Lelaki Itu Manusia Penyepele Penyakit

Penulis: Darmansyah

Rabu, 22 Juni 2016 | 10:11 WIB

Dibaca: 0 kali

“Huffingtonpost,” sebuah situs terkenal menuduh pria senagai orang yang menyepelekan  kesehatannya sendiri.

Menyepelekan kesehatan dirinya?

“Ya,” tulis huffingtonpost, Rabu, 21 Juni 2016.

Dampaknya,  pria lebih rentan terserang beberapa penyakit berbahaya.

Dan setidaknya ada beberapa gangguan  kesehatan yang paling banyak menyerang pria.

Sebut saja penyakit nyeri punggung.

Apakah itu sakit otot atau rasa tertekan yang tajam, nyeri punggung bisa jadi gejala penyakit yang lebih serius.

Rasa nyeri itu dapat menandakan cidera otot atau saraf, gejala batu ginjal, infeksi, peradangan, atau bahkan tumor.

Sebaiknya periksakan ke dokter jika Anda mengalami sakit punggung setelah jatuh atau cidera, nyeri yang tidak hilang berhari-hari, disertai rasa kebas, atau nyeri yang disertai gejala lain, misalnya sulit berkemih, kebas pada kaki, atau penurunan berat badan yang tidak jelas.

Yanng paling vital dari “penyakit” lelaki adalah disfungsi ereksi Hampir setiap pria mengalami disfungsi ereksi pada satu titik dalam hidupnya, tapi jika ketidakmampuan ereksi ini menetap, mungkin ada masalah lain yang lebih serius.

Periksakan diri Anda jika Anda memiliki riwayat penyakit dalam keluarga atau punya faktor risiko penyakit diabetes, jantung, atau depresi.

Penyakit-penyakit tersebut sangat berpengaruh pada kemampuan pria mendapatkan ereksinya.

Lain lagi dengan gangguan berkemih

Bolak balik ke toilet untuk kencing atau justru jadi jarang?

Waspadai adanya perubahan kebiasaan berkemih. Buang air kecil yang terlalu sering bisa jadi gejala kanker prostat, diabetes, atau hiperplasia prostat (pembesaran prostat dan menekan uretra).

Jangan sepelekan juga jika Anda mengalami tekanan urine yang lebih lemah, sulit buang air kecil, atau sulit menahan kencing sehingga mengompol.

Bisa juga kebiasaan mendengkur.

Hampir sepertiga waktu kita dipakai untuk tidur, karena ini sangat penting bagi kesehatan.

Mendengkur bukan cuma mengganggu orang yang tidur satu kamar dengan kita, tapi juga bisa jadi tanda adanya sleep apnea, henti napas saat tidur.  Bila sleep apnea memburuk, Anda akan beresiko mengalami tekanan darah tinggi, gangguan jantung, dan diabetes.

Fluktuasi berat badan yang mendadak, walau Anda tidak melakukan diet apa pun, jangan diabaikan.

Hal itu bisa terjadi karena   adanya alergi, depresi, ketidakseimbangan tiroid, atau kanker.

Selain itu gangguan tekanan darah tinggi.

Ini termasuk salah satu gejala yang mampu merusak organ vital, seperti ginjal, jantung, dan pembuluh darah.

Hipertensi dapat terjadi karena melemahnya sistem peredaran darah arteri, sehingga jantung harus bekerja keras untuk melancarkan sirkulasi darah.

Sebagian besar pria tak menyadari bahwa dirinya menderita hipertensi.

Faktor pemicunya, seperti dilansir dari Bold Sky, adalah gaya hidup tak sehat, seperti merokok, pola makan buruk, dan minum minuman beralkohol.

Selain itu, faktor genetik, obesitas, dan stres turut menyumbang risiko terserang hipertensi.

Pada dasarnya, gangguan ini tidak dapat disembuhkan, tapi dapat dikontrol. Cobalah untuk memonitor tekanan darah.

Olahraga teratur, diet sehat, dan meditasi dapat membantu menstabilkan tekanan darah.

Tekanan pekerjaan dan masalah percintaan sering menjadi penyebab umum seseorang mengalami depresi.

Tanpa mengenal usia dan kelas sosial, depresi amat berbahaya bagi kesehatan jiwa dan memicu keinginan bunuh diri.

Karena, depresi menyebabkan gangguan emosional, maka ada baiknya jika pria mengetahui “sinyal” yang diberikan tubuh. Seperti pusing, nyeri dada, masalah pencernaan, sakit kepala, nyeri punggung, nyeri sendi, kelelahan, insomnia, serta perubahan nafsu makan.

Meskipun ada obat antidepresi, tapi sebaiknya lakukan juga manajemen stres dan atur pola makan.

Perbanyak konsumsi makanan laut seperti salmon dan tuna. Hindari minum minuman beralkohol.

Rasa sakit atau nyeri pada perut umumnya karena ada masalah pada lambung. Bisa berupa maag dan kadar asam yang sangat tinggi. Jika merasakan sakit di perut bagian bawah, segera periksakan diri ke dokter.

Gejala tersebut bisa menandakan adanya gangguan pada saluran kemih. Tak hanya itu, nyeri juga bisa disebabkan batu ginjal, usus buntu, sembelit, dan diare.

Gangguan perut ini bisa mereda dengan mengonsumi makanan yang sangat baik untuk pencernaan seperti apel, pepaya, dan avokad.

Masalah umum ini kerap dialami pria di atas usia empat puluhan tahun. Saat sedang dalam kondisi ini, pria menjadi sangat lemah dan bahkan dapat menyebabkan pingsan.

Pemicunya bisa jadi banyak hal. Salah satunya karena otak kekurangan pasokan darah dan oksigen.

Ketika sakit kepala yang parah terjadi, dianjurkan untuk duduk atau berbaring sejenak sambil menarik napas dalam-dalam dan lamba

Banyak pria meninggal karena penyakit jantung dibanding wanita.

Pria berada pada risiko yang lebih besar menderita penyakit jantung karena memiliki waktu lebih rendah untuk mencegah perkembangannya.

Faktor risiko yang memicu penyakit jantung meliputi usia, riwayat keluarga dan ras, merokok, kolesterol darah tinggi, tekanan darah tinggi, kurang olahraga, obesitas (kegemukan) dan diabetes.

Meskipun Anda tidak bisa mengendalikan usia, riwayat keluarga dan ras, Anda pasti dapat mengambil langkah-langkah untuk mengubah gaya hidup, sehingga harus belajar untuk makan dengan benar dan olahraga teratur untuk mengurangi risiko terkena penyakit jantung.

Kanker paru-paru merupakan gangguan kesehatan terkemuka yang banyak dihadapi pria. Ini adalah salah satu pembunuh utama pria dan wanita.

Risiko terkena kanker paru-paru meningkat dengan paparan asap rokok. Faktor lain yang penting adalah riwayat keluarga, tingkat polusi udara dan ekspos terhadap Radon atau asbes.

Kanker paru-paru paling sering disebabkan oleh produk tembakau dan Anda harus berhenti merokok karena hal ini akan mencegah kerusakan lebih lanjut pada paru-paru.

Setelah kanker paru-paru, kanker prostat adalah pembunuh terbesar kedua pria. Penyakit ini dapat diobati terutama jika terdeteksi pada tahap awal.

Mendeteksi kanker prostat pada tahap awal ini cukup menantang karena tidak ada gejala penyakit sampai menyebar ke bagian lain dari tubuh.

Skrining kanker prostat adalah cara terbaik untuk mendeteksi penyakit ini. Pria yang rentan terhadap kanker prostat adalah orang-orang yang memiliki riwayat keluarga serta pria keturunan kulit hitam.

Faktor risiko lainnya adalah usia lanjut dan diet yang tinggi lemak. Pria yang banyak mengkonsumsi daging merah dan produk susu tinggi lemak tanpa termasuk buah-buahan segar dan sayuran yang cukup, rentan terhadap jenis kanker.

Pastikan bahwa diet sehat dengan menyertakan banyak buah-buahan dan sayuran segar, beralih ke produk susu rendah lemak, hindari daging merah dan olahraga teratur.

Komentar