Mensiasati Kerja di Depan Layar Komputer

Penulis: Darmansyah

Kamis, 13 April 2017 | 14:20 WIB

Dibaca: 1 kali

Anda seorang pekerja yang bergelut dengan komputer?

Kalau jawabannya iya, Anda harus mampu mesiasatinya dengan baik agar tubuh tetap bugar dan gairah kerja terus kencang.

Memang, duduk lama, hingga berjam-jam di depan layar komputer tidak baik untuk tubuh, terutama lagi mata.

Makanya, laman situs “self,” hari ini, Kamis, 13 April 2017, memberikan beberapa trik bagi Anda i untuk menghindari beragam keluhan akibat terlalu lama menatap layar komputer.

Langkah pertama, menurut “self,” Anda harus menyempurnakan posisi meja.

Posisi komputer di atas meja kerja erat kaitannya dengan kesehatan mata Anda.

Jika posisi meja Anda terlalu pendek, sehingga posisi komputer Anda pun demikian, Anda bisa mudah sakit punggung dan leher karena harus selalu menunduk ketika bekerja.

Hal yang sama terjadi ketika posisi meja kerja Anda terlalu tinggi. Atur posisi komputer agar sejajar dengan pandangan mata.

Jika Anda harus menunduk, upayakan tidak lebih dari sepuluh  derajat ke bawah, demikian saran dari American Optometric Association.

Langkah selanjutnya, jangan lupa meneguk air secara terus menerus.

Minum air sangat penting untuk kesehatan.

Selain membantu penurunan berat badan, kesadaran untuk cukup minum juga akan memaksa Anda untuk bangun dari kursi untuk mengambil air minum atau sesekali buang air kecil.

Hal ini, tanpa sadar, akan membuat mata Anda beristirahat sejenak.

Jika Anda bekerja di gedung bertingkat upayakan untuk naik-turun tangga setidaknya sebanyak dua hingga tiga lantai.

Anda perlu memaksa diri Anda berolahraga untuk mencegah otot kaku akibat terlalu lama duduk di belakang meja, juga agara peredaran darah tetap lancar.

Ukuran huruf terlalu kecil akan memaksa Anda menyipitkan mata. Hal ini merupakan penyebab nomor satu kelelahan mata dan sakit kepala.

Ya, kita semua pasti berkedip.

Tapi ternyata, jika Anda bekerja di depan komputer, Anda harus melakukannya lebih sering lagi.

Pasalnya, saat menatap layar komputer, berarti jumlah kedipan Anda hanya sekitar sepertiga dari biasanya. Kurang berkedip adalah salah satu penyebab sindrom mata kering.

Cobalah juga untuk mengikuti aturannya

Setiap dua puluh enit layangkan pandangan mata ke arah lain sejauh dua puluh kaki  selama dua puluh detik.

Menatap layar komputer sepanjang hari tidak hanya melemahkan penglihatan Anda, tetapi juga bisa menyebabkan gangguan yang dikenal sebagai Computer Vision Syndrome, istilah umum untuk semua masalah mata karena menatap layar komputer untuk waktu yang lama. Demikian menurut American Optometric Association.

Pergilah berjalan-jalan sore sejenak atau sekadar mengobrol dengan teman. Hindari menatap layar ponsel atau TV saat harusnya mata Anda beristirahat.

Anda mungkin menyadari mata yang terasa lelah dan juga pusing setelah berjam-jam menatap layar komputer. Para ahli menyebutnya dengan sindrom penglihatan komputer atau kelelahan mata digital.

Selain durasi pemakaian yang lama, sindrom penglihatan komputer juga terjadi akibat penerangan yang buruk, cahaya yang menyilaukan dari layar, serta postur tubuh yang buruk.

Sindrom tersebut juga akan memicu mata kering. Menurut penelitian, kita berkedip 66 persen lebih sedikit saat sedang menatap layar gawai, sehingga mata pun kering atau seperti sensasi terbakar.

Walau gawai menyebabkan mata lelah, tetapi ternyata bukan pemicu gangguan penglihatan rabun jauh atau mata minus.

Memang saat ini jumlah orang yang menderita rabun jauh semakin banyak, termasuk anak-anak, tetapi para ahli belum yakin jika penyebabnya adalah penggunaan gawai.

Menurut Melanie A.Schmitt, dokter spesialis mata dari Universitas Wisconsin, AS, saat mata kita bekerja melihat jarak dekat, misalnya membaca artikel di situs atau melihat Instagram, agar penglihatan fokus maka otot-otot kecil akan bekerja dengan mengubah lensa mata.

“Terlalu lama melakukan pekerjaan jarak dekat untuk mata dapat menyebabkan kelelahan pada mata. Tetapi apakah ini murni karena layar komputer masih belum jelas,” kata Schmitt.

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan kondisi rabun jauh, misalnya genetik, terlalu banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan, bahkan juga irama sirkadian tubuh.

Penelitian jangka panjang mengenai efek gawai pada kesehatan mata juga masih terus dikembangkan.

Studi terbaru pada tikus menyebutkan bahwa cahaya LED seperti yang dipakai di layar komputer bisa merusak retina mata. Tapi, belum tentu hasilnya sama pada manusia.

Sementara ini para ahli masih menyebutkan bahwa gawai hanya memicu mata lelah dan juga rasa pusing.

Anda juga bisa mengatur cahaya di layar komputer agar tidak terlalu terang. Bila perlu, gunakan tetes mata untuk mengatasi mata kering.

Komentar