Ketika Lemak Perut Jadi Masalah

Penulis: Darmansyah

Jumat, 17 Maret 2017 | 08:28 WIB

Dibaca: 0 kali

Lemak perut?

Ya. Dan ia layak dinobatkan sebagai punca masalah bagi tubuh karena kebandelannya untuk bisa disingkirkan.

Lemak ini sangat tidak mudah untuk dihilangkan.

Meski Anda sudah menghabiskan waktu berjam-jam berolahraga dan menahan lapar, lemak di bagian tengah tubuh ini tetap saja membukit.

Bukan cuma tak sedap dipandang, lemak perut sejatinya juga berbahaya.

Banyak pakar kesehatan yang mengatakan bahwa lingkar perut yang besar lebih berbahaya bagi tubuh dibanding berat badan yang kelebihan.

Jadi, upaya untuk mengecilkan lingkar perut memang penting dilanjutkan.

Agar strategi itu berhasil, ketahui apa saja penyebab lemak perut sulit dihilangkan.

Laman “womenhealth,” hari ini, Jumat, 17 Maret 2017, menuliskan tentang penyebab kebandelan lemak perut ini.

Salah satunya disebutkan faktor stress.

Stres terkait erat dengan hormon adrenalin yang akan meningkatkan kemampuan tubuh menyimpan ekstra kalori di sekitar perut.

“Jika Anda berusaha menurunakn berat badan dengan mengurangi kalori, lemak di bagian tubuh lain yang akan mulai berkurang sebelum di bagian perut,” kata Georgie Fear, ahli gizi dan penulis buku Lean Habits for Lifelong Weight Loss.

Penelitian juga mendukung pendapat tersebut. Wanita yang indeks massa tubuhnya normal tapi stres, cenderung memiliki lemak perut lebih banyak.

Bagaimana dengan latihan otot perut?

Melakukan latihan otot hanya pada satu bagian tubuh saja tidak akan efektif.

“Latihan otot perut memang akan menguatkan bagian batang tubuh, tetapi tidak akan mengurangi jumlah lemak di bagian perut,” kata Albert Matheny, pelatih kebugaran dan ahli gizi.

Dengan kata lain, meski Anda sudah rutin sit-up, plank, atau crunches, kalori yang terbakar tidak akan banyak.

Mulailah fokus pada gerakan-gerakan untuk otot di seluruh tubuh.

Semakin banyak massa otot yang dilatih, makin banyak kalori yang dibakar dan makin besar peluangnya lemak perut terkikis.

Jika Anda sering mengonsumsi gula yang ditemukan pada berbagai jenis makanan yang diproses, kemungkinan besar lemak perut Anda juga banyak.

Ini karena tubuh memetabolisme gula fruktosa secara berbeda dibanding gula lainnya.

Buah memang mengandung fruktosa, tetapi mengurangi konsumsi buah bukan solusinya.

Justru Anda perlu mengurangi makanan kemasan yang mengandung gula, termasuk soda, camilan kemasan, dan juga makanan yang dibekukan.

Kebanyakan wanita mengeluhkan perut mereka buncit, meski sebenarnya penyebabnya bukan lemak.

Ada kondisi penyakit tertentu yang menyebabkan perut terus menerus kembung, misalnya sindrom iritasi usus, penyakit celiac, laktosa intoleran, dan gangguan pencernaan lainnya.

Untuk mengurangi kembung, konsumsi makanan tinggi serat secara rutin, misalnya buah, sayur, dan kacang-kacangan, untuk menyehatkan usus.

Hindari makanan yang mengandung gula dan alkohol karena dapat memicu gas di perut.

Lantas, bagaimana kalau dilakukan sedot lemak.

tindakan liposuction tidak bisa memberikan hasil yang sangat drastis dalam waktu singkat. Jumlah aman maksimum lemak yang bisa disedot adalah tiga hingga empat liter.

Semakin banyak volume lemak yang dibuang dalam satu hari, semakin besar risiko komplikasinya.

Bila pasien terlalu gemuk dan memiliki banyak bagian lemak yang harus dihilangkan, disarankan untuk melakukan tindakan liposuction terpisah dengan jeda sekitar satu bulan.

Tindakan liposuction juga tidak dapat dilakukan pada semua jenis kelebihan lemak perut. Perut buncit belum tentu bisa diatasi dengan sedot lemak.

Misalnya saja untuk jenis perut buncit beer belly atau perut bir yang kulitnya tipis.

Ia menjelaskan, sebelum tindakan sedot lemak dokter akan melakukan rontgen untuk melihat ketebalan lemak.

Baru nanti ditentukan jumlah lemak yang akan diambil.

Otot-otot di sekitar perut juga akan dicek, apakah ada hernia atau tidak.

Kalau ternyata ada, percuma disedot lemak karena tetap akan buncit, karena pada dinding perutnya ada lemaknyaa.

Pada wanita yang obesitas, biasanya sedot lemak saja tidak akan memberikan hasil yang terlalu signifikan karena ada bagian kulit yang menggelambir sehingga perut masih tampak besar.

Untuk mengatasinya, selain sedot lemak juga perlu dilakukan tummy tuck atau menarik kulit.

Prosedur tummy tuck dapat membuat kulit menjadi kencang kembali, memperhalus, bahkan mengurangi stretch mark.

Perlu diketahui pula bahwa hasil dari sedot lemak ini tidak permanen.

Bila setelah operasi berat badan Anda naik, maka bisa terjadi lagi penumpukan lemak di sekitar perut walau tidak sebesar sebelumny

Komentar