Meredakan Asam Lambung Sebelum Tidur

Penulis: Darmansyah

Kamis, 15 November 2018 | 08:57 WIB

Dibaca: 1 kali

Asam lambung tinggi?

Ya, banyak orang mengalaminya terutama sebelum berangkat tidur.

Ya juga ketika asam lambung menjadi salah satu masalah kesehatan yang paling menyebalkan

Jika kondisi kesehatan ini muncul sebelum tidur, maka kita tentu akan mengalami sensasi perut yang tidak nyaman sehingga kesulitan untuk terlelap.

Sebenarnya, bagaimanakah cara untuk mengatasi masalah asam lambung tinggi sebelum tidur ini?

Sebenarnya, asam lambung adalah cairan yang diproduksi saluran pencernaan. Kandungan di dalamnya adalah asam klorida yang bisa membantu menghancurkan makanan, minuman, dan membunuh kuman dan bakteri.

Selain itu, keberadaan asam lambung ini juga akan membantu proses penyerapan vitamin .

Saat kita mengalami masalah asam lambung tinggi, maka kita akan lebih banyak mengeluarkan sendawa, mengalami sensasi perut kembung, tidak nyaman pada tenggorokan, mual-mual, dan napas yang tidak sedap.

Kita juga akan menjadi lebih tidak bersemangat karena rasa yang tidak nyaman pada tubuh.

Biasanya, untuk mengobati masalah asam lambung, kita membutuhkan obat-obatan dengan kandungan antasida.

Hanya saja, pakar kesehatan menyebut obat dengan kandungan antasida bisa menyebabkan efek buruk jika dikonsumsi dalam waktu yang lama.

Karena alasan inilah ada baiknya kita mengonsumsi beberapa jenis makanan yang bisa mengatasi masalah asam lambung ini seperti buah pisang.

Pisang termasuk dalam bahan makanan yang memiliki kandungan kalium yang tinggi. Kalium mampu membuat produksi asam lambung kembali seimbang.

Selain itu, pisang juga mampu membuat produksi lendir di dalam perut semakin meningkat sehingga membuat asam lambung menurun dengan signifikan. Kita bisa memakannya sebelum makan atau saat perut sedang berada dalam kondisi yang sudah tidak nyaman.

Kita juga bisa mengonsumsi teh hangat saat mengalami asam lambung tinggi sebelum tidur. Teh hitam, teh hijau, atau teh melati cocok untuk dikonsumsi karena bisa membuat asam lambung lebih tenang sekaligus membuat produksi asam lambung menurun.

Hanya saja, pastikan untuk tidak mengonsumsi teh hangat yang terlalu panas. Minumlah yang sudah berada dalam kondisi hangat.

Selain teh hangat, kita juga bisa mengonsumsi minuman jahe. Kita bisa memasukannya ke dalam susu atau teh hangat. Minuman ini akan bisa membuat perut menjadi tenang sehingga perut akan menjadi lebih nyaman.

Selain itu Anda juga harus hati-hati dengan asam lambung tinggi.

Jangan pernah mengabaikannya begitu saja

Sebab jika dibiarkan, ada kemungkinan asam lambung mencapai paru-paru. Kok bisa?

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, dan rekan-rekannya, disebutkan bahwa prevalensi munculnya Gastroesophageal Reflux Disease ( di kalangan dokter tanah air mencapai dua puluh tujuh koma empat persen.

Yang menjadi masalah adalah, kenaikan asam lambung ini bisa memicu luka pada bagian kerongkongan. Selain itu, GERD juga bisa memicu perubahan struktur kerongkongan yang bisa saja berimbas pada munculnya lesi pra-kanker.

Sebenarnya, GERD terjadi karena asam lambung atau cairan empedu memicu iritasi pada lapisan saluran pencernaan. Sayangnya, pergerakan asam lambung ini bisa berlanjut hingga ke tenggorokan, pita suara, gigi, hingga ke saluran pernapasan atau paru-paru. Tanpa kita sadari, penyakit ini masuk dalam 10 besar pemicu kematian di Indonesia.

Jika dibiarkan, hal ini bisa berimbas pada munculnya kanker gastrointestinal yang juga dikenal sangat mematikan.

Padahal, gejala dari kanker ini cenderung tidak begitu terasa hingga kondisinya sudah berubah menjadi cukup parah. Jika sampai pasien terlambat datang ke dokter karena kanker sudah berada dalam kondisi stadium tiga  atau empat, maka risiko untuk mengalami kematian akibat penyakit ini pun meningkat.

Melihat adanya fakta ini, jangan sepelekan kondisi asam lambung tinggi. Jika sering mengalaminya, datanglah ke dokter untuk mengetahui apa penyebabnya dan mendapatkan solusi terbaik untuk mengatasinya.

Pastikan untuk makan tepat waktu setiap hari dan tidak terlau sering mengonsumsi makanan yang bisa memicu kenaikan asam lambung demi menghindarinya.

Komentar