Menjaga Daya Ingat Seiring Usia Bertambah

Penulis: Darmansyah

Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:04 WIB

Dibaca: 1 kali

Semakin bertambahnya usia, tidak bisa dihindari bahwa semakin mudah lupa. Tanda-tandanya halus pada awalnya, seperti misalnya tidak mudah lagi menghafal nomor telepon atau sulit mencocokkan nama dengan wajah seseorang yang dikenal minggu lalu.

Nah, agar tak terlalu larut mengalami kelupaan atau terserang pikun, sebaiknya rajin-rajinlah melatih memori otak secara rutin agar ingatan selalu tajam hingga tua nanti.

Olahraga tak hanya melatih tubuh agar tetap fit dan prima, tetapi juga memberi dampak pada kesehatan mental. Tetap aktif secara fisik adalah solusi agar tubuh dan otak tetap bekerja dengan baik.

Para peneliti dari Universitas California melakukan penelitian yang hasilnya bahwa seseorang yang aktif bergerak menunjukan kinerja otak yang baik.

Olahraga memicu cairan kimia dalam otak bernama norepinephrine, sebuah pemicu kuat dalam memori otak yang menyebabkan hal ingatan meningkat dengan baik.

Belajar hal-hal baru, seperti belajar bahasa baru bisa menjaga otak tetap sehat dan aktif.

Sebuah studi yang dilakukan di Swedia menemukan fakta unik bahwa orang dewasa yang mempelajari bahasa baru menunjukan peningkatan daya ingat dalam mengingat nama-nama orang, di mana biasanya nama orang seringkali mudah terlupakan dalam ingatan.

Aktivitas baru lain yang membutuhkan ketekunan, seperti main instrumen musik, merajut atau menjahit juga dapat membantu mempertajam daya ingat.

Bermain teka-teki, baik itu teka-teki silang atau kuis dapat membuat otak tetap waspada. Dan ini, pada gilirannya, membantu meningkatkan kapasitas mental.

Beberapa penelitian menemukan, ketika seseorang bermain teka-teki silang, ingatannya dalam mengingat sesuatu meningkat jadi lebih baik.

Terutama dalam meningat hal-hal umum, seperti mengingat di mana meletakkan kunci, lokasi memarkir mobil, dan lainnya.

Selain itu, permainan teka-teki seperti puzzle dengan cara menyelesaikan setiap tantangan-tantangan yang ada juga membantu otak berpikir secara aktif, sehingga otak pun terlatih untuk berpikir.

Saat ingin mengingat sesuatu, baik itu nomor telepon, nama atau tempat, mengulangi hal yang sama dapat membantu mempertahankannya untuk jangka waktu yang lebih lama.

Saat berlatih seni mengulang, selalu disarankan untuk mengatur waktu dengan tepat, sekali satu jam, kemudian setiap beberapa jam, lalu setiap hari untuk menghasilkan hasil terbaik.

Daya ingat setiap orang tentu berbeda-beda. Ada yang mudah lupa dan ada yang mudah mengingat segala hal. Namun, sering kali laki-laki dianggap sebagai orang yang pelupa.

Sementara itu, perempuan biasanya punya ingatan yang lebih tajam. Dalam hubungan pribadi, hal ini bisa jadi sumber masalah.

Misalnya ketika pasangan yang laki-laki lupa tanggal penting seperti ulang tahun pernikahan.

Kebanyakan pria memang mudah lupa soal hal-hal seperti ini. Lalu, apakah memang sudah kodratnya pria untuk cepat lupa? Atau hanya kebetulan saja? Nah, sebelum memarahi pasangan karena mudah lupa, coba simak dulu penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Perempuan ternyata punya daya ingat yang lebih baik dibandingkan laki-laki. Sebuah penelitian neurologi yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association  mencatat bahwa cara kerja otak perempuan lebih efektif untuk mengingat hal-hal yang terjadi padanya sehari-hari.

Ketika diberi tugas khusus untuk menguji daya ingat peserta penelitian yang berusia tiga puluh  sampai Sembilan puluh lima tahun, wanita mampu mengingat berbagai hal dengan baik.

Hal-hal tersebut antara lain wajah seseorang, peristiwa penting, suara, bau dan aroma, serta letak benda-benda di rumah. Inilah mengapa seorang istri atau ibu biasanya jadi orang yang paling bisa diandalkan ketika Anda lupa menaruh dompet atau kacamata di rumah.

Perbedaan daya ingat ini akan semakin terlihat ketika Anda memasuki usia empat puluhan

Bahkan di usia enam puluhan tahun, bagian otak yang mengatur dan mengelola memori pada laki-laki mengalami penyusutan sehingga ukurannya mengecil. Padahal, bagian otak yang disebut hipokampus ini awalnya berukuran sama besar antara laki-laki dan perempuan.

Salah satu alasan utama mengapa ingatan perempuan lebih tajam dari laki-laki adalah faktor biologis. Tubuh perempuan memiliki kandungan hormon estrogen dan estradiol yang jauh lebih banyak.

Kedua hormon tersebut berperan sangat penting dalam menjaga kesehatan otak. Estrogen mampu melindungi saraf-saraf otak supaya bisa membangun berbagai jalinan koneksi baru.

Koneksi-koneksi yang baru sangat dibutuhkan ketika Anda sedang membentuk suatu memori baru. Sementara itu estradiol berfungsi untuk menanam dan menarik kembali memori dari ingatan jangka panjang.

Namun, saat memasuki masa menopause, ingatan wanita juga akan perlahan-lahan melemah. Ini karena pada saat menopause wanita akan banyak kehilangan hormon estrogen.

Meskipun ingatan wanita berkurang di usia menopause, jika dibandingkan dengan laki-laki dalam rentang usia yang sama wanita masih menang dalam urusan mengingat. Hal ini bisa jadi berhubungan dengan faktor sosial.

Sejak zaman prasejarah, manusia bertahan hidup dengan cara berburu dan mencari makan.

Laki-laki ditugaskan untuk pergi cukup jauh dan berburu binatang. Sementara itu, perempuan biasanya tetap tinggal di daerah pemukimannya dan mencari tanaman, buah-buahan, dan bahan makanan lainnya.

Karena sistem ini, otak laki-laki jadi terlatih untuk mengingat arah dan lokasi. Ini karena mereka biasanya harus berkelana dan mencari jalan ketika berburu.

Ingatan perempuan digunakan untuk menghafal ratusan jenis tanaman. Mereka harus tahu tanaman apa saja yang beracun dan mana yang bisa dipakai untuk mengobati penyakit tertentu.

Meski manusia zaman sekarang sudah tidak hidup dengan cara seperti itu, sistem ingatan perempuan dan laki-laki rupanya masih bekerja layaknya berabad-abad lalu.

Wanita lebih pandai menghafal dan mengingat hal-hal yang terjadi setiap hari. Sementara pria lebih pandai mengingat jalan dan arah.

Untuk para laki-laki, jangan berkecil hati dulu. Bukan berarti semua laki-laki itu pelupa soal urusan sehari-hari.

Faktor lain seperti pendidikan dan kesehatan juga sangat berperan dalam membentuk daya ingat Anda. Untuk menambah kapasitas memori Anda, ada banyak cara yang bisa ditempuh baik oleh perempuan maupun laki-laki.

Mengonsumsi makanan yang bergizi adalah salah satu cara meningkatkan daya ingat. Makanan yang baik untuk otak adalah sayuran hijau seperti brokoli, bayam, dan selada. Perbanyak juga konsumsi ikan dan kacang-kacangan yang kaya akan asam lemak omega-3.

Komentar