Panas Dalam Plus Sariawan, Sakitnya…

Penulis: Darmansyah

Minggu, 20 April 2014 | 16:03 WIB

Dibaca: 0 kali

Panas dalam plus sariawan! Itu penyakit sebab akibat dalam kesehatan yang selalu datang dan datang lagi.

Sariawan atau stomatitis aphthosa recurrent memang tak boleh kita anggap remeh. Karena seperti penyakit lainnya, keluhan bisa tambah parah bila tak segera ditangani.
Tidak percaya?

Para ahli kesehatan mengatakan, ada beberapa hal yang bisa membuat sariawan menjadi parah, seperti kebersihan mulut itu kurang atau buruk, banyak gigi-gigi yang rusak dan tak dirawat, ataupun akibat pemasangan gigi tiruan dengan kawat.

Bagi orang yang berbakat SAR, biasanya menggunakan alat orto yang tidak cocok, seperti mereka yang memakai gigi palsu dengan kawat pasti suka mengalami sariawan. Selain itu, berganti-ganti pasta gigi dan makan minum yang tak alami juga berkontribusi sariawan seseorang menjadi parah.

Bagi orang yang punya alergi atau hipersensitif, berganti-ganti pasta gigi juga akan memperparah sariawan. Pasalnya, ganti-ganti bahan kimia akan merangsang terkait penyakit hipersensitif. Jadi, kalau Anda memiliki alergi dan sudah cocok dengan pasta gigi, jangan tergiur pasta gigi lai..

Oleh karenanya, dianjurkan untuk meminimalisir faktor penyebab dari sariawan itu sendiri, seperti menjaga kesehatan tubuh jangan sampai terlalu lelah saat beraktivitas, mengonsumsi makanan sehat agar tak mengalami anemia, mengelola pikiran agar tak terkena stres, dan menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan menggosok gigi minimal dua kali sehari.

Banyak pilihan yang bisa ditempuh untuk menyembuhkan sari awan yang dimulai dari upaya menyembuhkan panas dalam.

Misalnya berkumur-kumur dengan campuran air garam bisa dijadikan pengobatan saat Anda mengalami sariawan.

Benarkah?

Ya, menurut para ahli kesehatan mulut, campuran air hangat dengan garam juga sudah cukup baik untuk dijadikan mengobati sariawan, yaitu dengan cara kumur-kumur.

Untuk mendapatkan manfaat ini catatan yang harus diingat ialah jangan pernah cepat-cepat berkumur.
Pokoknya saat kumur-kumur dengan air garam ini jangan cepat-cepat, yang berkhasiat itu biasanya setengah sampai satu menit. Kalau bisa dua menit juga lebih bagus.

Hal ini juga termasuk saat Anda mengonsumsi obat kumur. Alasannya, khasiat dari obat itu tak akan maksimal bila berkumur-kumur hanya sebentar.

“Banyak orang kan kalau minum obat kumur-kumur tidak betah lama-lama. Kalau kaya gitu, gimana sariawan bisa cepat sembuh. Jadi kalau ingin cepat sembuh, jangan cuma masuk di mulut, terus dibuang lagi,” terangnya.

Dari sekian obat yang bisa kita beli di apotik atau di warung, pola hidup sehat ialah obat panas dalam yang harus dikedepankan semua orang. Hal itu lantaran obat hidup sehat adalah paling tahan lama untuk mengobati sekaligus mencegah panas dalam datang.

Atau pertimbangan lain, karena panas dalam meliputi keluhan sariawan, meriang, perut, dan tenggorokan tak enak, seseorang bisa memakai topikal ataupun obat kumur-kumur, dan antibiotik untuk sariawan.

“Kalau pakai topikal, ya tinggal oles saja pada bagian yang mengalami sariawan,” ungkapnya.

Akan tetapi, obat oral ataupun antiradang hampir semua menggangu lambung. Sehingga sebaiknya mengobati panas dalam itu dengan gaya hidup sehat.

“Kalau panas dalam mudah diobati dengan memerbaiki gaya hidup, ngapain kita harus minum obat lagi,” tandasnya.

Komentar