Nutrisi Telur Sebagai Makanan “Superfood”

Penulis: Darmansyah

Senin, 30 Juli 2018 | 08:45 WIB

Dibaca: 1 kali

Dalam nutrisi, telur memang sangat susah ditandingi. Itu mengapa telur dikategorikan sebagai ‘superfood’ alias makanan super.

Telur memberikan banyak manfaat bagi tubuh, sumber protein tinggi, meningkatkan kecerdasan otak dan banyak manfaat kesehatan lainnya.

Dan faktanya, telur memang mengandung sangat banyak paket nutrisi alami, yang biasanya kita peroleh dari kombinasi beberapa makanan sekaligus.

Dikemas dengan protein dan vitamin B2 dan B12, penelitian baru menemukan ada alasan bagus untuk menjadi inventif dengan telur di dapur.

Sebuah penelitian baru menemukan bahwa mengonsumsi telur setiap hari bisa mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

Sebuah penelitian terhadap hampir setengah juta orang di Tiongkok telah menemukan bahwa mereka yang makan telur setiap hari memiliki risiko dua puluh enam persen lebih rendah dari stroke hemoragik, dua puluh delapan persen lebih rendah risiko kematian stroke hemoragik dan delapan belas persen lebih rendah risiko kematian penyakit kardiovaskular.

Para peneliti dari Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Peking meneliti empat ratusan ribu orang selama sembilan tahun hingga menemukan hasilnya, yang diterbitkan di jurnal Heart.

“Penelitian ini menemukan bahwa ada hubungan antara tingkat konsumsi satu per hari dengan tingkat kejadian jantung yang lebih rendah,” kata para peneliti, seperti dilansir laman TV3, Rabu

“Temuan kami menyumbangkan bukti ilmiah pada pedoman diet yang berkaitan dengan konsumsi telur untuk orang dewasa Tiongkok yang sehat,” jelas para peneliti.

Para ilmuwan menekankan bahwa manfaat kesehatan dari telur hanya bisa diperoleh ketika mereka dikonsumsi bersama gaya hidup sehat, jadi jangan berpikir Anda boleh membuang buah dan sayuran dalam menu makanan.

Kesimpulannya, telur bisa menjadi bagian yang cukup penting dari diet seimbang.

Telur ternyata mengandung lutein dan zeaxanthin, yaitu antioksidan yang mempunyai peran penting pada kesehatan mata. Ini terutama diperlukan bagi orang yang sudah tua, di mana terjadi penurunan pada kemampuan penglihatannya.

Telur mempunyai kandungan antioksidan kuat yang dapat mempertahankan kesehatan retina mata, sehingga kesehatan mata tetap terjaga walaupun sudah berumur.

Lutein dan zeaxanthin, yang banyak terkandung dalam kuning telur, dapat membantu mengurangi risiko katarak dan degenerasi makula yang dapat menyebabkan kebutaan pada orang tua, penyakit mata yang sangat umum terjadi pada orang yang sudah berumur.

Di samping itu, vitamin A yang terkandung dalam telur tentunya juga membantu menjaga kesehatan mata Anda.

Telur mengandung kolin, yaitu zat yang sangat penting dan biasanya dikelompokkan dalam vitamin B.

Kolin dapat membantu menjaga kesehatan otak karena dibutuhkan untuk membangun membran sel dan membantu produksi molekul sinyal dalam otak.

Selain itu, kolin juga berperan penting dalam memecah asam amino homosistein, yang berhubungan dengan perkembangan penyakit jantung.

Walaupun kolin memberikan manfaat penting bagi Anda, namun banyak dari Anda yang masih kekurangan asupan kolin secara tidak sadar. Dalam satu butir telur mengandung kurang lebih seratus gram kolin.

Asam amino merupakan senyawa penyusun protein, yang sangat dibutuhkan untuk segala bentuk perkembangan sel-sel yang terjadi dalam tubuh, baik yang bekerja untuk tujuan struktural maupun fungsional.

Kandungan protein dalam telur dapat meningkatkan massa otot dan membantu kerja otot.

Satu butir telur besar mengandung enam gram protein, di mana terdiri dari asam amino penting dalam jumlah yang sesuai dengan yang diperlukan tubuh.

Telur yang diperkaya dengan kandungan asam lemak omega 3 dapat menurunkan kadar trigliserida dalam darah.

Kadar trigliserida yang tinggi dalam darah dikenal dapat meningkatkan faktor risiko dari penyakit jantung.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi lima butir telur yang diperkaya dengan omega 3 per minggu selama 3 minggu dapat mengurangi kadar trigliserida dalam darah

Di samping telur banyak mengandung manfaat seperti disebutkan di atas, tetapi mengonsumsi terlalu banyak telur juga mengandung risiko.

Terlebih lagi jika Anda mempunyai penyakit tertentu, seperti hiperkolesterolemia.

Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa tujuh puluh persen orang yang mengonsumsi telur tidak meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuhnya sama sekali

Banyak orang bilang bahwa kuning telur jahat karena mengandung banyak kolesterol yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena penyakit jantung. Untuk membuktikan hal ini, maka banyak penelitian dilakukan.

Yang mengejutkan adalah bahwa banyak penelitian tidak membenarkan hal ini. Tinjauan dari tujuh  belas penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara konsumsi telur dengan penyakit jantung atau stroke.

Bahkan, anggapan Anda selama ini yang mengatakan bahwa telur dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh juga tidak selamanya benar.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh jurnal Lipids  menunjukkan bahwa makan telur utuh dapat meningkatkan kadar kolesterol baik.

Tingginya kadar kolesterol baik dalam darah dapat menurunkan kadar kolesterol jahat  dalam darah. Jadi, sebenarnya konsumsi telur baik untuk kesehatan.

Kembali lagi ke hubungan antara telur dan penyakit jantung.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh British Journal of Medicine menunjukkan bahwa konsumsi satu telur per hari ternyata tidak meningkatkan risiko penyakit jantung atau stroke pada orang sehat.

Namun, hati-hati bagi Anda yang mengalami kesulitan dalam mengontrol kadar kolesterol total dan kolesterol jahat , sebaiknya batasi konsumsi telur Anda pilih bagian putih telurnya saja.

Bagi Anda yang menderita diabetes, juga sebaiknya batasi konsumsi telur Anda. Dalam penelitian Nurses’ Health Study and Health Professionals, risiko penyakit jantung meningkat pada Anda yang menderita diabetes

Jadi, kesimpulannya adalah telur menjadi makanan sehat bagi Anda yang sedang dalam keadaan sehat.

Mengonsumsi satu telur per hari bagi orang sehat tidak akan menjadi masalah.

Namun, berbeda bagi Anda yang menderita penyakit diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau mengalami masalah dengan kolesterol dalam darah, sebaiknya Anda membatasi konsumsi telur harian Anda.

Komentar