Kopi Hijau Bisa Menurunkan Berat Badan?

Penulis: Darmansyah

Selasa, 9 Januari 2018 | 09:51 WIB

Dibaca: 1 kali

Benarkah kopi hijau bisa  membantu dalam menurunkan berat badan?

Itulah kabar yang penuh tanya dan masih diperdebatkan para ahli.

Ya, kopi hijau adalah bentuk biji yang belum dipanggang, dan mengandung sejumlah asam klorogenik.

Penelitian menunjukkan bahwa zat ini dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dengan meregulasi gen yang bertanggung jawab untuk kenaikan berat badan.

Asam klorogenik juga dapat mencegah penyerapan lemak dan meningkatkan metabolisme lemak di hati, sehingga membantu menurunkan berat badan. Selain itu, asam klorogenik juga menormalkan hormon terkait obesitas.

Jadi jelas, dari semua manfaat yang disebutkan di atas, biji kopi hijau menargetkan akar penyebab kenaikan berat badan dan karena itu bisa menjadi agen penurunan berat badan.

Untuk menyiapkan kopi hijau, belilah bungkus biji kopi hijau dari pasaran. Gunakan penggiling kopi untuk menggiling biji kopi hijau dan seduh. Jangan gunakan gula atau pemanis buatan.

Jika Anda tidak tahan dengan rasanya, tambahkan daun mint ke dalamnya. Mint memiliki sifat penurunan berat badan dan akan membantu membuang racun.

Atau, Anda juga bisa menyeduh kopi hijau Anda dengan jahe yang telah dihancurkan. Jahe juga membantu meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga menawarkan manfaat double.

Kopi hijau adalah biji kopi muda yang tidak melalui proses pemanggangan. Kopi ini diolah dari biji kopi yang dijemur hingga kering.

Biji kopi dipanen saat terlihat berwarna kemerahan pada kulit luarnya.

Biji di dalam buah kopi kemudian dipisahkan dari daging buah, dikeringkan, lalu dipilah ke tahap selanjutnya.

Setelah biji kopi kering, biji kopi akan mengeluarkan warna yang menghijau dan akhirnya disebut kopi hijau.

Tidak seperti minuman kopi umumnya, kopi hijau mengandung rendah kafein karena tidak melalui proses pemanggangan sehingga memunculkan senyawa kafein lebih sedikit.

Biji kopi hijau mengandung polifenol dan asam klorogenat  seperti ekstrak biji anggur dan teh hijau. Kandungan di dalam kopi hijau memiliki antioksidan yang membantu tubuh menetralkan zat radikal bebas berbahaya.

Asam klorogenat dapat hancur ketika biji kopi hijau dipanggang. Klorogenat  berfungsi untuk meningkatkan daya metabolisme hati, untuk membakar lemak yang banyak.

Kandungan asam klorogenat ini juga dapat membuat tubuh lambat dalam menyerap lemak sehingga dapat membantu proses penurunan berat badan.

Manfaat lainnya juga dapat menjaga kandungan gula darah dalam tubuh agar seimbang dan mencegah terjadinya tekanan darah tinggi dalam tubuh.

Penelitian pada acara Dr Oz  pada enam tahun silam, seperti dilansir WebMd mengatakan, setelah dua minggu para peserta mengonsumsi ekstrak biji kopi hijau, berat badannya berkurang sekitar dua pond atau sekitar satu kilogram.

Namun, di sisi lain, asam klorogenat sendiri tidak juga bebas dari bahaya. Asupan berlebihan dari senyawa biologi ini rupanya bisa menyebabkan masalah yang dikenal dengan sebutan hiperhomocysteine yang ternyata bisa berbahaya bagi tubuh.

Homocysteine adalah sejenis senyawa asam amino dalam tubuh yang menjadi salah satu elemen dalam darah.

Ketika jumlahnya terlalu tinggi, maka sifat darah akan cenderung merusak arteri dengan membentuk jaringan kapur pada pembuluh darah dan memicu penggumpalan darah. Kondisi ini bisa menyebabkan masalah dengan jantung serta dapat memicu stroke pada tubuh.

Jadi, apa aman menurunkan berat badan dengan kopi hijau? Selama dikonsumsi dengan takaran tidak berlebih dan dalam jangka panjang, sebenarnya menggunakan kopi hijau masih digolongkan aman.

Baiknya, kopi hijau dikonsumsi dan diimbangi dengan asupan pola makan yang sehat serta teratur. Olahraga juga akan memaksimalkan asupan kopi hijau untuk mengurangi berat badan Anda.

Selain dipandang dari sisi kegunaan mengonsumsi kopi hijau, bahan makanan herba ini tetap memiliki efek samping.

Ini disebabkan kopi hijau turut mengandung kafein, sama seperti jenis-jenis kopi lain.

Efek samping kafein yang bisa ditimbulkan meliputi kemunculan sakit kepala, sakit perut, serangan kecemasan, sulit tidur, dan/atau sering buang air kecil.

Kandungan kafein pada kopi hijau juga dapat berbahaya jika diberikan kepada kelompok orang dengan kondisi yang memiliki penyakit glaukoma, gangguan kecemasan, diabetes, tekanan darah tinggi, osteoporosis, gangguan sistem pencernaan, atau gangguan pendarahan.

Karena tidak ada bukti keamanannya, maka penggunaan suplemen kopi hijau pada anak-anak dan wanita hamil atau menyusui tidak disarankan.

Kopi hijau berisiko dapat berinteraksi dengan banyak obat-obatan, termasuk jenis pengencer darah dan stimulan. Jangan meminum kopi hijau bersamaan dengan obat herba stimulan atau suplemen lain yang mengandung kafein.

Jika Anda ingin mencoba mengonsumsi kopi hijau sebagai penurun berat badan, sangat disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Apalagi jika Anda mengalami beberapa kondisi, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi atau sedang mengonsumsi obat-obatan jenis lain.

Menggunakan kopi hijau sebagai bagian dari diet menurunkan berat badan mungkin bisa membantu, tapi para ahli sepakat bahwa tidak ada pengganti yang lebih baik daripada upaya mempertahankan kebiasaan makan secara sehat dan rutin berolahraga.

Komentar