Kolesterol Rendah Bebas Sakit Jantung?

Penulis: Darmansyah

Rabu, 31 Oktober 2018 | 13:23 WIB

Dibaca: 1 kali

Anda memiliki kolesterol rendah?

Dan apakah dengan kolesterol rendah Anda bias terhindar dari penyakit jantung?

Jawabannya belum tentu.

Nah, meskipun ditakuti oleh semua orang, dalam realitanya kita jarang melakukan pemeriksaan kolesterol sehingga tidak mengetahui kondisi kolesterol dalam tubuh.

Padahal, kita akan kesulitan untuk melakukan pengendalian kadar kolesterol tubuh jika tidak mengetahui seberapa banyak kadar kolesterol dalam darah kita.

Jika sampai kolesterol sudah sangat tinggi, maka risiko untuk terkena penyakit jantung dan stroke akan meningkat.

Hanya saja, jika kita memiliki kadar kolesterol yang rendah, apakah hal ini berarti kita sudah terbebas dari risiko terkena penyakit jantung?

Menurut pakar kesehatan, untuk memastikan apakah seseorang memiliki risiko terkena penyakit jantung atau tidak, maka pemeriksaan kadar kolesterol dilakukan dengan lengkap, baik itu kolesterol total, kolesterol jahat atau LDL, kolesterol baik atau HDL, dan kadar trigliserida.

Perbandingan antara kadar kolesterol total dan kolesterol baik bisa menjadi penentu apakah kita berisiko terkena penyakit jantung atau tidak.

Sebagai contoh, jika kadar kolesterol darah total ada di angka seratus delapan puluh mg/dL, kita biasanya akan diberitahu bahwa kadar kolesterol masih berada di dalam kadar normal.

Hanya saja, jika kadar kolesterol baik atau HDL hanyalah 30 mg/dL atau sangat rendah, maka hal ini menandakan bahwa perbandingan kolesterol total dengan kolesterol baik sangat tidak seimbang, yakni enam  berbanding satu

Hal ini menandakan bahwa kita memiliki risiko terkena penyakit jantung yang cukup tinggi.

Sementara itu, jika kadar kolesterol total mencapai 240 mg/dL atau seringkali dianggap sudah melebihi batas normal namun kadar kolesterol baik di dalam tubuh juga cukup tinggi, yakni  delapan puluh mg/dL, bisa jadi risiko terkena penyakit jantung tidak sebesar perbandingan sebelumnya.

Hanya saja, mengingat pakar kesehatan menyarankan kita untuk menjaga kadar kolesterol di bawah 200 mg/dL, ada baiknya memang kita sebaik mungkin menjaga kadar kolesterol total lebih rendah dari angka tersebut dan memastikan bahwa kadar kolesterol baik di dalam tubuh tetap tinggi sehingga mampu mencegah datangnya penyakit berbahaya.

Cara untuk menjaga kadar kolesterol tetap dalam kondisi seimbang adalah dengan menjaga pola makan tetap sehat, rajin berolahraga, mengelola stres dengan lebih baik, tidak merokok dan minum alkohol, serta selalu mendapatkan waktu tidur yang cukup setiap malam.

Selain itu masih ada pertanyaan yang tersisa.

Banyak orang yang mengalami tangan berkeringat berlebihan, yang dianggap bahwa itu salah satu gejala penyakit jantung.

Padahal keringat berlebih dapat disebabkan berbagai faktor. Salah satunya yaitu kegiatan yang berlebihan atau akibat dari konsumsi obat kimia dapat menyebabkan kelenjar keringat bermasalah.

Dalam bidang kedokteran, keringat berlebih disebut dengan hiperhidrosis, adalah sekresi (pengeluaran) keringat dalam jumlah yang lebih besar dari yang dibutuhkan untuk mendinginkan tubuh.

Biasanya kelebihan keringat tersebut terdapat pada telapak tangan, telapak kaki, dan ketiak. Kecemasan, rasa malu serta gangguan aktivitas sehari-hari dapat disebabkan oleh hiperhidrosis.

Komentar