Kopi Bermanfaat untuk Kesehatan Mata

Penulis: Darmansyah

Selasa, 25 Oktober 2016 | 08:30 WIB

Dibaca: 0 kali

Kopi lagi. Dan tentu saja manfaatnya.

Dan sebuah hasil penelitian terbaru dari ilmuwan Cornell University menambah satu lagi manfaat kopi.

Peneliti menemukan bahwa antioksidan di dalam kopi, yang disebut asam klorogenat atau dikenal dengan CLA, ternyata  dapat melindungi dan mencegah degenerasi retina.

Studi ini berhasil melakukannya pada sekelompok tikus.

Peneliti mengembangkan radikal bebas dan stres oksidatif agar mata tikus mengalami degenerasi retina. Kemudian, mereka memberikan asam klorogenat kepada sekelompok tikus untuk melihat efeknya.

Peneliti menemukan, tikus yang diberikan asam klorogenat tidak berakhir dengan kerusakan retina.

“Temuan ini penting dalam memahami makanan fungsional, yaitu makanan alami yang memberikan efek kesehatan yang menguntungkan,” kata Chang Y. Lee, profesor ilmu gizi dan penulis senior studi tersebut.

Kopi adalah minuman paling populer di dunia dan sekarang kita jadi lebih memahami apa lagi manfaat yang bisa kita dapatkan dari minuman ini.

Penelitian lain menemukan bahwa kopi  dapat membantu mencegah diabetes, Parkinson, kanker prostat, Alzheimer dan penyakit lainnya. Secara keseluruhan, bahkan kopi dapat menurunkan angka kematian.

Tetapi ada banyak faktor yang terlibat dalam cara bagaimana kopi memengaruhi kesehatan.

Salah satunya adalah, bagaimana cara tubuh memetabolisme kafein sehingga memiliki dampak baik untuk Anda.

Di sisi lain, orang-orang dengan disposisi genetik jantung tertentu, memiliki risiko lebih tinggi mendapat gangguan kardiovaskular jika mereka minum kopi.

Sebuah studi dari Harvard University menemukan bahwa minum kopi hingga enam cangkir perhari tidak memiliki efek kesehatan yang merugikan pada orang-orang di usia 50-60 an tahun.

Dr Rob van Dam, asisten profesor di Departemen Gizi Harvard, menulis bahwa kopi sebenarnya hal yang relatif sulit untuk dipelajari.

Seringkali orang berpikir kopi hanya mengandung kafein. Padahal sebenarnya, minuman ini mengandung ratusan senyawa yang berbeda di dalamnya.

Karena kopi mengandung begitu banyak senyawa yang berbeda, minum kopi dapat menyebabkan hasil kesehatan sangat beragam pada masing-masing orang. Ada orang yang mendapat manfaat, namun ada juga yang merasa dirugikan.

Namun, kebanyakan penelitian menemukan fakta bahwa kopi tidak merugikan untuk sebagian besar orang.

Van Dam berkata, “Untuk populasi umum, bukti-bukti menunjukkan bahwa minum kopi tidak memiliki efek kesehatan yang merugikan secara serius. Tapi penting juga untuk diingat, sebagian besar penelitian itu menggunakan kopi hitam murni berkualitas baik, walau ada juga yang ditambah sedikit susu atau gula di dalamnya.”

Para peneliti berharap bahwa dengan penelitian lebih lanjut, mereka akan dapat mengetahui apakah asam klorogenat mampu menembus penghalang darah retina.

Jika mengonsumsi kopi mampu membawa CLA langsung ke retina, mungkin nantinya para ilmuwan dapat membuat resep khusus yang dapat Anda nikmati setiap hari untuk mencegah kerusakan mata.

Dalam penelitian lainnya, terungkap kebiasaan minum kopi dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2.

Penelitian ini dilakukan dengan mengukur konsumsi kopi terhadap seribuan orang dewasa di Athena.

Peneliti juga mengambil sampel darah untuk mengukur stres oksidatif dan peradangan.

Sepuluh tahun kemudian, peneliti menindaklanjuti responden tersebut dan ditemukan 13 persen pria dan 12 persen wanita menderita diabetes. Mereka adalah responden yang tidak rutin minum kopi.

Para peneliti percaya, manfaat ini diperoleh karena biji kopi mengandung antioksidan yang dapat menurunkan peradangan.

Dari sampel darah responden penelitian menunjukkan, mereka yang biasa minum kopi lebih rendah mengalami inflamasi atau peradangan.

“Kandungan antioksidan dari kopi mungkin bermanfaat, tetapi penelitian lebih lanjut masih diperlukan,” kata pemimpin peneliti Demosthenes B Panagiotakos dari Harokopio University di Athena, Yunani seperti dikutip dari Reuters.

Sebelumnya, penelitian tahun  empat tahu silam menemukan bahwa orang yang minum empat atau lebih cangkir kopi per hari, lima puluh persen lebih rendah risiko terkena diabetes. Alasan lain kopi baik untuk kesehatan, yaitu dapat menurunkan stres, bahkan menurunkan risiko disfungsi ereksi.

Sementara itu, laman situs “mens health,” dalam tulisan terbarunya mengungkapkan, kopi hitam rendah gula tidak hanya dapat melawan diabetes dan beberapa tipe kanker, tetapi juga dapat meningkatkan memori dan mengurangi stres.

Dan, menurut sebuah studi dalam World Journal of Biological Psychiatry, kopi hitam benar-benar dapat meningkatkan harapan hidup pasien depresi.

Para peneliti Harvard menganalisis data dari  berbagai tingkat stres dan depresi dalam tiga survei nasional yang berbeda.

Setiap empat tahun, mereka menganalisa berapa banyak kopi dan bentuk lain dari kafein yang peserta konsumsi.

Mereka juga melihat sertifikat kematian peserta, menemukan bahwa 277 dari peserta telah bunuh diri.

Peneliti menemukan, orang yang minum antara dua hingga empat cangkir kopi hitam per hari hanya memiliki setengah kemungkinan untuk meninggal akibat bunuh diri.

Para penulis mencatat bahwa ini merupakan manfaat kafein, karena orang-orang yang minum kopi tanpa kafein tidak mengalami manfaat ini.

Bahkan, jika seseorang tidak berisiko untuk bunuh diri, temuan ini memang membuktikan bahwa kopi dapat mengurangi gejala depresi, dengan cara memicu pelepasan endorfin yang mirip dengan obat antidepresan.

Hasil studi Harvard lain juga menemukan, bahwa perempuan memiliki risiko lima belas persen lebih rendah untuk mengembangkan depresi ketika mereka minum setidaknya dua cangkir kopi per hari dan dua puluh persen lebih rendah ketika mereka minum setidaknya tiga cangkir kopi.

Komentar