Kurangi Kalori untuk Hambat Penuaan

Penulis: Darmansyah

Jumat, 26 Mei 2017 | 15:54 WIB

Dibaca: 1 kali

Kembali muda?

Wah, itu mustahil.

Tapi,  ada cara sederhana untuk menunda efek usia pada tubuh kita

Anda mungkin berpikir bahwa menjadi tua bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

Namun harus diakui juga bahwa masa muda itu menyenangkan, dan suatu hari nanti Anda mungkin berharap ingin menjadi muda lagi.

Meski kembali muda itu mustahil, namun ada cara sederhana untuk menunda efek usia pada tubuh kita, yaitu dengan mengurangi asupan kalori.

Temuan ini muncul dalam penelitian yang dilakukan Duke University dan dipublikasikan di Journals of Gerontology.

Para peneliti menyimpulkan bahwa mengurangi asupan kalori hingga dua puluh lima persen akan membuat usia biologis kita lebih muda nol koma enam tahun secara rata-rata per tahunnya. Selain itu, penelitian juga mendapati bahwa puasa bisa melindungi kita dari penyakit kronis.

Untuk sampai pada kesimpulan tersebut, para peneliti mempelajari data-data dari riset sebelumnya yang menguji dua ratusan orang dalam percobaannya.

Dari dua ratusan  orang yang tidak mengalami kegemukan itu, seratus empat puluh lima di antaranya diminta engurangi asupan kalori hingga seperempatnya, sedangkan tujuh puluh lima lainnya diminta makan secara normal.

Setelah satu hingga dua tahun, para peneliti menghitung usia penuaan para peserta dengan mengukur fungsi sistem metabolisme dan kekebalan, serta kinerja jantung mereka.

Saat penelitian dimulai, tidak ada perbedaan usia biologis masing-masing kelompok. Namun setelah satu tahun, para peneliti menemukan usia biologis kelompok yang mengurangi kalori naik hanya sekitar nol koma sebelas tahun, sedangkan mereka yang makan seperti biasa naik hingga nol koma tujuh puluh satu tahun.

Peneliti medis Duke, Dr. Daniel Belsky menyebutkan, “Penuaan biologis adalah proses penurunan fungsi-fungsi dalam tubuh kita. Bila kita bisa memperlambat proses tersebut, maka kita bisa mencegah atau menunda penyakit yang terkait penuaan.”

Dalam penelitian sebelumnya, ditemukan bahwa tubuh secara otomatis akan mencegah kerusakan sel saat seseorang kekurangan energi. Ini adalah sebuah upaya untuk bertahan.

Dr. William Kraus, salah satu peneliti, mengungkapkan bahwa temuan ini penting karena selama ini banyak usaha dilakukan untuk membuat seseorang tampak muda secara luarnya, sementara fungsi tubuh paling penting justru terjadi di bagian dalam.

Dan dengan memperbaiki bagian dalam, bagian luar akan mengikutinya.

Pasti selama ini Anda berpikir bahwa menurunkan berat badan, artinya harus berolahraga keras dan mati-matian menahan nafsu makan.

Tapi, Anda harus tahu, ada hal-hal sederhana dan mudah untuk dilakukan, yang bisa membantu Anda membakar kalori.

Coba cek daftar yang diberikan oleh Patricia Bannan, konsultan diet dan nutrisi di  Los Angeles dan penulis buku  “Eat Right When Time Is Tight: 150 Slim-Down Strategies” dan “No-Cook Food Fixes” di bawah ini.

Kafein dapat membantu pembakaran kalori di dalam tubuh selama tiga jam setelah Anda meminumnya.

Tak suka kopi?

Coba teh. Teh juga mengandung kafein walau dalam dalam kadar yang lebih sedikit dari kopi.

Duduk di gym ball atau stabilty ball dapat membuat tubuh membakar 260 kalori lebih banyak dibanding duduk di kursi.

Ini adalah jadwal diet yang sebaiknya Anda jalankan. Dua hari dalam seminggu, batasi asupan kalori Anda. Cara ini, konon, lebih efektif dibanding berpantang kalori setiap hari.

Kunyah permen karet rendah kalori saat keinginan ngemil datang.

Dengan begitu, setidaknya Anda sudah memotong sepuluh persen total kelebihan kalori yang berasal dari camilan.

Tubuh akan membakar lebih banyak kalori dan lemak saat berada di dalam ruangan yang dingin.

Makanan pedas dapat mempercepat metabolisme sebanyak 23 persen. Tapi jangan berlebihan menambah cabai ke dalam masakan, apalagi jika pencernaan Anda tergolong sensitif.

Latihan kekuatan atau strength training dua kali seminggu, hasilnya sama saja dengan latihan tiga kali seminggu.

Orang yang dilanda stres cenderung makan lebih banyak. Sebuah penelitian mengatakan, wanita yang stres diketahui mengonsumsi sekitar seratus empat  kalori lebih banyak dari wanita yang tetap kalem.

Yang dimaksud di sini adalah botol minuman beralkohol. Minum dua botol bir dapat memerlambat pembakaran lemak sebesar hingga tujuh puluh tiga persen.

Anda sedang bertelepon atau sedang berpikir keras?

Lakukan sambil berjalan mondar-mandir. Ini bisa membakar ratusan kalori lebih banyak daripada Anda hanya duduk diam.

Ya, hanya 10 menit olahraga intensitas moderat setiap hari, akan membantu mempercepat metabolisme selama satu jam.

Mengurangi kalori pada asupan makanan tak melulu harus mengurangi hingga setengah porsi atau membuatnya menjadi terasa kurang enak, karena mesti menghilangkan bumbu tertentu.

Cara-cara sederhana berikut ini bisa menjadi solusi mengurangi kalori tanpa Anda sadari.

Perpaduan antara telur dengan susu atau keju memang akan menghasilkan omelet dengan rasa yang sempurna. Namun, kesempurnaan itu juga bisa tergantikan dengan kehadiran saus sambal sebagai pengganti keju atau susu.

Walau berbeda rasa, cita rasa bahan-bahan tersebut bisa memberikan kepuasan yang sama saat Anda memakannya. Selain mengandung nol kalori, rasa pedas pada saus sambal bisa meningkatkan metabolisme tubuh.

“Setengah cangkir buah berry segar maupun beku yang dihaluskan  hanya mengandung empat puluh kalori. Sedangkan, dua sendok makan selai berry manis mengandung sekitar seratus kalori,” kata Kally Hogan, MS, RD, Clinical Coordinator di Dubin Breast Cancer of the Tisch Cancer Institute of The Mount Sinai Hospital.

“Selain itu, buah berry memiliki banyak serat, ketimbang sirup maple atau selai manis yang akan membuat Anda cepat merasa kenyang tanpa menyebabkan lonjakan gula darah akibat banyaknya gula.”

“Persaji non-fat latte tetap saja mengandung 130 kalori dan menyumbang 19 gram karbohidrat. Bila Anda sedang berusaha mengurangi kalori harian, mengganti latte dengan kopi hitam akan memangkas sekitar 100 kalori per sekali minum,” kata Tanya Zuckerbrot, MS, MD, pencetus program F-Factor Diet.

“Satu cangkir kentang yang dihaluskan bersama butter mengandung sekitar dua ratus kalori, bila dibandingkan dengan kembang kol yang dihaluskan yang hanya mengandung delapan puluh kalori. Lebih sehatnya, kembang kol merupakan sumber utama jenis antioksidan  yang mampu menurunkan risiko kanker, salah satunya kanker payudara,” kata Hogan.

Komentar