close
Nuga Sehat

Penting Makanan Berserat Bagi Kesehatan

Umumnya seseorang yang sedang mengalami stres berat akan memiliki nafsu makan yang tinggi.

Meskipun begitu, ada baiknya kita tetap bisa menjaga dan memilih makanan sehat. Hal itu agar tidak memperburuk kondisi dan kesehatan tubuh.

Melansir laman Bustle,  ternyata mengonsumsi makanan berserat tinggi dapat membantu melindungi usus dari efek stres.

Sebelumnya, penelitian menunjukkan bahwa stres dalam jangka panjang dapat berdampak negatif pada kesehatan usus dan otak.

Selain itu, stres dapat mengakibatkan risiko yang buruk bagi kesehatan hingga dapat menyebabkan gangguan dalam berperilaku dan kesehatan mental.

Kecemasan dan depresi dapat memicu gangguan usus seperti iritasi pada usus. Terdapat bukti lainnya yang mengungkapkan bahwa stres pun dapat memicu gen yang menyebabkan penyakit celiac.

Studi yang ditulis para ilmuwan dan dimuat dalam The Journal of Physiology mengungkap, senyawa makanan yang terkandung dalam makanan berserat tinggi seperti kacang-kacangan, biji-bijian, buah, dan sayuran mampu merangsang produksi asam lemak rantai pendek.

Asam lemak tersebut membantu meningkatkan ketahanan di dinding usus. Hal itu mampu mencegah dan membalikkan sindrom usus bocor yang terjadi ketika lubang mikroskopis muncul di sepanjang dinding usus akibat stres berlebih.

Makanan berserat tinggi memang banyak memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Salah satunya adalah makanan tersebut dapat menjaga sistem pencernaan agar tetap sehat dan berfungsi dengan baik.

Serat juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, diabetes, dan kanker usus. Selain itu, makanan tersebut mampu melindungi usus dari efek stres yang dirasakan seseorang.

Dengan menjaga dinding usus tetap kuat dan utuh maka hal tersebut dapat membantu melindungi tubuh dari peradangan dan penyakit yang disebabkan stres. Oleh karena itu, penting untuk seseorang mengonsumsi makanan berserat tinggi.

Serat banyak terkandung dalam sayuran dan buah-buahan. Oleh karena itu, biasanya kalau kita mengalami sembelit, banyak orang akan menyarankan untuk lebih banyak makan sayur dan buah.

Namun, ternyata manfaat serat tidak hanya itu.

Serat dapat meningkatkan berat dan ukuran dari feses karena ia menyerap air, membuatnya lebih lunak sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan melalui anus.

Feses yang keras bisa menjadi tanda bahwa Anda kurang mengonsumsi makanan berserat, jika dibiarkan terus-menerus dapat menimbulkan sembelit.

Sembelit yang tidak diobati dapat berkembang menjadi wasir atau hemoroid yang dapat membuat Anda merasa sakit saat buang air besar maupun saat duduk.

Beberapa serat juga difermentasi di usus besar.

Serat dalam bentuk larut air dapat menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL (low-density lipoprotein) dalam darah.

Serat larut air dapat mengikat kolesterol dalam sistem pencernaan sehingga kolesterol tidak sempat diserap oleh tubuh melainkan dibuang keluar tubuh melalui feses.

Penelitian juga menunjukkan bahwa makanan tinggi serat dapat menurunkan tekanan darah dan peradangan.

Serat, terutama dalam bentuk larut air, bermanfaat bagi Anda yang menderita diabetes karena serat dapat memperlambat pengosongan lambung sehingga juga memperlambat penyerapan gula oleh tubuh, dan menyebabkan kadar gula darah tidak cepat naik.

Bagi Anda yang tidak mempunyai penyakit diabetes mellitus tipe 2, makan banyak serat dapat mencegah Anda terkena penyakit ini.

Makanan tinggi serat cenderung dapat mempertahankan rasa kenyang lebih lama dibandingkan dengan makanan yang rendah serat dan tinggi gula, hal ini membuat Anda makan lebih sedikit.

Perasaan kenyang membuat otak tidak memberi sinyal untuk menimbulkan keinginan makan lagi.

Selain itu, serat pada umumnya mengandung kalori yang lebih rendah sehingga kalori yang masuk ke tubuh Anda tidak terlalu besar.

Makan makanan yang tinggi serat dapat membantu Anda dalam menurunkan berat badan atau mencegah Anda mengalami obesitas.