Langkah Kecil untuk Hidup Sehat

Penulis: Darmansyah

Rabu, 6 Agustus 2014 | 20:07 WIB

Dibaca: 0 kali

Hidup sehat tidak memerlukan “langkah” besar yang menyiksa. Lakukan saja hal-hal kecil dengan menganalisa kembali gaya hidup dan pola makan. Berat badan, latar belakang penyakit yang dimiliki, frekuensi makan, dan bagaimana mempraktikkan kebiasaan itulash kunci utamanya.

Kebiasaan sehat bisa dilihat dari indeks massa tubuh ideal, serta memiliki pola makan yang kaya serat dan rendah lemak.

Setelah mempertimbangkan faktor lain yang mungkin berkontribusi pada munculnya penyakit, para peneliti menyimpulkan bahwa mereka yang mempraktikkan kebiasaan sehat ini memiliki risiko terkena penyakit kronisnya berkurang.

Secara spesifik, meski nasihat untuk menjalankan gaya hidup sehat terdengan klise, namun manfaatnya memang nyata.

Makanya lakukanlah secara terus menerus kebiasaan-kebiasaan sehat.”Up grade” setiap saat.

Misalnya pastikan agar makanan pagi Anda mengandung tiga jenis makanan
Usahakan agar sarapan terdiri dari susu, sumber karbohidrat dan buah atau protein.

Menurut Therese O’Sullivan dari Telethon Institute for Child Health Research di Perth remaja yang makan tiga jenis makanan itu di waktu sarapan memiliki skor kesehatan mental yang lebih baik.

Kalau minum, biasakan dengan teh hijau dan tambahkan potongan buah lemon. Percobaan di University of Arizona menemukan orang yang minum teh dengan potongan lemon mengalami pengurangan risiko kanker kulit hingga lebih dari 70 persen.

Coba lakukan terus jalan kaki setiap pagi. Lepas sepatu. Berjalan tanpa sepatu mengenalkan kaki pada permukaan tanah dan suhu yang berbeda. Ini akan mengaktifkan sensor refleksologi di kaki yang akan menyeimbangkan kesehatan tubuh. Pilih permukaan tanah seperti pasir pantai atau halaman rumput.

Selalu dan selalu mencuci tangan dengan sabun karena usaha ini terbukti melindungi kita dari risiko infeksi. Tapi mengeringkan tangan dengan mesin pengering membuat jerih payah cuci tangan jadi sia-sia.

Menurut penelitian University of Westminster Inggris, 95 persen mesin pengering tangan mengandung bakteri yang justru mendatangkan bakteri di telapak tangan bersih

Telpner Meghan, seorang pakar gizi holistik, mengatakan kebanyakan orang umumnya cenderung pasrah dengan penyakit, terutama degeneratif, karena dianggap sebagai suatu proses yang alamiah.

Padahal kata Telpner, penyakit degeneratif tidak selamanya identik dengan usia, melainkan lebih banyak datang akibat gaya hidup.

Perubahan kebiasaan dan pola hidup pada intinya bisa membuat seseorang menjadi lebih sehat.
Bagaimana tidur Anda. “Tidur adalah saat di mana tubuh kita melakukan penyembuhan dan perbaikan,” kata Telpner.
Menurutnya, tidur yang cukup sangat penting membantu regenerasi kelenjar adrenal dan mempercepat penyembuhan jerawat yang di wajah Anda

Menurut Telpner, setiap orang membutuhkan waktu tidur setidaknya delapan jam. Tetapi jika seseorang sedang mengalami gangguan kesehatan atau stres, bisa lebih dari itu. “Tanpa tidur yang cukup sistem kekebalan tubuh kita lebih lemah,” tambah Telpner.

Olahraga adalah cara terbaik untuk mencegah penuaan. Tetapi untuk mereka yang jarang melakukan aktivitas fisik, sebaiknya jangan langsung memulai latihan dengan intensitas tinggi.

“Latihan dengan intensitas rendah tapi sering sangat baik dilakukan dalam jangka waktu yang panjang,” katanya. Akan tetapi, jika Anda penggemar olahraga dengan intensitas tinggi, seperti berlari jarak jauh 30 km dan latihan beban, jangan lupa makan dengan benar sebelum dan sesudah latihan agar tetap terhidrasi.

“Jika sel tubuh kita mengalami dehidrasi, maka kita akan mendapatkan lebih banyak keriput,” kata Telpner. Minumlah air dalam jumlah yang cukup disamping juga konsumsi beberapa buah-buahan segar dan sayuran yang kaya kandungan air.

Telpner mengatakan bahwa kopi dan alkohol dapat memicu dehidrasi dan penuaan, sehingga perlu untuk membatasi asupannya. “Orang mengatakan bahwa satu gelas anggur sehari dapat meningkatkan kesehatan. Tapi saya pikir, makan satu buah apel setiap hari mungkin akan mempromosikan kesehatan jauh lebih baik,” jelasnya.

Sebagai makanan yang mempunyai nilai gizi tinggi, tidak ada batasan maksimal berapa banyak seseorang harus makan sayur. “Anda bisa makan sebanyak yang Anda bisa,” katanya.

Komentar