Kolesterol? Apa Sebenarnya Kolesterol Itu

Penulis: Darmansyah

Kamis, 25 Oktober 2018 | 09:04 WIB

Dibaca: 1 kali

Kolesterol?

Ya, kolesterol.

Banyak orang yang mampu menyebutnya dengan fasih tapi sebagian dari mereka tidak tahu apa itu sebenarnya kolesterol.

Dan banyak pula yang mengatakan kalau kolesterol itu jahat.

Banyak yang mengatakan kalau kolesterol itu jahat.

Namun tahukah Anda jika kolesterol adalah zat alami yang dimiliki tubuh?

Tentu kolesterol itu tidak berbahaya.

Sebenarnya, apa sih kolesterol itu?

Jika tak berbahaya, apa fungsi kolesterol bagi tubuh?

Kolesterol adalah zat berlilin yang terdapat pada seluruh sel tubuh. Faktanya, kolesterol adalah zat yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan hormon, vitamin D dan produk penting lainnya.

Secara alami, zat ini terbentuk di dalam organ

Kolesterol akan berpindah melalui aliran darah dalam bentuk kecil dengan mengikat protein, maka itu disebut dengan lipoprotein.

Adadua  tipe lipoprotein, yaitu low-density lipoproteins atau LDL dan high-density lipoproteins  atau HDL.

Kolesterol LDL dikenal sebagai kolesterol jahat, karena jika kadar kolesterol ini tinggi dapat menyebabkan penumpukan lemak di dalam pembuluh darah.

Akhirnya, timbul berbagai masalah kesehatan, seperti serangan jantung, stroke, hingga gagal jantung.

Sementara itu, kolesterol HDL biasanya dianggap kolesterol baik karena membawa lemak dari bagian tubuh kembali ke hati.

Jadi kolesterol baik ini akan ‘membersihkan’ semua lemak-lemak yang biasanya tertinggal di dalam pembuluh darah dan organ, agar selanjutnya dapat diolah oleh hati.

Agar Anda terhindar dari berbagai risiko penyakit kronis, maka Anda harus memiliki kadar LDL dan HDL yang normal.

Kolesterol adalah zat yang alami yang ada di dalam tubuh. Namun sayangnya jika berlebihan di dalam darah akan menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah.

Kondisi ini akan membuat aliran darah terganggu dan akhirnya membatasi asupan darah ke jantung.

Asupan darah yang tidak cukup dapat menyebabkan nyeri dada. Apabila asupan darah benar-benar terpotong, Anda akan mengalami serangan jantung.

Kebanyakan kondisi kadar kolesterol tinggi pada awalnya tidak menimbulkan gejala apapun, sehingga banyak orang yang tak menyadarinya.

Maka itu, penting untuk selalu memeriksa kolesterol darah.

Menurunkan kadar kolesterol sangat membantu mengurangi risiko penyakit dan serangan jantung.

Bahkan jika Anda telah memiliki penyakit jantung, menjaga kadar kolesterol tetap terkendali dapat membantu meningkatkan kemungkinan bertahan Anda.

Beberapa hal yang dapat memengaruhi kadar kolesterol adalah mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol meningkatkan kadar kolesterol darah Anda.

Berat badan. Berat badan berlebih meningkatkan risiko terhadap penyakit jantung. Mengurangi berat badan dapat membantu Anda menurunkan kadar kolesterol Anda.

Tidak aktif. Gaya hidup yang jarang bergerak adalah faktor risiko untuk kadar kolesterol yang tinggi dan penyakit jantung.

Aktif secara fisik juga membantu Anda mengurangi berat badan.

Maka dari itu, memiliki gaya hidup yang sehat adalah cara yang baik untuk mengendalikan kadar kolesterol Anda.

Pilihlah makanan dengan lemak jenuh yang rendah dan rendah kolesterol dengan banyak serat yang mudah larut.

Pilihlah daging tanpa lemak, ikan, unggas tanpa kulit, gandum utuh, buah dan sayuran.

Batasi konsumsi makanan yang tinggi kolesterol seperti hati dan daging organ lainnya, kuning telur dan produk susu penuh lemak.

Selain itu, cobalah untuk bergerak sebanyak mungkin. 30 menit aktivitas direkomendasikan bagi semua orang.

Komentar