Mengenali Asam Urat Plus Pantangannya

Penulis: Darmansyah

Kamis, 11 Oktober 2018 | 14:56 WIB

Dibaca: 0 kali

Asam urat?

Ya, marilah kita mengelainya.

Asam urat  adalah jenis rematik yang sangat menyakitkan yang disebabkan oleh penumpukan kristal pada persendian, akibat tingginya kadar asam urat di dalam tubuh.

Sendi-sendi yang diserang terutama adalah jari-jari kaki, dengkul, tumit, pergelangan tangan, jari tangan, dan siku.

Selain nyeri, asam urat juga dapat membuat persendian membengkak, meradang, panas, dan kaku.

Penyalkit asam terjadi ketika kristal urat menumpuk di sendi, menyebabkan peradangan dan rasa sakit yang hebat dari serangan asam urat.

Kristal urat dapat terbentuk ketika Anda memiliki kadar asam urat yang tinggi dalam darah Anda. Berikut beberapa penyebab asam urat

Penyakit asam urat disebabkan oleh ketidakmampuan ginjal membuang asam urat secara tuntas dari tubuh melalui air seni.

Sebagian kecil lainnya karena tubuh memproduksi asam urat secara berlebihan.

Asam urat sebetulnya diperlukan tubuh untuk membentuk inti-inti sel. Namun, yang diperlukan tubuh hanya sedikit.

Sisanya dikeluarkan melalui usus (30%) dan ginjal (70%). Tingginya kadar asam urat dalam darah disebabkan sintesis asam urat berlebih, sedangkan ekskresi di ginjal sedikit.

Asam urat berlebih itu berpadu dengan natrium membentuk kristal natrium urat pada jaringan lunak persendian.

Terbentuklah endapan yang disebut topus. Akibatnya terjadi peradangan-biasa disebut arthritis gout-akut yang ditandai rasa nyeri di persendian seperti pada lutut, jari tangan, jari kaki, dan pergelangan tangan.

Tanda dan gejala penyakit asam urat hampir selalu muncul tiba-tiba, dan sering menyerang pada malam hari, di antaranya, kesemutan dan linu, nyeri terutama malam hari atau pagi hari saat bangun tidur

Selain itu, sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi. Dan minuman dan makanan yang mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, tuak.

Anda lebih mungkin mengembangkan asam urat jika memiliki kadar asam urat yang tinggi dalam tubuh. Faktor-faktor yang meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh meliputi

Diet. Maengonsumsi makanan yang kaya daging dan makanan laut dan minum minuman manis dengan gula buah) meningkatkan kadar asam urat, yang meningkatkan risiko encok.

Konsumsi alkohol, terutama bir, juga meningkatkan risiko encok.

Jika Anda kelebihan berat badan, tubuh Anda menghasilkan lebih banyak asam urat dan ginjal Anda memiliki waktu yang lebih sulit untuk menghilangkan asam urat.

Penyakit dan kondisi tertentu meningkatkan risiko encok. Ini termasuk tekanan darah tinggi yang tidak diobati dan kondisi kronis seperti diabetes, sindrom metabolik, dan penyakit jantung dan ginjal.

Penggunaan diuretik thiazide – umumnya digunakan untuk mengobati hipertensi – dan aspirin dosis rendah juga dapat meningkatkan kadar asam urat

Begitu juga penggunaan obat anti-rejection yang diresepkan untuk orang yang telah menjalani transplantasi organ.

Jika anggota keluarga Anda yang lain memiliki asam urat, Anda lebih mungkin mengembangkan penyakit ini.

Asam urat lebih sering terjadi pada pria, terutama karena wanita cenderung memiliki kadar asam urat yang lebih rendah.

Setelah menopause, kadar asam urat wanita mendekati pria. Pria juga lebih mungkin mengembangkan asam urat sebelumnya – biasanya antara usia tiga puluh  dan lima puluh – sedangkan wanita umumnya mengembangkan tanda dan gejala setelah menopause.

Mengalami operasi atau baru mengalami trauma telah dikaitkan dengan peningkatan risiko mengembangkan serangan asam urat.

Berikut mengobatan yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi asam urat:

Pertama, melakukan pengobatan hingga kadar asam urat kembali normal. Kadar normalnya adalah dua hingga empat hingga enam untuk wanita dan  untuk pria.

Jangan lupa kontrol makanan yang dikonsumsi serta banyak minum air putih. Dengan banyak minum air putih, kita dapat membantu membuang purin yang ada dalam tubuh.

Selama periode tanpa gejala, pantangan makanan ini dapat membantu mencegah serangan asam urat di masa depan, makanan yang mengandung banyak purin perlu dihindari seperti lauk pauk seperti jeroan, hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak.

Makanan laut seperti udang, kerang, cumi, kepiting, makanan kaleng seperi kornet dan sarden, daging, telur, kaldu atau kuah daging yang kental.

Begitu juga dengan kacang-kacangan seperti kacang kedelai (termasuk hasil olahannya seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping serta sayuran seperti daun bayam, kangkung, daun singkong, asparagus, kembang kol, buncis.

 

Komentar