Mengapa Wanita Sulit Turun Berat Badan

Penulis: Darmansyah

Selasa, 25 April 2017 | 09:25 WIB

Dibaca: 1 kali

Semua wanita pasti  ingin memiliki bentuk tubuh ideal

Untuk mencapainya mereka akan melakukan apapun agar berat badan bisa berkurang

Sebut saja diet dan berolahraga.

Namun terkadang seberapa pun usaha kita, berat badan sulit sekali turun.

Lantas, apa penyebabnya?

Ternyata usia yang semakin bertambah, akan membuat wanita jadi semakin sulit untuk menjaga berat badan.

“Ada penurunan di kemampuan fisik ketika usia bertambah, yang menyebabkan penurunan pada tingkat metabolisme kita.”

“ Hal ini akan membuat kita lebih sulit untuk terus berolahraga, sehingga massa otot hilang dan kalori tidak terbakar secara efisien,” ujar seorang ahli bedah plastik di New York, B. Aviva Preminger, MD., seperti dilansir dari Newbeauty

Ia juga menambahkan, ”Selain itu ada juga penurunan pada pertumbuhan hormon testosteron dan estrogen, yang memperlambat metabolisme dan dapat menyebabkan wanita mendapatkan berat badan lebih. Proses menua dapat membuat lemak di tubuh wanita terus bertengger.”

Namun, bukan hanya umur yang membuat seorang wanita jadi lebih sulit untuk menurunkan berat badan,  hormon juga memiliki peran besar dalam hal penyimpanan lemak di tubuh.

“Ada reseptor pada setiap sel lemak yang dipengaruhi oleh perubahan hormonal siklus menstruasi, kehamilan, dan menopause di sepanjang hidup seorang wanita, yang menyebabkan sel-sel lemak membengkak atau menyusut,” ujar seorang ahli bedah plastik di New York, Kenneth R. Francis, MD.

Ia menjelaskan bahwa hormon estrogen memiliki peran penting dalam tubuh wanita, terutama selama masa kehamilan.

“Hasilnya, sel-sel lemak di bagian bawah perut dan pinggul jadi lebih terpengaruh oleh estrogen, dan menyebabkan lemak tersimpan di area-area tersebut”

“. Namun saat tingkat estrogen menurun seiring usia bertambah, maka beberapa wanita mulai mendapatkan berat badan lebih banyak setelah masa menopause, sedangkan beberapa wanita lainnya kehilangan berat badannya,” ujar Francis.

Selain itu, jika Anda melakukan diet dan berolahraga untuk menurunan berat, penting untuk memhami rasio dari diet hingga olahraga yang Anda lakukan.

“Jumlah lemak tubuh Anda sebagian besar tergantung pada makanan apa yang Anda konsumsi. Dan dua puluh lima persen lainnya tergantung dari olahraga.’

“ Anda bisa membakar sejumlah kalori di dalam kelas olahraga spin, tetapi banyak orang yang makan cukup banyak kalori setelahnya sepanjang hari. Sehingga hal ini menyebabkan tubuhnya sulit untuk menghilangkan lemak,” kata sorang ahli gizi dan pendiri dari Real Nutrition NYC, Amy Shapiro.

Jadi menurutnya, walaupun Anda berolahraga untuk menurunkan berat badan, Anda juga harus makan dengan benar.

Dan, cara terbaik untuk mengetahui berapa banyak kalori yang dikonsumsi serta jenis makanan apa yang perlu Anda konsumsi

Bisa dengan menggunakan aplikasi khusus atau pun mengunjungi ahli fisiologi olahraga yang dapat membantu Anda dalam menyusun rencana diet dan olahraga yang tepat.

Dan setelah usaha mati-matian, akhirnya jarum di timbangan mengarah ke kiri. Yes!

Berat badan turun ke angka yang diinginkan!

Eits, jangan senang dulu. Turunnya angka timbangan tak berarti lemak di tubuh Anda berkurang.

Pada dasarnya, ada dua kondisi yang membuat berat badan Anda turun, yaitu hilangnya lemak dan cairan.

Untuk membedakannya, ini yang bisa Anda lakukan:

Perubahan warna urine menjadi kuning gelap menandakan bahwa penurunan berat badan yang Anda alami tidak disebabkan oleh lemak yang hilang. Namun, jumlah cairanlah yang berkurang.

Jika berat badan Anda berubah-ubah, bisa jadi turunnya berat badan Anda disebabkan karena hilangnya cairan.

Sebab, penurunan berat badan karena berkurangnya lemak tidak akan memberikan angka timbangan yang bervariasi setiap harinya.

Catat perkembangan berat badan Anda dari hari ke hari.

Jika Anda menemukan jumlah yang berbeda setiap hari, kemungkinan besar penurunan berat badan itu karena cairan yang hilang.

Nah, kini Anda sudah tahu bagaimana membedakan turunnya berat badan karena hilangnya lemak dan karena berkurangnya kadar cairan dalam tubuh.

Jangan lupa, agar tubuh tetap fit saat berat badan turun, Anda harus mengonsumsi asupan yang tepat.

Anda bisa mengurangi jumlah kalori dalam sehari.

Perbanyak asupan protein dan kurangi lemak. Jangan lupa, berolahragalah minimal tiga menit setiap hari agar berat badan Anda yang turun tak hanya cairan tetapi juga lemak.

Komentar