Kebiasaan Marah Bisa Memicu Kolesterol

Penulis: Darmansyah

Kamis, 21 Juni 2018 | 15:51 WIB

Dibaca: 0 kali

Mengonsumsi makanan yang tidak sehat serta kebiasaan malas gerak merupakan beberapa faktor yang turut memengaruhi kejadian kolesterol tinggi.

Di balik itu, tahukah Anda bahwa sering marah juga bisa berujung pada keadaan berbahaya tersebut?

Penelitian terbaru mengatakan bahwa sering marah merupakan salah satu tindakan yang dapat menyeret seseorang pada kejadian kolesterol tinggi. Mengapa ini bisa terjadi?

Terdapat dua macam lipoprotein yang mengangkut kolesterol di dalam tubuh, yaitu yaitu Low Density Lipoprotein  dan High Density Lipoprotein

Ini adalah kolesterol jahat yang dapat menyebabkan penumpukan kolesterol di pembuluh darah Anda.

Peristiwa tersebut dapat menyebabkan beberapa penyakit yang dapat berakibat fatal bagi tubuh, seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke.

Ini adalah kolesterol baik yang memproses sejumlah kolesterol jahat ke hati untuk dikeluarkan oleh tubuh.

Kadar HDL yang tinggi kerap dihubungkan dengan peningkatan fungsi tubuh dalam hal melawan peradangan. Ini berarti, kadar HDL yang tinggi dapat memperkecil risiko serangan jantung dan penyakit pembuluh darah lainnya

Secara umum, kolesterol sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh untuk membuat hormon, vitamin D, dan membantu proses pencernaan makanan.

Namun, jika kadarnya berlebihan dalam tubuh, kolesterol, khususnya LDL, dapat menyebabkan penyakit darah tinggi (hipertensi), diabetes, jantung, stroke, bahkan kematian mendadak.

Studi dari Ohio State University membandingkan kadar kolesterol dengan respons orang dalam menghadapi masalah.

Para ahli menemukan bahwa orang yang merespons masalah dengan kaku dan marah-marah memiliki kadar kolesterol jahat yang lebih tinggi.

Tak sekadar itu, peneliti juga menyebutkan bahwa orang yang menahan amarahnya rentan memiliki kadar kolesterol jahat yang tinggi.

Terkait hal itu, para ahli menyebutkan bahwa tubuh akan melepaskan lemak dari jaringan ke dalam peredaran darah ketika amarah memuncak.

Pelepasan lemak ini adalah sumber energi yang merupakan respons kelangsungan hidup tubuh “fight or flight” terhadap bahaya.

Peristiwa ini adalah sikap alami tubuh yang tidak bisa dikendalikan.

Marah-marah juga diketahui sebagai peristiwa yang membebani pikiran alias memicu stres.

Dalam hal ini, sebuah studi menemukan bahwa orang yang stres memiliki kadar kolesterol yang tidak normal, kolesterol baik rendah dan kolesterol jahat tinggi.

Para ahli pun mengatakan bahwa stres dapat berujung pada pola makan yang kurang terstruktur, sehingga berat badan berlebih kerap tak bisa dihindari.

Akibatnya, risiko terhadap kolesterol tinggi menjadi lebih tinggi lagi.

Lebih lanjut, tubuh juga mengeluarkan hormon kortisol dan adrenalin saat stres melanda.

Kedua hormon tersebut bisa memicu peningkatan kadar kolesterol jahat dan trigliserida, yang merupakan penyebab dari penyakit mematikan seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke.

Karena itu, Anda sebaiknya lebih waspada dan hati-hati.

Usahakan untuk selalu bersikap relaks dan gunakan kepala dingin dalam menghadapi masalah.

Jangan lupa, terapkan pola makan sehat dan bergizi seimbang serta berolahraga secara rutin dan teratur

eperti yang sudah dijelaskan di atas, kolestrol memang dibutuhkan oleh tubuh, tapi ketika kadarnya sudah melebihi normal, ditambah lagi dengan pola hidup yang tidak sehat, maka akan sangat berbahaya sekali bagi kesehatan tubuh.

Ada cara menurunkan kolesterol yang dapat Anda terapkan, agar terhindar dari berbagai macam penyakit berbahaya.

Menurut para ahli kesehatan, memenuhi kebutuhan serat pangan tiap harinya bisa menurutkan kadar LDL sebanyak lima persen.

Meski sumber serat tersedia banyak, orang-orang tampaknya tidak dapat mendapatkan cukup serat karena jam kerja yang begitu padat.

Para ahli memberi saran pada semua orang, khususnya yang memiliki kadar kolesterol tinggi

Anda bisa mendapatkan serat dari makanan, entah buah-buahan, kacang-kacangan, atau sayur-sayuran seperti pepaya, oatmeal rasberi, jagung, alpukat, edamame, beras merah, brokoli, buah pir, buah apel, tomat, mangga, kacang almond, kacang hitam, dan kacang putih.

Sekalipun telah mengonsumsi makanan yang sehat, tetap saja ada kemungkinan tubuh Anda kekurangan unsur nutrisi tertentu.

Untuk mengatasi kondisi tersebut Anda perlu mengonsumsi multivitamin atau obat herbal jantung untuk mencukupi kebutuhan dasar nutrisi dan menurunkan resiko penyakit jantung dan stroke.

Kurangi konsumi daging, dan perbanyak asupan makanan yang berasal dari laut seperti salmon, tuna, sarden, dan trout.

Mereka adalah kawanan ikan yang kaya akan lemak esensial omega-3 (sehat) dan rendah lemak jenuh. Asam lemak omega-3 dibutuhkan tubuh untuk membantu menguras trigliserida, kolesterol secara total, dan LDL kolesterol.

Perlu diingat, agar manfaat yang terdapat di setiap ikan tidak hilang ataupun berkurang, alangkah baiknya Anda mengolah atau membuatnya menjadi matang dengan cara diuap atau dibakar atau dipanggang. Jangan digoreng dengan minyak karena jika sudah masuk ke tubuh, lemak yang dikandungnya sudah berubah jadi jahat.

Salah satu cara menurunkan kolesterol yang mudah dilakukan adalah dengan berolah raga secara rutin. Jalan kaki atau jenis-jenis olah raga ringan lainnya yang dilakukan secara rutin akan membantu meningkatkan kadar HDL.

Pastikan bahwa Anda berolah raga selama 30 menit dalam sehari dan lima hari dalam seminggu.

 

Komentar