Mengenal Sinyal Yang Dikirim Stroke

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 18 Juli 2015 | 18:56 WIB

Dibaca: 2 kali

Anda mengenal serangan stroke?

Awas! Stroke bisa datang kapan saja dan dimana saja tanpa mengirim pesan yang jelas.

Walau pun begitu, Anda punya kewajiban dan tanggung jawab untuk mengetahui gejala penyakit “pembunuh” lima besar secara global itu.

Dampak dari penyakit stroke adalah kerusakan otak akibat berhentinya aliran darah. Dan bila Anda bisa mengetahui sejak awal ia bisa

Sekali lagi, sayangnya, kebanyakan orang memang tidak mengenali gejala-gejala stroke sehingga pengobatan jadi terlambat.

Untuk Anda tahu, setelah satu menit datangnya serangan stroke, otak akan kehilangan satu juta sembilan ratus ribu sel.

Dalam satu jam jika stroke tak diatasi, setara dengan proses penuaan otak selama tiga setengah tahun.

Makin lama stroke tidak ditangani, makin besar risiko penderitanya mengalami gangguan bicara, kemampuan berpikir, atau perubahan perilaku.

Nah, para ahli kesehatan memberitahu, ada lima sinyal yang dikirim tubuh sebagai tanda stroke yang sering diabaikan.

Pertama terjadi gangguan penglihatan, seperti penglihatan ganda, samar, atau kehilangan penglihatan, bisa jadi tanda stroke.

Namun, biasanya orang menganggapnya sebagai efek kelelahan atau penuaan. Terhambatnya pembuluh darah bisa mengurangi jumlah oksigen ke mata sehingga penglihatan pun terganggu.

Kedua, tangan merasa kebas. Jika Anda terbangun dari tidur siang dan bagian lengan atau kaki tiba-tiba kebas, biasanya kita mengira penyebabnya adalah saraf yang tertekan saat tidur.

Jika bagian tubuh atau wajah Anda mendadak kebas, segeralah ke rumah sakit.

Penurunan aliran darah ke arteri mulai dari tulang belakang sampai belakang kepala bisa menyebabkan rasa kebas atau kelemahan pada satu bagian tubuh.

Selain itu, secara tiba-tiba lidah Anda cadel. Memang tidak selamanya lidah cadel karena sinyal stroke.
Beberapa jenis obat, misalnya pereda nyeri, memang dapat menyebabkan lidah sedikit cadel.

Tetapi, kesulitan berbicara atau ketidakmampuan memahami ucapan orang lain secara mendadak perlu diwaspadai sebagai gejala stroke.

Bisa juga pesan yang dikrim stroke kehilangan keseimbangan. Berkurangnya sirkulasi darah ke otak juga dapat menyebabkan gangguan keseimbangan tubuh.

Waspadai jika Anda mendadak sulit berjalan, pusing hebat, hilangnya koordinasi kaki, atau kehilangan keseimbangan.

Nah ini yang paling sering diabaikan. Sakit kepala.

Nyeri kepala hebat secara mendadak paling sering diabaikan. Namun, ini bisa jadi adalah gejala stroke.
Segeralah ke rumah sakit, jika ternyata bukan stroke, tak ada ruginya melakukan tindakan pencegahan.

Upaya untuk secepatnya memeriksakan diri bila gejala di atas datang adalah untuk menjauhkan Anda dari kecacatan. Penanganan yang cepat dan tepat, dampak kerusakan yang lebih besar pada otak bisa dihindari.

Semakin lama stroke dibiarkan tanpa pengobatan, semakin banyak kerusakan pada otak. Otak akan rusak dalam waktu 5 menit setelah terjadi stroke.

Karena itu, makin lama pasien dibawa ke rumah sakit, makin buruk akibatnya.

Komentar