Penyebab dan Cara Atasi Perut Kembung

Penulis: Darmansyah

Senin, 3 September 2018 | 09:37 WIB

Dibaca: 1 kali

Perut kembung?

Ya, perut kembung adalah gejala umum yang dilalui oleh banyak orang.

Lantas apa penyebabnya?

Perut kembung bisa disebabkan oleh beberapa factor

Sebut saja kala menelan udara. Jika udara yang ditelan tidak dikeluarkan lewat sendawa, udara ini akan melalui saluran pencernaan, dan dikeluarkan melalui anus sebagai flatus .

Menelan udara berlebihan dapat menyebabkan cegukan.

Konsumsi makanan dan minuman yang mengandung gas. Hindari makanan seperti biji-bijian, brokoli, minuman bersoda, dan bir yang dapat memicu produksi gas.

Konstipasi. Kondisi ini dapat menyebabkan kembung, namun tidak meningkatkan jumlah gas dalam saluran cerna.

Efek samping obat atau suplemen.

Beberapa jenis obat seperti obat antinyeri golongan narkotik, vitamin, suplemen besi dan obat-obatan yang dikonsumsi untuk mengatasi konstipasi terkadang dapat menyebabkan perut kembung.

Perubahan kadar hormon. Sebagian wanita akan mengalami kembung sebelum haid. Hal ini wajar terjadi sebagai akibat dari adanya perubahan hormon.

Hamil. Ibu hamil biasanya mengalami perut kembung yang diakibatkan oleh tekanan janin di dalam kandungan. Kondisi ini biasanya dialami pada trimester akhir kehamilan.

Otot perut melemah. Perut kembung ternyata bisa juga terjadi karena kinerja perut yang melemah usai menjalani operasi.

Kegemukan. Lemak yang menumpuk di perut akan membuat orang yang bertubuh gemuk cenderung merasakan begah, terutama setelah makan atau di saat duduk.

Selain hal-hal di atas, perut yang kembung atau terlalu banyak gas di dalam perut juga bisa disebabkan oleh kondisi yang lebih serius seperti radang lambung gastritis, obstruksi usus sumbatan usus, gangguan hati, penyakit kandung empedu, atau kanker

Untuk mengatasinya ada beberapa makanan yang diasup.

Dilansir dari Women’s Health, jahe dianggap sebagai salah satu obat herbal tertua di dunia, sifat antiinflamasi

Jahe bekerja dengan menakjubkan pada perut kembung karena produksi gas yang berlebihan. Jahe mengandung enzim pencernaan bernama zingibain, yang dapat membantu tubuh memecah protein.

Efek relaksasi setelah mengonsumsi jahe juga daoat menenangkan usus, mengurangi peradangan usus besar, dan membantu makanan yang Anda makan lebih mudah dicerna, sehingga mengurangi produksi gas dalam perut.

Nikmati jahe dalam secangkir hangat teh buatan sendiri untuk menyeruputnya sebelum atau sesudah makan.

Selain itu bias juga pisang

Kalium adalah alasan pisang dapat mengurangi risiko perut kembung. Makanan kaya kalium dapat membantu mengeluarkan sodium dan air.

Meski begitu, makan satu buah pisang tidak serta-merta dapat langsung menyembuhkan kembung, namun keluhan dapat berkurang secara perlahan.

Lemon atau jeruk nipis  juga dapat membantu meredakan kembung dan gejala gangguan pencernaan lainnya.

Dengan meminum jus lemon, Anda mampu menggandakan hidrasi sekaligus mendapatkan asam untuk membantu saluran pencernaan bergerak lebih cepat.

Jika Anda sedang menjalani diet rendah karbohidrat seperti diet keto, alpukat adalah sumber yang sangat baik dari potasium dan antioksidan.

Selain itu, alpukat juga bermanfaat untuk meredakan perut kembung. Anda dapat mengonsumsi alpukat dalam berbagai cara, mulai dari dimakan langsung atau buat jus.

Papain dalam pepaya adalah enzim lain yang dapat membantu memecah makanan, sehingga mengurangi kemungkinan produksi gas berlebihan dalam perut.

Cara ini sangat efektif untuk menenangkan sistem pencernaan, terutama selama siklus menstruasi. Selain dengan mengonsumsi papaya, Anda bisa membeli papain dalam bentuk suplemen.

Anda sering merasakan perut kembung? Usir rasa kembung yang mengganggu dengan asupan berbagai jenis bahan makanan sehat di atas.

Untuk hasil yang maksimal, hindari kebiasaan buruk seperti minum alkohol dan merokok karena dapat mengganggu kesehatan pencernaan

Komentar