Kebiasaan Yang Bisa Bikin Anda Cepat Tua

Penulis: Darmansyah

Senin, 15 September 2014 | 08:04 WIB

Dibaca: 0 kali

“Anda kok nggak tua-tua!” Itu sapaan seorang teman sebaya, yang telah memasuki usia menula, kepada sahabatnya ketika bersua di sebuah pertemuan. Dan pada kesempatan lain, seorang rekan berbisik,”usianya masih muda tapi perawakannya macam kakek-kakek.”

Sapaan dan bisikan itu sering kita jumpai di lingkungan pergaulan. Dan jamak menjadi pembicaraan.

Memang ada sebagian orang yang terlihat lebih muda dari usianya. Sebaliknya, ada juga orang yang masih muda tapi sering dikira berusia lebih tua.

Untuk dicamkan, penuaan memang merupakan hal yang tidak bisa dihindari, namun seberapa cepat Anda menua tergantung pada gaya hidup dan kebiasaan Anda.
Bila penampilan wajah yang menua tidak terlalu menjadi masalah bagi Anda, namun ingat, penuaan bukan hanya terjadi di wajah. Sel-sel tubuh pun bisa mengalami penuaan yang berakibat pada meningkatkan risiko penyakit.

Untuk “mencegah” penuaan yang lebih cepat inilah, situs “foxnews” memberikan beberapa tip kepada kita agar memperhatikan kebiasaan yang bisa memicu kita jadi kakek-nenek di usia masih produktif.
Menurut “foxnews,” ada hal yang perlu dikathui dari kebiasaan yang salah sehingga mempercepat proses penuaan.

Hindarilah mencuci wajah dengan sabun yang mengandung alkalinsebab kulit memiliki lapisan alami yang bersifat protektif. Ketika terbiasa mencuci wajah dengan sabun mandi yang kaya dengan alkalin untuk membersihkan wajah, maka hal itu akan merusak lapisan ini dan membuat kulut kering. Kulit kering sangat rentan menjadi keriput yang membuat kesan tua.

Jagalah pola makan, dan jauhi makanan yang tidak sehat. Makan terlalu banyak daging olahan dan lemak, misalnya, tak hanya dapat menambah lingkar pinggang Anda, tetapi juga mempengaruhi penampilan tubuh secara keseluruhan.

Karena itu, sebaiknya perkaya makan makanan alami seperti sayur dan buah yang juga mampu memberikan Anda nutrisi dan antioksidan yang bermanfaat bagi kulit, otot, dan tubuh.

Jangan pernah mengurangi jadwal tidur.Tidak mendapat cukup tidur dapat meningkatkan risiko kesehatan seperti obesitas dan penyakit jantung. Kurang tidur mempengaruhi fungsi seluruh organ termasuk kulit, organ terluas yang meliputi seluruh tubuh.

Gunakanlah tabir surya terutama untuk menghindari radiasi sinar ultraviolet dapat menyebabkan jaringan kolagen dan elastis rusak sehingga kulit lebih mudah keriput. Menggunakan tabir surya mampu melindungi kulit dari paparan cahaya yang memberikan dampak buruk padanya.

Jagalah kebugaran dengan memiliki jadwal olahraga yang tetap. Olahraga secara rutin mampu melancarkan peredaran darah. Berolahraga juga dapat mengencangkan otot dan mencegah kulit menjadi keriput. Maka berolahraga lah untuk tampak selalu awet muda!

Sementara itu situs “healthmeup,” menambahkan, agar Anda tampil prima dan kelihatan awet muda, jangan pernah kompromi dengan makanan yang tidak sehat.

Seorang ahli gizi, Jaime Mass mengatakan, beberapa jenis makanan maupun minuman ternyata juga bisa membuat kulit cepat keriput sehingga penampilan terlihat lebih tua.

Ada dua alasan mengapa demikian. Pertama, beberapa makanan dapat menyebabkan inflamsi dan kerusakan radikal bebas dalam tubuh yang dapat merusak kulit, sama seperti ketika Anda berjemur di bawah matahari dan menghisap rokok.

Kedua, menurut Samantha B. Conrad, MD dari Northwestern Medicine health system clinician in dermatology, jika Anda mengosumsi makanan yang tidak baik untuk kulit, makanan tersebut tidak bisa mengurangi kerusakan sel kulit untuk membuat Anda terlihat lebih muda.

Mangsaup gula ternyata tak semanis rasanya untuk kesehatan tubuh. Kelebihan gula dalam tubuh tidak baik untuk kesehatan. Ketika gula dalam darah terikat protein, maka akan membentuk protein yang tak bermanfaat atau dikenal dengan advanced glycation end products. Tak hanya membuat fungsi protein menurun dalam tubuh, tetapi juga membuat kulit rusak. Proses glycation yang memproduksi protein inflamasi dalam tubuh dapat mempercepat penuaan kulit.

Jauhi daging panggang. Makanan yang dipanaskan pada suhu tinggi juga melalui proses glycation. Makanan yang dipanggang pada suhu di atas 300 derajat celcius memicu produksi pro-inflamasi pro-inflammatory heterocyclic amines dan polycyclic aromatic hydrocarbons. Keduanya dinilai tidak baik untuk kulit.

Gorengan dan alkohol singkirkan. Makanan yang digoreng tak hanya bisa membuat Anda bertambah gemuk. Gorengan menyebabkan kerusakan kolagen pada kulit sehingga kulit Anda terlihat mengkerut.

Meminum alkohol yang berlebihan dapat merusak fungsi hati. Jika hati rusak, maka dampaknya akan terjadi pada kulit. “Ketika hati rusak atau tidak berfungsi dengan baik dan menghilangkan racunnya dari tubuh, Anda mungkin hanya bisa melihat efeknya pada kulit Anda,” ujar Mass.

Konsumsi alkohol juga memperburuk kualitas tidur Anda. Padahal, tidur adalah saatnya bagi kulit untuk “beristirahat” setelah terkena sinar mata hari, debu, maupun kosmetik. Kurang tidur justru akan menimbulkan masalah pada kulit.

Buang dari daftar menu Anda makanan kemasan. Sebuah studi mencatat bahwa di negara-negara yang hanya sedikit mengonsumsi makanan olahan, memiliki kulit lebih sehat sehat daripada di negara-negara yang makan kemasan. Seperti diketahui, makanan olahan menggunakan pengawet yang tentunya mengandung garam. Garam sendiri dapat membuat kulit kering dan dapat merusak pembuluh kapiler di kulit.

sumber : foxnews dan healthmeup.com

Komentar