Run, Jogg dan Walk Sama dengan Sehat

Penulis: Darmansyah

Senin, 4 Januari 2016 | 11:35 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda ingin sehat?

Dengan “harga” murah?

Ya. Sarah Kuzch, seorang pelatih fitness bersertifikat, memberi pilihan tiga olahraga sempurna.

Run, Jogg dan Walk.

Dan, mana yang paling perfect dari semuanya.

“Walk,” tulis Sarah dalam artikel terbarunya di “prevention,” Senin, 04 Januari 2016.
“Berjalan.”

“Saya mendapatkan banyak manfaat dari berjalan yang tidak bisa saya dapat dari rutinitas olahraga lain yang lebih intens,” katanya

Anda tentu pernah merasakan menghadapi hari yang buruk, yang terkadang bahkan tak jelas apa penyebabnya.

Cara termudah untuk memperbaikinya adalah bangun dan keluarlah untuk berjalan.

Dalam waktu lima belas menit, pikiran akan kembali fokus dan “hari yang buruk” akan segera menghilang.

“Saya ingat bahwa tidak ada sesuatu yang perlu dipikirkan secara berlebih. Ketika saya sedang berjalan-jalan, saya bisa menyelesaikan masalah, tidak ada hambatan yang terlalu sulit untuk diatasi,” jelas Kuzch.

Saat berjalan-jalan, pikiran akan lebih rileks sekaligus “berkeliaran”.

Selain itu Anda pun dapat memerhatikan orang dan pemandangan sekitar. Ini bisa merangsang munculnya pemikiran baru dan membantu mengakses ide-ide yang ada di dalam kepala.

“Selama bertahun-tahun, karir saya berdampak tinggi bagi tubuh saya karena pekerjaannya menuntut fisik.”

“Berjalan merupakan waktu istirahat dari hal-hal tersebut dan juga memberi latihan yang saya inginkan.”

“ Saya ingat ketika tubuh saya terasa tidak enak dan saya tetap berencana untuk berlari. Tubuh saya mengatakan tidak, sehingga saya memilih untuk berjalan,” ujar Kuzch.

Apa yang terjadi selanjutnya sangat menakjubkan, saya berlatih sampai berkeringat tanpa menyakiti sendi saya! Saya merasa muda kembali, terinspirasi dan seperti berprestasi.

Bahkan yang lebih baiknya adalah ketika saya berjalan selama empat puluh menit, saya membakar kalori yang setara dengan dua puluh lima menit saat saya berlari.

Dan kelebihan lima belas menit tersebut tidak ternilai, karena mereka membantu tubuh dan otak saya pulih kembali, ungkap Kuzch.

Salah satu manfaat dari berjalan adalah bertemu banyak orang.

“Baik saat berjalan di kota atau pun tempat baru. Bahkan, saya bertemu dengan teman baik saya ketika berjalan. Kami kebetulan berdua sedang melangkah dan mulai mengobrol.”

“ Kami memiliki banyak kesamaan, dalam waktu singkat kami menjadi teman. Dan sekarang dia adalah salah satu dari sekian banyak orang penting di hidup saya,” ungkap Kuzch.

Berjalan dapat melepas stres seketika. Sejumlah penelitian menunjukkan, bahwa ini dapat menurunkan kadar hormon stres.

Tetapi yang saya ketahui dari pengalaman pribadi – ketika saya merasa gila dan kewalahan – adalah saya butuh berjalan. Seketika saya merasa lebih baik secara fisik, mental dan spiritual,” ujar Kuzch.

Hati-hati, hormon stres tersebut dapat menyebabkan kenaikan berat badan, kehilangan memori dan tekanan darah tinggi.

“Pinggul saya dapat terjaga berkat profesi saya yang memerlukan intensitas tinggi, menuntut untuk selalu latihan. Tapi, sejak saya mulai berjalan, mobilitas dan fleksibilitas pinggul saya semakin meningkat,” jelas Kuzch.

Berjalan juga dapat memecah asam laktat di otot yang membantu tubuh untuk pulih kembali dan memungkinkan untuk membentuk otot yang lebih ramping.

Kuzch mengatakan, ketika ia mulai berjalan di sekitar lingkungannya, ia melihat alam, orang dan lingkungan dengan cara yang berbeda.

Apalagi jika Anda tinggal di kota yang sangat sibuk. Sangat mudah untuk mengendarai mobil secara terburu-buru dan melewatkan lingkungan Anda.

Tapi, cobalah mulai berjalan, Anda akan menemukan taman yang indah dan rumah-rumah yang Anda tak pernah tahu sebelumnya.

“Setelah berjalan selama beberapa bulan, saya menyadari bahwa saya telah menargetkan dan membentuk otot-otot, di mana rutinitas saya yang lainnya telah terabaikan.”

” Lalu saya melihat kaki saya telah terlihat lebih baik dari sebelumnya, lengan yang terpompa, punggung atas yang terimprovisasi dan meningkatkan jangkauan gerak saya, membuka bahu saya lebih lebar,” ungkap Kuzch.

Sementara itu ahli fitness Adam Rosante menulis di “pos sugar” tentang bagaimana harus langsing.
Anda bukan satu-satunya yang berjanji menjadi lebih langsing di tahun baru.

Artinya, Anda bukan satu-satunya yang bekerja keras untuk tetap setia menjalankan tekad hidup sehat.

“Resolusi yang paling lazim adalah memulai olahraga atau program diet untuk kembali langsing,” kata Adam Rosante.

Anda sudah berusaha yang terbaik, tetapi kadang ada hari-hari di mana kita gagal. Hal itu normal. “Kita semua kadang keluar dari jalur menuju tujuan dari waktu ke waktu,” kata Rosante.

Tujuan akan sulit dicapai bila kita tak dapat mengukurnya. “Bikinlah gambaran besar tujuan itu dan uraikan menjadi langkah-langkah kecil yang dapat dilakukan setiap hari.

Misalnya, dengan tujuan lebih langsing, habiskan beberapa menit untuk memutuskan definisi langsing bagi Anda.

Itu dapat berarti menghilangkan lemak dan menambah otot. Bisa juga berarti meningkatnya kemampuan lari menjadi semakin jauh atau cepat tanpa kehabisan napas,” katanya.

Agar tetap di jalur resolusi tahun baru, bergabunglah dalam sebuah program dengan sekelompok teman untuk saling dukung.

“Kuncinya adalah menyesuaikan diri dengan teman lain yang punya tujuan sama. Ketika melewati masa sulit, Anda punya teman yang memotivasi dan menginspirasi,” tambah Rosante.

Komentar