Makanan Yang Bikin Anda Cepat Tua

Penulis: Darmansyah

Minggu, 21 Juni 2015 | 13:58 WIB

Dibaca: 11 kali

“Daily Mail,” di rubrik kesehatan pada edisi terbarunya, Minggu, 21 Juni 2015, mengingatkan pembacanya untuk menjauh empat jenis makanan agar terhindar dari penuaan dini.

Penuaan dini, tulis “Mail,” adalah datangnya keriput lebih awal akibat kesalahan memilih jenis makanan.

Keriput, tulis media paling terkenal di Inggris itu, adalah hal yang paling menakutkan bagi para wanita. Oleh karena itu, wanita manapun rela melakukan perawatan, demi menjagakecantikan dan keremajaan kulit, agar keriput tak datang dan mengganggu.

Namun, selain menjalankan perawatan, upaya melawan keriput juga bisa dilakukan dengan menjauhi beberapa jenis makanan ini, tulis laman Daily Mail.

Pertama, tulis “Mail,” jauhilah makanan olahan. Terlalu banyak makan makanan olahan, akan memberikan risiko yang buruk bagi kulit, yakni munculnya bintik hitam, wajah kusam, hingga keriput yang datang lebih cepat.

Beberapa jenis makanan olahan, terutama yang mengandung akrbohidrat sederhana, bisa meningkatkan kadar gula, yang berbahaya bagi kulit wajah. Untuk itu sebaiknya konsumsinya dikurangi.

Selain itu makanan kalengan juga harus “dimusuhi.”

Kalau selama ini Anda yang memiliki kesibukan padat punya kecenderungan memilih makanan kemasan kaleng, yang lebih mudah dimasak dalam waktu yang singkat.

Namun, sebaiknya kurangilah kebiasaan memakan makanan kaleng ini.

Hal ini karena, makanan kaleng mengandung banyak bahan pengawet yang bisa menyebabkan kerusakan pada kulit wajah.

Selain itu, dampaknya juga bisa menyebabkan gangguan pada perut seperti kembung dan maag.

Yang paling mengejutkan dari tulisan “Mail,” adalah terungkapkanya jus buah sebagai salah satu asupan yang bisa membuat penuaan.

Kandungan fruktosa dalam buah, diketahui bisa meningkatkan keasaman dalam mulut yang bisa merusak gigi.

Namun, mengonsumsi jus buah juga bisa meningkatkan kadar hormon insulin dalam tubuh, yang bisa
menyebabkan terjadinya peradangan, yang bisa memberikan efek pada kulit wajah yang terlihat lebih tua.
Yang lainnya, seperti yang banyak dipahami selama ini, adalah makanan gorengan

Mengonsumsi makana yang digoreng, tidak hanya bisa menyebabkan penumpukkan lemak, dan menambah kandungan kolesterol dalam tubuh, namun, makanan ini juga bisa memberikan dampak pada kulit yang jadi cepat menua.

Hal ini karena, makanan yang digoreng mengandung lemak trans, yang bisa bertindak layaknya sinar UV pada kulit yang emmbuat kualitas kolagen menurun dan kulit jadi keriput.

Selain itu kelebihan gula juga akan mempercepat proses penuaaan karena, ketika Anda memakan gula yang dapat diserap dengan mudah oleh sel-sel dalam tubuh, maka gula tersebut akan bereaksi dengan protein dan menghasilkan ‘advanced glycation end products

Lebih mengejutkan lagi, kebanyakan gula juga sangat jelek untuk senyum dan jika Anda memakan sesuatu yang manis, sebaiknya cuci mulut untuk membersihkan sisa-sisa yang menempel di gigi.

Ancaman untuk kulit bisa pula datang dari makanan kaleng. “Banyak makanan kaleng diawetkan dengan sodium, yang dapat menahan air dalam tubuh dan menyebabkan pembengkakan,” ujar Ranella Hirsch, MD, mantan Presiden American Society of Cosmetic Dermatology & Aesthetic Surgery, dan praktisi dermatologi di Massachusetts. Jika Anda mengalami pembengkakan dalam kulit, Anda bisa menggunakan pelembap yang mengandung kafein.

“Daging merah dapat menyebabkan radikal bebas,” kata Dr. Ostad.

Radikal bebas akan mencari elektron yang hilang, akan merobek elektron dari sel-sel yang sehat, kemudian merusaknya. Kerusakan ini akhirnya mempengaruhi kesehatan kulit dan merusak kolagen.

Anda tetap boleh makan burger sesekali.

“Lebih baik makan daging yang tidak terlalu tebal, seperti burger kalkun atau ayam,” tambah Dr. Ostad. Dan Anda juga perlu menyiapkan antioksidan dalam tas atau kulkas Anda untuk mengimbanginya.

“Makanan dan serum antioksidan membantu memerangi radikal bebas,” jelas Dr. Ostad. Carilah serum yang mengandung vitamin C atau dikenal sebagai ascorbic acid.

“Banyak dari jenis daging olahan yang mengandung sulfat dan pengawet lainnya, yang dapat memicu peradangan kulit, dan mempercepat penuaan,” ujar Dr. Ostad.

Daging olahan juga cenderung tinggi garam, yang dapat menyebabkan pembengkakan dalam tubuh. Ditambah kenyataan bahwa daging merah berperan besar dalam risiko penyakit jantung.

Jika Anda masih berat meninggalkan daging olahan dengan alasan praktis, sebaiknya kurangi porsinya dan tambahkan sayuran untuk memenuhi piring Anda.

White wine termasuk dalam kategori tersendiri dari keluarga wine karena dapat menyebabkan kerusakan gigi.

Segelas white wine dapat merusak enamel dan membuat gigi Anda lebih rentan terhadap noda. Jadi, jika Anda sering mengakhiri hari dengan menyesap segelas chardonnay, gigi Anda mungkin akan lebih ternoda dibanding peminum kopi.

Tapi, Anda juga tak perlu buru-buru menyikat gigi usai meminum white wine. Menyikat gigi yang sedang asam akan mempercepat erosi enamel.

“Anda harus memberi waktu bagi gigi untuk remineralize setelah bermandikan minuman asam,” jelas Maureeen McAndrew, profesor klinis dari New York University School of Dentistry. “Aku akan menunggu satu jam setelah minum baru menyikat gigi.”

Kulit sehat berasal dari organ hati yang sehat.

“Ketika hati Anda berfungsi dengan baik, racun yang berpotensi merusak kulit akan dikeluarkan secara alami melalui tubuh Anda,” ujar Dr. Ostad.

“Tapi kalau racun sudah terbentuk dalam hati Anda dan sulit dipecahkan, maka kulit Anda akan mengalami beragam masalah sepeti jerawat, warna yang memudar atau pucat, dan keriput,” tambahnya.

Selain itu, alkohol adalah penyebab dehidrasi dan buruk untuk kenyamanan tidur Anda. Hal ini dapat mempercepat proses aging pada kulit, seperti dibuktikan dalam studi Case Western Reserve University.

“Tidur yang tidak berkualitas menghasilkan keriput, pigmentasi yang tidak merata, dan mengurangi elastisitas kulit,” jelas Dr. Ostad.

Komentar