Secangkir Kopi Pagi Hentikan Peradangan

Penulis: Darmansyah

Selasa, 17 Januari 2017 | 10:21 WIB

Dibaca: 0 kali

Jurnal “Nature Medicine,” dalam tulisan khususnya hari ini, Selasa, 17 Januari 2017, membantah dampak buruk dari minum kopi pagi dengan mengungkapkan hasil studi yang menyatakan  kopi bisa menurunkan  tingkat peradangan tubuh

“Ya, minum kopi secukupnya. Jangan berlebihan,” tulis jurnal itu.

“Semakin banyak minum kopi, semakin mereka terjaga dari peradangan tubuh tingkat kronis,” kata penulis studi yang juga Profesor di Institute for Immunity, Transplantation and Infection Stanford University, David Furman.

Dalam studi ini Furman melakukan analisis terhadap 100 sampel darah orang muda dan tua.

Pada orang tua ada beberapa peradangan yang terkait gen dibandingkan anak muda. Hal ini tentu tidak mengejutkan. Seiring bertambahnya usia peradangan di tubuh meningkat.

Penyakit kronis pada saat tubuh menua seperti diabetes, hipertensi, jantung, itu diyakini karena masalah peradangan. “Namun tidak semua penyakit itu hadir karena penuaan, melainkan peradangan,” kata Furman.

Namun uniknya dari hasil studi ini orang tua yang memiliki tingkat peradangan rendah punya satu kesamaan. Mereka sama-sama rutin minum kopi.

Minum beberapa cangkir kopi per hari menunjukkan aktivitas peradangan sangat rendah. Peneliti mengatakan kehadiran kafein menghambat jalur peradangan ini.

Minum kopi dua sampai empat cangkir per hari, dengan masing-masing cangkir mengandung seratus miligramkafein itu baik. Dr. Johnson, Profesor dari Johns Hopkins University, kopi sekitar jumlah itu sehari dapat menurunkan tingkat depresi.

Kini, banyak studi telah dilakukan untuk menjawab pertanyaan yang sering muncul selama ini yaitu, apakah kecanduan kopi itu berbahaya?

Beberapa percobaan telah dilakukan untuk menentukan apakah kopi benar dapat meningkatkan risiko stroke atau tidak.

Hingga kini, penelitian belum menemukan kopi dapat menyebabkan stroke jika kondisi tubuh Anda dalam keadaan sehat.

Karena, kopi mengandung kafein yang bisa berbahaya untuk orang-orang dengan hipertensi berat, penyakit jantung atau kejang.

Bagi sebagian orang, kopi juga dapat memiliki dampak pada sakit kepala dan menyebabkan bagian tubuh terasa sakit.

Sementara bagi orang lain mungkin kopi justru bisa menyembuhkan rasa sakit di tubuh. Selama Anda tidak memiliki kontraindikasi terhadap kafein, Anda masih aman untuk mengonsumsi kopi.

Sementara itu, mengutip laman Verywell,  penelitian menunjukkan hasil yang mengejutkan yaitu, kopi dapat menurunkan risiko stroke.

Penelitian dilakukan dengan menunjukkan bahwa minum antara 2-4 cangkir kopi per hari berkaitan erat dengan penurunan risiko stroke.

Alasannya, mungkin karena kombinasi efek yang bervariasi pada tubuh.

Kopi mengubah fisiologi pembuluh darah dan aliran darah dengan cara yang dapat membantu mencegah hipertensi.

Selain itu, efek kopi dapat mengurangi kemungkinan adanya pembekuan darah yang berbahaya.

Kopi juga dapat mengurangi kadar kolesterol.

Manfaat ini menguntungkan karena kolesterol dan tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko stroke.

Kopi telah menunjukkan beberapa komponen aktif yang memiliki sifat antioksidan, yang telah terbukti mampu mengurangi risiko stroke serta mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh stroke.

Selain itu, penelitian yang dilakukan para ilmuwan di Tiongkok selama dua puluh lima tahun  ditemukan bahwa mengonsumsi kafein, termasuk minum secangkir kopi, secara rutin juga dapat membantu menurunkan depresi.

Seperti dimuat dalam situs Medical News Today,  penelitian yang melibatkan ratusan ribu peserta dan secara teliti menganalisis kurang lebih delapan ribu kasus depresi tersebut juga membuktikan bahwa mengasup kafein secara rutin juga ampuh dalam membantu mencegah mereka yang tidak menderita dari potensi mengalami depresi semasa hidupnya.

Namun, kafein pada kopi dinilai lebih efektif melawan depresi dibanding yang terdapat di teh.

Sebab, kafein dalam kopi memiliki komponen-komponen penting seperti, asam chlorogenic, asam ferulic dan asam caffeic.

Tiga jenis asam tersebut bersifat anti-inflamasi atau melawan peradangan yang ada, khususnya pada sel saraf otak orang yang depresi.

Selain tiga jenis asam tersebut, kandungan antioksidan alami dalam kafein juga membantu meringankan beberapa ketidaknyamanan dan penderitaan yang disebabkan oleh depresi.

Komentar