum air putih di pagi hari kala Anda bangun tidur,” tulis laman situs media Inggris terkenal “mirror” di rubrik kesehatan dan gaya hidupnya.

“Mirror,” yang mengutip ahli gizi Rania Batayneh mengatakan, minum segelas air putih setelah bangun tidur dapat memulai proses metabolisme tubuh.

Minum air putih ibarat alarm bagi tubuh, yang akan memberi tahu kita telah terjaga dan siap aktif kembali.

Hal ini penting untuk pembakaran kalori sehingga membantu penurunan berat badan.

Selain itu, air putih di pagi hari adalah wujud upaya penurunan berat badan

“Bukan  hanya dengan aktivitas lari pagi, bersepeda, atau latihan kardio. Jauh lebih sederhana dari itu, yaitu dengan minum segelas air putih,” tulis “mirror.”.

Minum air putih membuat tubuh terhidrasi dengan baik dan membantu penyerapan nutrisi ke seluruh tubuh.

Dengan begitu, seseorang yang cukup minum air putih tidak akan merasa kelaparan berlebihan dan mencegah keinginan untuk mengunyah camilan.

“Ketika kita tidak cukup terhidrasi, kita akan merasa haus dan lapar, yang akhirnya membawa kita untuk makan lebih banyak,” kata Rania.

Rania mengatakan, air merupakan asupan terbaik saat perut kosong di pagi hari dan menjaga keseimbangan tubuh.

Dengan cukup minum air putih sepanjang hari, juga dapat mengusir lelah dan meningkatkan konsentrasi.

Jadi, bukan mengurangi konsumsi air putih jika ingin menurunkan berat badan. Yang perlu dilakukan adalah hentikan kebiasaan banyak minum minuman manis dan makanan tinggi lemak.

Kunci untuk penurunan berat badan yang optimal, lakukanlah diet bergizi seimbang dan olahraga teratur. Dua hal tersebut merupakan langkah utama dalam menjaga berat badan ideal.

Lantas muncul pertanyaan, kenapa penting minum air putih di pagi hari kala bangun tidur?

Untuk Anda tahu, setelah beristirahat semalaman penuh, lumrah saja jika dehidrasi datang saat bangun tidur.

Karena itu, hidrasi menjadi hal yang penting dilakukan di pagi hari sehingga dapat meningkatkan laju produksi otot dan darah.

“Umumnya kita tidur sekitar enam hingga delapan  jam setiap malam. Selama tidur tanpa terbangun selama itu, kita tidak minum, tentunya terjadi defisit air.

Saat tidur pun tubuh terus bekerja memperbaiki sel dan terjadi pula penguapan

Disarankan juga  untuk tidak minum terlalu banyak begitu bangun tidur, yaitu hanya sekitar satu hingga dua  gelas saja. Jika terlalu banyak, volume darah akan meningkat dengan tajam dan membuat kerja jantung menjadi berat.

Minum air juga dapat membuang racun dan memurnikan tubuh. Tidak hanya membuat tubuh sehat, minum air juga membuat kulit lebih bersih dan segar.

Selain itu, air juga mampu membersihkan usus besar sehingga memperbaiki penyerapan nutrisi.

Air putih saja sebenarnya sudah baik untuk melakukan tugas detoksifikasi ini, namun manfaatnya akan semakin optimal jika diberi perasan lemon.

Dalam buku “You Are What You Eat”, dr Gillian McKeith menjelaskan, segelas air hangat dengan perasan lemon di pagi hari setelah bangun tidur membersihkan berbagai lendir tidak berguna dalam tubuh sehari sebelumnya.

Sebaiknya, lakukan juga malam hari sebelum tidur.

Minum air begitu bangun tidur baik untuk sistem pencernaan.

Inilah yang membuat cara ini efektif untuk mengurangi berat badan.

Penelitian menunjukkan, minum air saat perut kosong di pagi hari dapat meningkatkan laju metabolisme sepanjang hari. Air juga membuat rasa kenyang sehingga dapat menunda lapar.

Jika sering sakit, mungkin ini karena tubuh Anda kurang cairan. Air memegang peranan penting dalam menjaga sistem limfatik. Ketika sistem ini seimbang, tubuh dapat melawan infeksi dengan lebih baik.

Lantas, bagaimana jika terjadi kelebihan minum air putih?

Kelebihan konsumsi air minum disebut juga dengan intoksikasi air.

Kondisi ini terjadi saat seseorang minum terlalu banyak air sehingga kadar garam dalam darah menjadi encer.

“Saat konsentrasi sodium atau garam dalam darah rendah, air bisa bocor dari darah ke jaringan lain. Kondisi ini dikenal dengan hiponatremia,” kata Dr.Aaron Baggish, wakil direktur medis ajang Boston Marathon.

Otak merupakan organ yang paling terpengaruh oleh hiponatremia. Ketika air bocor dari darah dan masuk ke sel-sel otak, maka otak akan membengkak.

Biasanya, gejalanya ringan, misalnya linglung, sakit kepala, dan mual. Tapi, jika tidak ditangani maka bisa menyebabkan kejang.

Pada kasus yang terburuk, pembengkakan otak menjadi tidak terkontrol sehingga menyebabkan kondisi fatal yang disebut herniasi batang otak.

“Otak adalah jaringan lembut yang mengisi tempurung kepala.”

“ Saat otak membengkak, maka hanya ada satu jalan keluar, yaitu di bagian bawah tengkorak yang terdapat lubang untuk menghubungkan otak dengan sumsum tulang belakang,” kata Dr.William Roberts, mantan presiden American College of Sport Medicine.

Kejadian fatal akibat kelebihan air minum memang jarang terjadi. Biasanya ditemui pada para atlet lari jarak jauh.

“Pelari yang lambat punya banyak waktu untuk minum air. Jika Anda berlari selama 6 jam dan berhenti untuk minum banyak air di tempat perhentian minum, Anda bisa beresiko mengalaminya,” kata Roberts.

Komentar