Jangan Percayai Mitos Tentang Enak Tidur

Penulis: Darmansyah

Minggu, 12 Oktober 2014 | 13:09 WIB

Dibaca: 0 kali

Insomania. Sulit tidur. Jangan pernah meremehkannya dengan mitos-mitos. Kalahkan ia dengan hal-hal kecil seperti mengatur pola tidur di jam yang sama setiap harinya, gunakan alat bantu seperti menyalakan alarm untuk mengingatkan jam tidur dan membuat terbangun pada waktu yang sama.

Kemudian, sebelum tidur jangan meminum kopi atau makanan dan minuman yang bisa menyulitkan seseorang untuk tidur. Kesehatan tidur juga dapat dijaga dengan tidak melakukan olahraga berat sebelum tidur.

Bagi sebagian orang olahraga atau aktivitas berat akan membuat mudah tidur. Tapi sebagain orang juga banyak yang merasa sulit tidur setelah berolahraga.

Selain itu, hindari penggunaan alat elektronik seperti handphone dan laptop. Bbenda tersebut sebaiknya dijauhkan saat satu jam sebelum tidur.

Tidurlah di tempat yang memang membuat Anda merasa nyaman. Jika setelah melakukan hal itu Anda tetap insomnia, jangan ragu konsultasi ke dokter dan bisa diberikan obat.

Paling tidak itulah cara mematahkan mitos sulit tidur yang seringh kedengaran aneh. Dan ingat tidur adalah kebutuhan biologis setiap manusia. Tidur akan meregenerasi sel dan mendapatkan kembali energi yang hilang saat beraktivitas.

Tidur akan mengembalikan performa terbaik seseorang. Namun tidak semua orang bisa menjalani tidur dengan baik.

Parahnya, keadaan tersebut kerap diremehkan. Padahal bila berlanjut, akan merugikan penderita. Bila sulit tidur sudah amat mengganggu, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Anda ingin tahu tentang mitos memudahkan tidur. Banyak orang meminum minuman keras sebelum tidur padahal itu bukanlah ide yang baik. Alkohol memang membantu tidur.

Namun saat masuk ke dalam tubuh, alkohol akan merusak, menyebabkan tidur tidak efektif, atau membuat bangun lebih cepat.

Jangan percaya pada pemicu insomnia adalah masalah psikologi. Beberapa hal bisa menyebabkan insomnia seperti kebersihan tempat tidur, sakit, efek samping obat, penyakit kronis, atau sleep apnea.

Jangan pula percaya dengan menyalakan tivi akan merangsang kantuk. Lampu dan suara televisi dan komputer mengurangi produksi melatonin. Padahal, melatonin mempersingkat waktu sampai merasa ngantuk. Jika ingin merasa ngantuk, lebih baik mendengarkan musik atau radio.

Jauhkan dulu obat tidur. Obat tidur memang lebih aman dan efektif, dibanding lainnya. Namun seluruh obat berpotensi risiko, termasuk ketergantungan. Obat tidur bisa meredakan gejala temporer insomnia, namun tidak menyembuhkan. Memperbaiki lingkungan tidur dan kesehatan adalah cara terbaik mengobati insomnia.

Jangan juga percaya kurang tidur itu bisa diganti. Jam tidur tidak bisa diganti. Tidur satu atau dua hari atau sepanjang weekend justru merusak jam metabolisme kita. Gangguan ini justru membuat sulit tidur di kemudian hari. Cara memenuhinya hanya dengan kembali ke jadwal tidur semula.

Tidur siang tidak membantu insomania Pertolongan tidur siang bergantung pada orang dan tidur siang itu sendiri. Untuk beberapa orang tidur siang 10-20 menit bisa menyegarkan. Namun untuk orang dengan insomnia, tidur siang menurunkan keinginan otak untuk tidur saat malam hari.

Seseorang bisa membiasakan diri tidur dengan jam lebih sedikit. Namun tubuh tidak bisa dilatih untuk hal yang sama. Setiap orang lahir dengan keperluan tidur. Dewasa sedikitnya membutuhkan 8 jam. Kurang tidur mengakibatkan konsekuensi serius, misal performa kerja yang buruk dan risiko kecelakaan.

Masalah tidur tidak akan pergi sampai diketahui penyebabnya. Bila merasa terus menerus ngantuk atau sebaliknya, segera pergi ke dokter untuk suatu penanganan.

Manusia rata-rata membutuhkan tujuh setengah jam jam tidur pada malam hari. Namun, waktu tidur yang baik kadang sulit dicapai karena gangguan tidur seperti insomnia. Orang yang insomnia yaitu susah tidur pada malam hari dan sering terbangun saat tidur. Buruknya kualitas tidur dapat mempengaruhi kondisi fisik.

Dokter biasanya akan memberikan obat yang dosisnya paling ringan seperti obat yang mengandung melatonin. Melatonin akan membantu meningkatkan hormon tidur seseorang.

Jika melatonin tidak membantu untuk tidur, dokter bisa memberikan obat tidur. Obat ini seharusnya berdasarkan resep dokter untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

Komentar