Minyak Zaitun Itu Lawan Serangan Jantung

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 22 November 2014 | 14:55 WIB

Dibaca: 1 kali

Anda sering mengunsumsi minyak zaitun? Kalau tida, mulai sekarang cobalah bersahabat dengan minyak yang disuling dari buah pohon zaitun itu. Untuk mendapatkannya tidak begitu sulit.

Kini hampir semua toko swalayan sudah menjualnya.

Lantas apa kehebatan minyak zaitun sebagai lawan penyakit jantung?

Sebuah penelitian terbaru dari Glassglow University membuktikan bahwa penambahan minyak zaitun pada menu makanan sehat setiap harinya dapat menekan sel-sel yang dapat memicu penyakit jantung koroner.

Hal ini, juga bisa menekan risiko serangan jantung mendadak.

Manfaat dari minyak zaitun itu sendiri, dapat dirasakan setelah enam minggu penggunaan. Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Bill Mullen, dari Institutes of Cardiovascular and Medical Science.

Penelitian melibatkan dua puluh peserta survei yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok survei.
Penelitian ini menjelaskan bahwa hanya dengan dua puluh mili liter minyak zaitun – atau setara empat sendok teh – yang disajikan bersama salad sayur, sudah bisa mengurangi lebih dari empat puluh persen risiko terkena serangan jantung.

Penelitian ini memisahkan peserta survei menjadi kelompok yang mengonsumsi minyak zaitun dengan kualitas baik dan yang dengan kualitas buruk.

Kedua kelompok tersebut diminta mengonsumsi minyak tersebut selama enam pekan berturut-turut untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari minyak zaitun pada kesehatan jantung si penggunanya, seperti yang dilansir dari Daily Mail.

Dr. Mullen mengatakan, minyak omega 6 yang terkandung dalam minyak zaitun dapat melancarkan peredaran darah di jantung dan membuat jantung terhindar dari penumpukan sel-sel yang kemudian dapat memicu serangan jantung.

Untuk Anda yang belum terbiasa mengonsumsi sayur, terang Dr. Mullen, kegunaan minyak zaitun tetap bisa dirasakan. Cukup celupkan pada roti yang Anda makan ke dalam minyak zaitun, maka manfaat yang sama bisa Anda dapatkan.

Penelitian ini berujung pada kesimpulan bahwa kedua kelompok survei yang mengonsumsi minyak zaitun selama enam pekan berturut-turut, dengan kualitas baik ataupun buruk, mereka tetap mendapat manfaat dari minyak zaitun yang sangat berguna bagi kesehatan jantung.

Namun, kegemaran konsumsi minyak zaitun bisa dikatakan masih masuk ke dalam skala yang sangat kecil di Indonesia, selain karena harganya mahal, minyak zaitun, dulunya, juga sangat sulit ditemukan di toko- toko kecil sekitar kita.

Diantara manfaat paling penting dari minyak zaitun adalah mengurangi kadar total kolesterol, mengurangi kadar kolesterol jahat LDL,, dan meningkatkan kadar kolesterok baik atau HDL. Faktor rendahnya HDL dan tingginya LDL, serta total kadar kolesterol di atas batas normal inilah yang memicu penyakit Jantung Koroner.

Dalam buku Heart Owner Handbook, yang diterbitkan oleh Texas Institute of Cardiology, ada cuplikan kalimat tentang minyak zaitun dan jantung.

Masyarakat yang mengkonsumsi lemak tak jenuh khususnya minyak zaitun dalam makanan mereka sebagai sumber lemak, akan jarang terkena penyakit jantung koroner.

Minyak zaitun telah digunakan penduduk Yunani, Italia dan Spanyol. Merekapun paling jarang terkena penyakit jantung koroner dan kanker payudara.

Sementara itu Dr. Travesan dari Universitas New York telah mencatat beberapa manfaat dari minyak zaitun dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam majalah Gama,mengatakan, “Hasil kajian modern telah menemukan banyak efek positif minyak zaitun terhadap penyakit jantung koroner.

Meskipun kajian tersebut memfokuskan diri pada lemak darah atai lipid, tetapi sejumlah kajian ilmiah menunjukkan bahwa, minyak zaitun juga sangat berguna bagi penderita penyakit diabetes, dan penderita penyakit darah tinggi.”

Kajian yang dipublikasikan dalam majalah tersebut juga menunjukkan bahwa, tingkat tekanan darah, gula darah, dan kolesterol menjadi normal pada orang-orang yang banyak mengkonsumsi minyak zaitun. Hal tersebut dilakukan pada lebih dari seratus ribu orang.

Komentar