Kopi Peringatan Kanker di California, AS

Penulis: Darmansyah

Senin, 2 April 2018 | 10:15 WIB

Dibaca: 1 kali

Kabar mengejutkan datang dari produk kopi di California, Amerika Serikat

Para produsen di negara bagian itu  bakal mengikuti jejak produk rokok yang wajib menyematkan label peringatan bahaya kesehatan.

Hakim di California baru saja menetapkan keputusan awal bahwa setiap produk kopi harus dijual dengan peringatan dapat menyebabkan penyakit kanker.

Seluruh warung kopi juga harus membubuhkan peringatan itu dalam menu kopi yang ditawarkan.

Peringatan ini berawal dari tuntutan lembaga nonprofit Council for Education and Research on Toxics  atau dikenal dengan CERT yang menemukan beberapa senyawa berbahaya yang muncul dalam proses pembakaran kopi.

Seperti ditulis di laman “cnn” hari ini, Senin, 02 April,  pengadilan California menerima daftar senyawa itu.

Salah satunya adalah karsinogen yang merupakan senyawa yang dapat memicu berkembangnya sel kanker.

Pengadilan menyebut senyawa itu terdapat pada kopi dalam jumlah yang banyak. Tuntutan CERT yang meminta penggunaan label peringatan bahaya kanker itu sudah didaftarkan sejak delapan tahun  lalu.

“Ini belum keputusan final, tapi ini berita besar dan saya lega setelah perjuangan selama delapan tahun. Ini hari yang baik untuk kesehatan publik,” kata pengacara Raphael Metzger.

Berdasarkan laporan The Daily Meal, tuntutan CERT itu mengacu pada hukum California yang mengharuskan penggunaan label peringatan untuk semua produk yang dapat meningkatkan risiko kanker.

Di sisi lain, produsen dan perusahaan warung kopi justru menentang keputusan ini.

Mereka beranggapan kandungan berbahaya itu hanya berjumlah kecil dan dapat ditoleransi oleh tubuh. Namun, pengadilan menolak alasan itu.

“Kopi sudah terbukti merupakan hidangan yang sehat. Tuntutan ini hanya membuat publik menjadi bingung,” kata Presiden National Coffe Association William Murray.

Saat ini, sekitar tiga belas perusahaan besar yang terlibat dalam tuntutan itu termasuk Starbucks dan 7-Eleven mesti menunggu hingga 10 April untuk memasukkan penolakan.

Setelah itu, pengadilan akan memberikan keputusan akhir.

Selain masalah label itu, menurut media yang sama,bagi mereka yang punya masalah dengan pencernaan, minum kopi dalam keadaan perut kosong bisa jadi bencana.

Tak hanya bagi mereka yang punya masalah pencernaan, rupanya minum kopi dalam keadaan perut kosong juga berbahaya bagi mereka yang berperut sehat.

Meski rasanya pahit, kopi mengandung asam. Minum kopi dalam keadaan perut kosong dapat meningkatkan kadar asam lambung.

Asam lambung bersifat korosif dan bisa merusak lambung jika didiamkan tanpa isi apapun apalagi ditambah dengan kopi.

Asam lambung meningkat membuat perut terasa mual, pusing hingga dapat menyebabkan vertigo.

Bahkan dilansir dari Positive Med, kadar asam lambung yang tinggi dapat mengakibatkan sejumlah masalah pencernaan, seperti radang perut, rasa panas dalam perut serta sindrom iritasi usus besar.

Kopi ‘murah’ biasanya mengandung asam lebih tinggi. Oleh karenanya lebih disarankan untuk mementingkan kualitas daripada kuantitas kopi.

Kopi dikenal mengandung kafein. Kafein berperan dalam mempercepat pengeluaran cairan dalam tubuh melalui kinerja ginjal.

Orang yang gemar minum kopi, juga gemar ke kamar kecil untuk buang air karena kafein.

Hal ini mengakibatkan tubuh tak memiliki waktu untuk penyerapan mineral seperti, seng, magnesium, kalsium serta mineral penting lainnya.

Minum kopi saat perut dalam keadaan kosong membuat tubuh kekurangan magnesium. Kekurangan magnesium dapat memicu timbulnya sederet masalah kesehatan antara lain, kerusakan gigi, osteoporosis, migrain, hipertensi dan penyakit jantung.

Selain mengganggu penyerapan mineral penting, minum kopi saat perut kosong berakibat pada dehidrasi. Sering buang air kecil membuat tubuh kehilangan cairan secara drastis.

Dehidrasi dapat membuat tubuh lemas, sakit kepala bahkan pingsan.

Kopi sebagai menu sarapan tanpa diawali makanan membuat produksi hormon serotonin terhambat.

Padahal hormon ini bertanggungjawab atas perasaan senang, kebahagiaan, dan rasa nyaman.

Kekurangan hormon serotonin dapat mengakibatkan penyakit yang berhubungan dengan mental misalnya depresi.

Dilansir dari Natural Society, minum kopi saat perut kosong bisa mengakibatkan ‘terbuangnya’ hormon kortisol atau hormon stres langsung pada aliran darah. Akibatnya, tubuh jadi haus akan asupan gula, sulit berpikir jernih dan mengganggu pola tidur.

Komentar