close
Nuga Sehat

Mentimun Bisa Obati Kanker dan Diabet

Jangan anggap enteng dengan mentimun, buah murah meriah itu. Buah yang mudah ditemukan di pasar-pasar tradisionil dan tumbuh subur di iklim tropis itu ternyata mampu sebagai alternatif mengobati kanker dan diabetes.

Sumber dari kemampuan mentimun untuk melawan diabetes dan kanker berasal dari gen rasa pahit oleh senyawa cucurbitacins yang dimilikinya. Sama halnya dengan yang ditemukan dalam buah labu, melon, dan semangka.

Sebagai buah yang mengandung sembilan puluh enam persen air, mentimun memiliki vitamin dan mineral yang lebih sedikit, daripada kebanyakan buah dan sayuran, tapi memiliki sifat lain yang bermanfaat besar bagi kesehatan.

Mentimun liar yang ditemukan di China dan India, misalnya, biasa digunakan untuk mengobati muntah, pencahar usus besar, dan gangguan liver. Sekarang, penelitian telah menunjukkan bahwa buah dan daun tanaman ini, dapat mengobati diabetes dan menekan pertumbuhan sel kanker.

Memang, salah satu manfaat mentimun adalah sebagai makanan untuk melepas dahaga, yaitu nikmat dimakan saat cuaca dalam keadaan terik. Mentimun yang renyah ini mengandung elektrolit, baik untuk mengganti cairan tubuh akibat dehidrasi.

Mentimun adalah jenis sayur dan salah satu tanaman tertua yang dibudidayakan, dan diyakini awalnya berasal dari dataran utara benua India. Tanaman ini merupakan jenis tanaman rambat, seperti anggota lain dari keluarga cucurbita.

Mentimun satu dalam keluarga cucurbitaceae, dan dikenal dengan nama ilmiah sebagai cucumis sativus.

Mentimun mudah sekali tumbuh, dan terdiri dari berbagai varietas, bervariasi dalam ukuran, bentuk, dan warna, dan telah dibudidayakan di seluruh dunia. Secara umum, buah timun memiliki kulit berwarna hijau gelap, daging yang lembab renyah, dan biji kecil terkonsentrasi didalam.

Seperti pada anggota keluarga lainnya, mentimun baik dipanen saat masih muda, karena buah masih lembut,berasa manis, memiliki tekstur yang renyah, dan rasanya yang unik.

Jika dibiarkan sampai tua, buah terus bisa tumbuh dalam berbagai ukuran, kulitnya menjadi keras dan berubah menjadi kuning, dan bijinya pun menjadi keras. Mentimun segar yang tersedia sepanjang musim, dapat dimakan mentah ,dibuat sayuran atau jus.

Rasa pahit dalam tanaman ini dikendalikan oleh dua sifat genetik, yaitu Bi dan Bt. Bi yang menyebabkan rasa pahit di seluruh tanaman dan Bt hanya pada buahnya. Senyawa pahit ini memiliki sifat sebagai obat.

Sembilan gen diidentifikasi untuk membuat cucurbitacin. Cucurbitacin adalah penyumbang utama yang membuat mentimun efektif untuk mengobati kanker dan diabetes.

Ada tiga lignan yang ditemukan dalam mentimun. Ini sangat penting untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan beberapa jenis kanker. Pinoresinol, salah satu lignan, diketahui berperan dalam menekan pertumbuhan sel-sel leukemia.

Bahan kimia ini ditemukan dalam mentimun. Saponin bertindak seperti obat alami untuk diabetes. Ini akan membuka sel, sehingga memungkinkan insulin dan glikogen untuk masuk ke dalamnya. Mentimun akan mengurangi kadar gula dalam urin dan membantu melarutkan lemak dalam jaringan.

Kalium, vitamin K, dan vitamin C banyak ditemukan dalam mentimun. Mentimun baik untuk diet rendah karbohidrat, yang juga baik bagi diabetesi. Faktanya, ini adalah salah satu sayuran terbaik untuk diet sehat.