Apa Perlunya Mandi Setiap Hari?

Penulis: Darmansyah

Kamis, 15 Desember 2016 | 12:15 WIB

Dibaca: 0 kali

Nah, itulah pertanyaan yang mengganjal sejal lama dan selalu menemukan jawaban yang berbeda dari para ahli.

Memang, sebagian besar di antara kita sudah menjadi tradisi  mandi setiap hari yakni pada pagi dan sore hari.

Tapi, sebenarnya perlu tidak mandi setiap hari?

Para dokter menjawab iya.

Memang diperlukan seseorang mandi setiap hari bila pekerjaannya di luar ruangan, berkeringat, tinggal di iklim panas dan lembap.

Bila tidak mandi setiap hari, malah akan menimbulkan masalah pada kulit.

Kelebihan minyak pada kulit menyumbat pori-pori yang berpotensi membuat tubuh berjerawat dan muncul benjolan-benjolan merah ,” kata dokter spesialis kulit Monia Kiripolsky mengutip Time, Kamis, 15 Desember 2016.

Lalu, seperti Anda ketahui, tidak mandi bisa menimbulkan bau badan.

Sementara, saat mandi itu bisa menghilangkan bau hasil sampingan dari produksi minyak berpadu dengan bakteri di kulit seperti disampaikan Monika G. Kiripolsky.

Saat mandi, pastikan Anda fokus dengan menggosok area dada, ketiak, dan selangkangan.

Ketiga daerah ini adalah produsen sebum yang bertanggung jawab terhadap pertumbuhan bakteri dan jamur yang memicu bau badan seperti disampaikan Kiripolsky.

Namun bila Anda berada di daerah dingin dan tidak berkeringat, dokter Kiripolsky mengatakan tidak apa-apa bila tidak mandi setiap hari. “Tidak mandi dua-tiga hari tidak apa,” katanya.

Seperti yang juga ditulis laman situs  Bustle.com, yang terjadi di dalam tubuh Anda jika tidak mandi sebenarnya cukup menjijikkan.

Selain aroma tubuh yang tidak sedap, jurnal yang diterbitkan oleh TwentyTwoWords mengatakan, bahwa tubuh manusia memiliki seribu jenis bakteri di dalamnya, dan tidak semuanya baik untuk badan.

Jika Anda tidak mandi, bakteri akan berkembang biak dan masuk  ke dalam tubuh lewat mulut dan hidung. Bahkan, bakteri yang tidak berbahaya juga dapat membuat bau tidak sedap.

Jadi, jika Anda tidak mandi, bakteri akan bertemu dengan keringat dan minyak tubuh, menghasilkan bau tidak sedap.

Namun di luar bau tidak sedap, belum ada penelitian yang mengklaim bahwa segala macam bakteri ini berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Sistem imun orang dewasa biasanya bisa mengatasi berbagai jenis bakteri dan kuman yang terdapat di sekitarnya.

Namun, walaupun kebiasaan tidak mandi kurang baik bagi tubuh, keseringan mandi juga tak selamanya baik.

Terlalu sering mandi dapat membuat kulit cepat kering, dan membuat bakteri mudah masuk. Jadi lebih baik, bersihkan tubuh dalam batas yang normal

Menurut para ahli kebersihan, jika Anda mandi hanya sekali atau dua kali dalam seminggu, itu pun tidak menjadi masalah.

Dr. Elaine Larson, ahli penyakit menular di Columbia University School of Nursing mengatakan, “Sebenarnya Anda mandi sebagian besar hanya karena alasan estetika. Orang-orang berpikir bahwa mereka mandi agar menjadi higienis atau bersih, namun secara bakteriologis, bukan ini alasannya.”

“Secara natural, tubuh Anda adalah mesin penghasil minyak yang baik. Mandi setiap hari itu tidak perlu, karena dapat menghilangkan minyak esensial yang dihasilkan oleh tubuh,” tambah Dr. C. Brandon Mitchell, asisten profesor dermatolog di George Washington University.

Di luar semua hal tersebut, di saat Anda berpikir bahwa mandi dapat melindungi tubuh dari kuman, ternyata yang terjadi adalah sebaliknya.

Mandi dapat meningkatkan kemungkinan Anda terkena penyakit menular, karena kulit menjadi kering, sehingga rentan terhadap kulit pecah-pecah yang dijadikan jalan masuknya bakteri ke dalam tubuh Anda.

Sedangkan untuk masalah mencuci tangan, Anda harus melakukannya sesering mungkin untuk melindungi Anda dari berbagai macam penyakit.

Namun, hal ini tidak berpengaruh terhadap penampilan atau bau badan Anda, sehingga ketika Anda memiliki jadwal rutin untuk gym setiap minggu, akan lebih aman bagi Anda untuk mandi juga secara rutin.

Komentar