Jangan Pernah Sepelekan Bumbu Dapur

Penulis: Darmansyah

Senin, 22 September 2014 | 14:45 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda sering menyepelekan bumbu dapur dikaitkan dengan hidup sehat? Lupakan. Dan mulai serius dengan kekuatan sihir “obat” yang dimiliki jahe, kayu manis, bawang, serei, lengkuas, seledri maupun kunyit.

Semuanya, harap dicatat, merupakan rempah-rempah yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Rempah-rempah memang tidak terlalu populer di kalangan masyarakat “modern,” namun, ingat, misalnya, kayu manis bisa memutarbalikan pandangan mereka.

Bahkan, rempah-rempah ini dapat meningkatkan kepercayaan diri terhadap nilai sehat.

Anda pernag mengunyah kayu manis? Kalau sudah tentu sudah mendapatkan fakta hebat bagaimana ia terbukti mampu melawan bau mulut secara alami sepanjang hari. Selain itu, mengunyah kayu manis juga mencegah pembusukan gusi dan gigi.

Tapi manfaat mengunyah kayu manis tidak hanya menyingkirkan bau mulut, tetapi juga akan merangsang otak yang membantu meningkatkan daya ingat dan kinerjanya. Selain itu, mengunyah kayu manis juga dapat membantu menghilangkan sakit kepala.

Kayu manis tercatat dapat digunakan sebagai krim pencegah jerawat. Melindungi dari luar, kayu manis mencegah perkembangan darah kotor di kulit wajah dan menghentikannya menjadi jerawat.

Juga mengurangi nyeri. Anda dapat mengoleskannya di lokasi nyeri, sehingga gejalanya semakin berkurang dan tidak menggangu aktivitas.

Itu baru kayu manis. Belum lagi serei. Tanaman yang sering dipakai untuk penambah aroma dalam masakan ini berkhasiat untuk mengobati inflamasi, peluruh keringat diaforetik, pengencer dahak, obat kumur, dan penghangat badan.

Anda dapat mengambil minyak dari akarnya untuk mengobati reumatik, atau meminum air rebusan serai untuk mengatasi haid yang tidak teratur.

Pernah merasakan fungsi lengkeuas dalam masakan? Lengkuas memiliki sejumlah khasiat seperti, diaforetik, pencair dahak, antijamur, stimulan, aromatik, dan mencegah atau mengurangi perut kembung.

Lengkuas dapat digunankan untung menurunkan demam, dengan meminum air saringan lengkuas merah yang dapat ditambah madu. Lengkuas yang direbus bersama bawang dan cuka dapat digunakan sebagai obat oles untuk kurap.

Begitu juga dengan seledri. Tanaman kecil ini juga memiliki banyak khasiat, di antaranya: untuk kesehatan dinding lambung dan saluran usus, memperlambat proses penuaan sel, menjaga kelenturan otot, mengobati asma, diabetes, membantu melarutkan kalsium, melancarkan aliran darah, melindungi otak dan sistem saraf, menurunkan tekanan darah.

Anda dapat memanfaatkan seledri untuk kesehatan dengan memblender 3-4 batang seledri(masing-masing panjangnya tiga pulun centimeter, diminum sekali sehari beberapa jam sesudah makan.

Siapa yang bisa alpa dengan cabai Cabai yang mengandung vitamin C tinggi memiliki manfaat untuk mencegah diabetes dan berfungsi sebagai penghilang rasa sakit. Anda dapat membuat jus cabai, tomat, dan wortel. Jus ini dapat Anda minum satu kali sehari sebelum makan.

Nah ini rempah ajaib. Kunyit. Kunyit bersifat antibakteri, antiinflamasi, antibakteria, dan dapat mengurangi kejang saluran cerna. Anda dapat membuat ramuan untuk mengobati sakit perut dan mencret dengan menggunakan kunyit, daun terawas, ketumbar yang ditumbuk, ditambah air, dan direbus untuk kemudian diminum.

Lain lagi dengan bawang. Tentu tidak semua orang menyukai konsumsi bawang, walau pun rempah ini kaya akan vitamin A, B, dan C, serta sumber asam folat, mineral, kalsium, magnesium dan zat besi.

Oleh karena itu, mengonsumsi bawang, baik langsung maupun dibuat menjadi jus memiliki banyak manfaat kesehatan, di antaranya mengatasi gangguan pernapasan. Pilek dan batuk adalah penyakit umum dari gangguan pernapasan yang dapat disembuhkan dengan mengonsumsi bawang.

Bawang akan membantu mengusir lendir-lendir di dalam hidung, sehingga mencegahnya lebih buruk. Bahkan, mengonsumsi bawang dalam beberapa kasus dapat membantu pengobatan bronkitis, hidung tersumbat dan infeksi metabolisme.

Selain bermanfaat untuk mengatasi gangguan pernapasan, mengonsumsi bawang juga bermanfaat untuk kesehatan lainnya.

Komentar