Makan Pada Waktu Ini Bisa Kegemukan

Penulis: Darmansyah

Jumat, 29 September 2017 | 08:39 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda tak menginginkan kegemukan?

Nah,  Anda harus tahu jenis “pantangan” jenis makanan yang dikonsumsi

Selain itu  juga waktu makan

Karena waktu juga dapat memengaruhi berat badan Anda.

Ada waktu tertentu, yang seharusnya tidak diisi dengan makan, karena dapat meningkatkan berat badan alias sebabkan kegemukan dengan cepat.

Mungkin tak semua dari Anda tahu, kapankah waktu yang sebaiknya tidak diisi dengan makanan?

Waktu tersebut adalah menjelang tidur dan tengah malam.

Kenapa demikian?

Makan menjelang atau mendekati waktu tidur dapat sebabkan masa tubuh dan presentase lemak jadi meningkat.

Selain itu, asupan makanan yang dikonsumsi sebelum tidur dapat mengganggu kinerja hormon melatonin yang berfungsi untuk menjaga kualitas tidur.

Ketika hormon tersebut terganggu, maka sistem alami tubuh juga terganggu sehingga bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan.

Bagi Anda yang suka begadang, pastilah sulit menghindari kebiasaan makan tengah malam.

Padahal kebiasaan ini dapat sebabkan kegemukan lebih cepat, karena makan di malam hari menyebabkan tubuh menyimpan kalori dalam bentuk lemak dan tidak melakukan pembakaran sehingga dapat sebabkan kenaikan berat badan lebih cepat.

Bagi Anda yang tengah menjalani program penurunan berat badan, sebaiknya makan malam paling lambat pukul delapan atau tiga jam sebelum tidur.

Jangan langsung tidur setelah makan karena sebabkan asam lambung naik.

Selain itu, pilih makanan yang sehat, diantaranya : mengandung serat, tidak pedas, tidak berlemak, tidak mengandung kafein, dan tidak berlebihan.

Selain sebabkan kegemukan, ternyata makan terlalu malam atau menjelang tidur dapat sebabkan beberapa kerugian terhadap kesehatan,

Gangguan asam lambung atau GERD, akibat asam lambung naik ke esofagus sehingga sebabkan rasa panas atau sensasi terbakar pada sekitar dada.

Insomnia atau susah tidur, terutama ketika mengonsumsi makanan yang mengandung kafein, alkohol dan lainnya.

Sakit peru, biasanya akibat mengonsumsi makanan pedas sebelum tidur

Setelah mengetahui kenyataan diatas, pastinya Anda akan lebih bijak lagi ketika mengonsumsi makanan pada malam hari.

Sementara itu laman “hello sehat” menulis, makan tengah malam harus dihindari terutama bagi orang yang sering pulang larut malam atau bagi orang yang terbiasa begadang.

Tidur larut malam kadang membuat Anda merasa lapar dan ingin makan.

Dan sebaiknya jangan makan jika sudah mendekati tengah malam.

Para ahli gizi berpendapat bahwa kalori adalah kalori, tidak peduli kapan Anda makan. Yang menyebabkan kenaikan berat badan adalah asupan kalori yang lebih banyak daripada kalori yang dibakar oleh tubuh.

Seperti dilansir dari WashingtonPost, Kelly Allison dari University of Pennsylvania School of Medicine’s Center for Weight and Eating Disorders mengatakan bahwa banyak penelitian tentang makan di malam hari yang melibatkan hewan, pekerja shift malam, dan orang yang mempunyai night eating syndrome.

Penelitian-penelitian ini cenderung menunjukkan bahwa makan pada malam hari membuat tubuh menyimpan kalori dari makanan tersebut dalam bentuk lemak daripada membakarnya, sehingga menyebabkan kenaikan berat badan.

Banyak alasan yang melatarbelakangi orang makan di malam hari, bisa karena memang lapar, bisa juga karena sekadar ingin melampiaskan rasa bosan atau stress.

Banyak juga yang tidak sadar bahwa ia sudah memakan banyak makanan saat malam hari karena terlalu asyik makan sambil bermain game, internetan, atau menonton TV/film.

Biasanya makanan yang dipilih adalah yang mengandung tinggi kalori, seperti snack dalam kemasan, biskuit, coklat, atau permen.

Seperti dilansir dari health.com, Satchin Panda, Profesor di Regulatory Biology Laboratory The Salk Institute in La Jolla, California menjelaskan yang terjadi pada tubuh saat tubuh menerima asupan makanan di waktu tengah malam.

Di malam hari, tubuh ternyata membakar lemak saat tidur. Glikogen dalam tubuh diubah menjadi glukosa dan dilepaskan ke aliran darah untuk menjaga kadar gula darah tetap normal saat tidur.

Ketika cadangan glikogen habis, hati akan membakar sel lemak untuk dijadikan energi. Tubuh membutuhkan waktu beberapa jam untuk melakukan proses tersebut sampai cadangan glikogen terpakai.

Sehingga, jika Anda makan larut malam dan paginya Anda juga sarapan, tubuh tidak mendapatkan kesempatan untuk membakar lemak karena Anda sudah mulai mengisi cadangan glikogen lagi.

Panda juga menambahkan bahwa tidak makan setidaknya selama 12 jam di malam hari dapat memberikan tubuh Anda waktu untuk membakar semua cadangan glikogen yang ada dan juga lemak setiap malam.

Mungkin itulah sebabnya ketika Anda sering makan tengah malam dekat dengan waktu tidur, Anda dapat mengalami kenaikan berat badan.

Selain itu, aktivitas yang Anda lakukan di malam hari tentu sangat sedikit sehingga jika Anda makan sebelum tidur, tubuh tidak langsung mengubah makanan yang Anda makan menjadi energi, melainkan akan menyimpannya sebagai cadangan energi.

Makan di malam hari dan dekat dengan waktu tidur dapat menyebabkan gangguan pencernaan juga gangguan tidur.

Komentar