Keriput? Awas Itu Isyarat Penyakit

Penulis: Darmansyah

Senin, 20 Juni 2016 | 10:49 WIB

Dibaca: 0 kali

Kulit keriput?

Wah, so pasti tidak enak untuk setiap oranf apalagi wanita.

Sebenarnya keriput itu sendiri adalah proses alami penuaan.

Dimulai dari hadirnya  garis halus sekitar bibir dan mata, serta garis-garis penuaan yang mulai mengitari bagian leher, merupakan tanda penuaan yang tak bisa dihindari.

Namun, bertambahnya usia bukan satu-satunya penyebab munculnya keriput.

Beberapa faktor ini, bisa membuat keriput lebih cepat datang, seperti  kata Mona Gohara, MD, seorang profesor klinis dermatologi di Yale School of Medicine, sembilan puluh persen dari tanda-tanda penuaan datang akibat paparan sinar ultraviolet

Masalah muncul ketika terlalu banyak orang yang hanya menggunakan tabir surya untuk momen tertentu, seperti saat berenang, pergi ke pantai, atau liburan.

Padahal, menurut Gohar, seseorang dapat terpapar sinar UV saat mengemudi atau menaiki kendaraan.

Walau paparan kecil sinar matahari tak langsung merusak kulit, bila ini terjadi setiap hari tanpa perlindungan, kerusakan kecil pada kulit bisa terakumulasi dan membuat kulit terlihat kering dan membentuk garis pada usia berapapun. Intinya, jangan pernah meninggalkan rumah tanpa SPF.

Gula adalah “musuh besar” untuk pinggang Anda, tetapi gula juga dapat mengacaukan keremajaan kulit Anda.

“Kulit adalah organ, dan gula tidak baik untuk organ apapun,” kata Gohara.

ia menjelaskan, bahwa gula bersama dengan karbohidrat tinggi lainnya mempromosikan peradangan kulit serta proses yang disebut glikasi.

Ini menciptakan molekul yang mengikat kolagen dan elastin dan melemahkan mereka.

Radikal bebas yang dihasilkan polusi udara sangat buruk bagi kulit.

Penelitian telah menemukan, bahwa orang-orang yang sering terpapar knalpot mobil dan polutan lingkungan lainnya lebih mungkin untuk mengalami keriput di usia tiga puluhan.

Gohara menganjurkan, mengonsumsi makanan kaya antioksidan seperti berry segar, sayuran hijau, dan lemak ikan, bisa membantu menetralisir radikal bebas.

Anda juga bisa menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung antioksidan seperti serum vitamin C serum sebagai pelindungan kulit ganda.

Memotong waktu tidur karena berselancar di sosial media bisa menimbulkan kelelahan, baik bagi tubuh dan mata.

Menjadi kombinasi buruk yang mengarah ke peningkatan kadar kortisol, hormon stres pro-inflamasi yang memberikan kontribusi munculnya keriput.

Gohara mengingatkan, kulit meregenerasi dirinya saat Anda sedang tidur. Jadi jika Anda tidak tidur cukup, Anda akan kehilangan proses regenerasi kulit.

Selain peningkatan risiko kanker, penyakit jantung, dan berbagai penyakit paru-paru, fakta menunjukkan bahwa rokok juga akan membuat Anda terlihat tua.

Gohara mengatakan, “mengerucutkan bibir Anda saat merokok, memicu munculnya garis-garis halus di sekitar mulut Anda. Di tambah radikal bebas pada rokok dapat menghilangkan kekenyalan kulit, membuatnya terlihat pucat, dan kasar.”

Walau tak memberikan dampak langsung, rokok hanya membutuhkan waktu 10 tahun untuk mulai memunculkan garis halus di usia berapapun.

Mungkin tidak tahu bahwa  keriput juga bisa mengungkapkan risiko penyakit.

Kulit sebenarnya bisa menjadi “jendela” bagi tulang.

Menurut penelitian terhadap seratus  wanita berusia akhir empat puluhan dan awal lima puluhan diketahui, mereka yang memiliki keriput paling banyak dan paling dalam ternyata tingkat kepadatan tulangnya paling rendah.

“Kulit dan tulang memiliki semacam pengikat yang sama, kelompok protein yang disebut kolagen, yang akan berkurang seiring dengan usia,” kata Lubna Pal, peneliti.

Kerutan diagonal di bagian cuping telinga ternyata bisa menjadi tanda awal gangguan jantung.

Salah satu teori menyebutkan, keriput itu disebabkan oleh rusaknya pembuluh darah kecil di dekat telinga.

Hal ini juga bisa menggambarkan perubahan pembuluh darah di sekitar jantung.

Seorang wanita yang wajahnya terlihat lebih muda dari usianya, alias wajahnya tidak berkeriput, cenderung memiliki tekanan darah yang lebih rendah.

Selain itu, pria dan wanita yang berasal dari keturunan yang berumur panjang cenderung memiliki keriput lebih sedikit di bagian lengan atas.

Saat kita sedang stres, tanpa sadar kita menautkan alis yang lama kelamaan garisnya akan terlihat nyata dan menjadi permanen.

Namun kerutan tersebut sebenarnya juga bisa ditemukan di bagian tubuh lain.

Ini karena saat kita terus menerus cemas, tubuh akan memompa stres hormon dalam jumlah banyak dan berakibat pada penurunan kadar kolagen di kulit.

Komentar