Mitos Rematik Akibat Mandi Malam

Penulis: Darmansyah

Senin, 11 September 2017 | 10:20 WIB

Dibaca: 0 kali

Mandi malam?

Bisa terkena rematik?

Wah, itu cerfita lama.

Ya, mandi malam memang sering dikaitkan dengan kambuhnya rematik.

Dan ternyata anggapan ini hanyalah mitos belaka.

Pasalnya, mandi di malam hari ternyata tidak memiliki hubungan langsung terjadinya atau kambuhnya rematik.

Rematik itu sendiri merupakan suatu penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan, nyeri, kekakuan, dan keterbatasan gerak pada sendi, tulang, tendon, ligamen, dan otot.

Para ahli berpendapat, penyebab encok dan rematik adalah tingginya kadar asam urat.

Asam urat tidak terdapat dalam kandungan air yang digunakan untuk mandi, tetapi dihasilkan dari kerusakan alami sel tubuh yang disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi.

Kadar asam urat yang terlalu tinggi umumnya disebabkan oleh terlalu sering dan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin, terutama daging merah, jeroan, minuman beralkohol, dan seafood.

Dengan kata lain, mandi malam hari tidak bikin rematik.

Namun mandi malam memang akan mengakibatkan kedinginan. Hal ini yang akan menimbulkan penyempitan kapsul pelindung sendi.

Untuk itu, agar mandi malam tidak menjadi penyebab terjadi atau kambuhnya rematik, gunakan air hangat.

Selain dapat melawan suhu dingin di malam hari, air hangat juga membantu melemaskan otot-otot Anda yang tegang setelah beraktivitas seharian dan menghindari kekakuan sendi.

Sebenarnya penyakit rematik bisa dialami oleh siapa saja.

Rematik merupakan penyakit yang menyerang persendian.

Banyak mitos yang berkembang mengenai penyakit ini. Salah satunya soal mandi malam hari yang disebut bisa menyebabkan penyakit rematik. Apalagi mandi malam dengan air dingin.

Mandi malam enggak masalah. Itu hanya mitos

Hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa sering mandi malam hari bisa menyebabkan rematik di kemudian hari.

Hanya saja, terkadang mandi malam hari dan menggunakan air dingin bisa membuat otot kaku. Hal ini pun lumrah dialami seseorang jika tidak kuat dingin.

Bagaimana jika sudah menderita rematik?

Sebaiknya memang tidak mandi malam hari jika tubuh terasa linu setelah mandi. Air hangat disarankan untuk mengurangi rasa sakit pada persendian.

Rematik sendiri banyak macamnya. Ada lebih dari seratus jenis penyakit rematik dengan gejala yang mirip.

Kesalahan diagnosis pun sering terjadi saat menentukan jenis rematik seseorang. Banyak yang menduga keluhan nyeri sendi karena asam urat.

Rematik yang cukup parah bisa menyebabkan kaku seperti jari tangan tidak bisa digerakkan. Hal ini membuat kualitas hidup seseorang menurun. Jika persendian sudah kaku, maka tidak bisa disembuhkan atau hanya bisa dikontrol.

Para ahli kesehatan menjelaskan bahwa  udara dingin dan air dingin memang merupakan faktor predisposisi yang dapat menyebabkan nyeri sendi.

Oleh karena itu, penderita rematik atau jenis rematik lainnya sebaiknya menghindari mandi di malam hari. Namun, jika Anda ingin mandi di malam hari baiknya menggunakan air hangat.

Suhu dingin memang diketahui bisa mengakibatkan kapsul sendi mengkerut. Kondisi ini menyebabkan munculnya rasa nyeri pada penderita rematik.

Karena itulah sangat disarankan untuk mandi dengan air hangat jika Anda ingin mandi di malam hari.

Mandi air hangat sangat dianjurkan untuk mereka yang sudah terkena penyakit artritis reumatoid atau rematik lainnya.

Tidak benar jika orang yang sehat lalu mandi malam kemudian terkena rematik. Sampai sekarang belum ada bukti yang bisa membuktikan bahwa hal tersebut benar.

Seseorang bisa menderita rematik akibat mandi di malam hari hanyalah mitos belaka. Itu tidak benar, yang perlu diperhatikan jika Anda memiliki rematik sebaiknya hindari mandi malam.

Dalam hal ini kurun waktu yang dikatakan malam yaitu selepas Magrib sampai pagi berikutnya. Tapi, bergantung pula pada daerah tempat tinggal orang tersebut.

Mereka yang tinggal di daerah pegunungan suhu dinginnya mungkin bisa didapat dalam waktu yang lebih sore.

Komentar