Mengenal Secara Utuh Tentang Katarak

Penulis: Darmansyah

Senin, 11 Februari 2019 | 09:05 WIB

Dibaca: 0 kali

Katarak?

Ya, katarak bukan sembarang penyakit mata.

Orang yang terkena katarak akan mengalami kesulitan untuk berinteraksi dengan orang lain.

Katarak menjadi penyebab utama gangguan penglihatan yang umumnya terjadi pada manula. Mengutip Good Eyes, American Academy of Ophthalmology mencatat, katarak menyerak sekitar dua puluh lima juta orang AS berusia lebih dari empat puluh tahun.

Sementara di di sini satu setengah  persen dari per dua juta penduduk menderita katarak. Lebih dari  lima puluh persen kasus mata katarak berujung pada kebutaan.

Tak main-main, Indonesia bahkan menempati peringkat pertama kasus kebutaan di Asia Tenggara.

Faktor utamanya adalah usia. Penyakit mata ini disebabkan oleh proses penuaan yang mendorong adanya perubahan pada lensa mata yang mengeruh atau buram.

Namun, bukan berarti Anda yang masih berusia muda tak mungkin ikut terkena. Katarak tahap ringan bisa saja menyerang mereka yang masih berusia muda. Namun, saat usia menginjak enam puluhan, penyakit ini bisa menyebabkan masalah penglihatan serius.

Saat masih muda, Anda mungkin belum begitu khawatir soal risiko penyakit katarak.

Pasalnya, katarak biasanya menyerang orang-orang yang sudah berusia lanjut. Akan tetapi, rupanya orang muda juga bisa kena katarak, lho. Meskipun tidak sebanyak kasus katarak pada orang-orang di atas enam puluh tahun, katarak di usia muda harus diwaspadai.

Duh, bagaimana bisa katarak menyerang orang muda?

Seperti apa gejala-gejala katarak di usia muda yang harus diperhatikan?

Katarak tidak cuma menyerang orang lanjut usia. Penyakit ini terjadi karena lensa mata mengalami kerusakan.

Penyebab kerusakan ini adalah penumpukan atau gumpalan protein tertentu yang menghalangi lensa mata Anda. Akibatnya, pandangan Anda menjadi buram dan kabur.

Pada banyak kasus, hal ini memang terjadi seiring bertambahnya usia.

Pada usia empat puluh atau lima puluh tahun Anda mungkin sudah bisa merasakan gangguan penglihatan ringan akibat penyakit katarak. Baru nanti di usia enam puluhan gangguan yang muncul jadi makin serius sehingga Anda butuh tindakan medis.

Akan tetapi, katarak bisa juga pertama kali menyerang sejak Anda berusia 30 tahun. Fenomena katarak di usia muda ini disebut juga dengan istilah early onset cataract. Jadi, katarak memang harus diwaspadai siapa saja. Termasuk orang-orang muda yang sedang dalam puncak masa produktifnya.

Menurut para ahli, ada beberapa hal yang bisa memicu munculnya penyakit katarak saat Anda masih mudaKebiasaan merokok

Akan tetapi, kadang penyakit katarak bisa muncul di usia muda tanpa penyebab yang jelas.

Menurut para ahli, hal ini bisa saja diakibatkan oleh penggunaan alat elektronik berlebihan seperti smartphones, tablet, komputer, atau terlalu banyak menonton televisi. Namun, para ahli masih membutuhkan penelitian lebih jauh untuk membuktikan faktor risiko katarak karena terlalu sering melihat layar gawai yang terang.

Berbagai sumber, gejala dini katarak yang mungkin Anda alami.

Salah satu tanda paling jelas dari katarak tahap awal adalah munculnya bintik-bintik kabur yang hadir di bidang penglihatan Anda.

Awalnya biasa saja, bahkan tak terlalu kentara. Namun, seiring waktu berjalan, bintik-bintik itu akan memburuk dan mengganggu kegiatan sehari-hari.

Jika Anda mengalami hal demikian, ada baiknya jika Anda mengunjungi dokter mata sesegera mungkin.

Pasien katarak tahap awal juga bakal melaporkan menurunnya kemampuan penglihatan di malam hari. Katarak sering menyebabkan penglihatan si penderita menggelap dan meredup.

Perubahan awal ini mungkin tak akan terlihat pada siang hari lantaran cukupnya cahaya yang mengimbangi penglihatan redup.

Orang yang menderita katarak bakal merasa tidak nyaman dengan cahaya terang.

Konsultasikan dengan dokter mata jika cahaya terang membuat Anda harus menyipitkan atau menutup mata, bahkan hingga mengalami sakit kepala.

Saat lensa mata mengeras dan menjadi keruh, penderita bakal melihat tampakan lingkaran cahaya di bidang penglihatannya.

Cahaya yang melewati katarak terdifraksi, menyebabkan silau dan ikal di sekitar sumber cahaya yang terang. Hal ini biasanya akan terjadi pada malam hari.

Sebagai catatan, pada tahap awal, penyakit katarak akan sulit terdeteksi. Itu sebabnya pemeriksaan mata secara rutin sangat dianjurkan.

Dokter mata akan mendeteksi keberadaan katarak sebelum penderita melaporkan berbagai masalah penglihatan yang dialami.

Komentar