Jangan Keliru Pilih Buah untuk Diet

Penulis: Darmansyah

Rabu, 14 Januari 2015 | 08:27 WIB

Dibaca: 0 kali

Siapa yang bisa membantah buah dan sayur bagus untuk menjalani program diet. Hampir semua para ahli nutrisi sepakat buah dan sayur segar merupakan makanan sehat yang dapat membantu Anda menjalankan diet secara tepat.

Tapi jangan dulu pede. Sebab, jika cara mengonsumsi atau mengolahnya buah dan sayur itu keliru, makanan sehat ini pun bisa menjadi musuh terselubung yang menggagalkan diet.

Bagaimana buah dan sayuran untuk program diet?

Nah, ini dia yang harus Anda pahami. Makanya pastikan dulu buah dan sayuran mana yang bisa membuat tubuh langsing.

Ternyata tak semua bentuk buah dan sayur baik untuk diet. Ada jenis sayur dan buah yang kurang baik jika dimakan berlebihan, hanya karena masalah cara penyajiannya.

Jenis sayuran yang sebaiknya tidak sering-sering dikonsumsi adalah sayuran yang digoreng, baik yang hanya sekedar digoreng atau yang dilumuri tepung roti sebelum digoreng, atau yang diolesi dengan saus dalam jenis apapun dalam jumlah banyak.

Sayuran seperti itu sudah tidak lagi bisa disebut rendah kalori.

Mengonsumsi salad memang baik, namun kebaikan salad akan berkurang jika Anda mencampurnya dengan topping dan dressing atau saus salad yang tinggi lemak, seperti kacang-kacangan dan keju.

Lemak dalam makanan memang baik untuk tubuh dan diet Anda, namun tentu hanya dalam jumlah yang wajar. Jadi, jangan memberi campuran salad yang berlebihan.

Buah yang dikeringkan ternyata memiliki kandungan kalori yang tinggi, dan biasanya diberi juga tambahan gula. Sebaiknya Anda memilih mengkonsumsi buah-buahan segar, dan jika memang mengkonsumsi buah kering, sebaiknya dalam jumlah yang sedikit saja.

Jenis buah yang kurang baik yang selanjutnya adalah jus buah. Meminum jus buah biasanya tidak akan membuat Anda kenyang, dan akan semakin menambah jumlah kalori dalam tubuh, apalagi jika jus tersebut adalah produk jus kemasan.

Jadi, sebelum meminum jus pastikan dulu keaslian jus tersebut dan pastikan agar tidak mengandung gula tambahan.

Pilihan tepat untuk mengganti konsumsi karbohidrat dengan buah-buahan saat Anda lapar di luar jam makan. Namun buah juga memiliki kadar gula yang tak sedikit, jika berlebihan bisa-bisa kalorinya melebihi porsi makan Anda. Apalagi jika makan buah ditemani dressing.

Gula, susu kental manis, atau mayones merupakan komponen pelengkap yang akan membuat buah menjadi musuh besar bagi diet Anda. Hati-hati, mereka seringkali menyelinap lewat makanan sehat seperti jus, salad, dan es buah. Batasi asupannya jika diet ingin berhasil.

Bagaimana pun, mengonsumsi makanan segar jauh lebih sehat dibanding dengan makanan yang telah diolah apalagi dikeringkan.

Jangan merasa aman dulu saat sayur-sayuran menempati porsi yang lebih besar dibandingkan karbohidrat pada santap siang Anda. Sayuran yang sehat bisa menjadi bumerang jika mengandung kadar garam berlebih.

Meski tak berkalori, garam memiliki kontribusi besar dalam penambahan berat badan. Garam seringkali menjadi musuh yang “ngumpet” dalam olahan sayur-sayuran. Garam banyak terdapat dalam keju, kecap, penyedap rasa, dan makanan olahan.

Dalam Jurnal Progress in Cardiovascular Disease, kandungan natrium pada garam diyakini bisa meningkatkan cairan tubuh dan penimbunan lemak sehingga berat badan meningkat. Jika makanan terlalu tawar, pilihlah merica atau cabai bubuk sebagai pengganti garam.

Banyak orang berpikir bahwa mengonsumsi buah dan sayur dapat membantu proses penurunan berat badan. Hal tersebut benar adanya, karena buah dan sayur memiliki kandungan nutrisi yang melimpah yang juga baik bagi kesehatan tubuh.

Buah-buahan tropis seperti mangga dan nanas, mungkin nikmat dan lezat dijadikan menu pengganti. Namun, kedua buah ini mengandung kadar gula yang lebih banyak dari buah lainnya.

Hal ini tentunya dapat menghambat proses penurunan berat badan Anda, bukan? Cobalah ganti buah ini dengan buah-buahan seperti apel yang memiliki gula rendah dan berserat tinggi.

Manisan buah juga tidak direkomendasikan jika Anda ingin diet. Kadar air yang sedikit dalam manisan buah yang dikeringkan, menandakan bahwa kalori yang terkandung akan lebih banyak.

Meski kebaikan dari buah ini sangat lengkap untuk tubuh. Jika sedang diet, sebaiknya Anda menjauhi buah ini.

Alpukat bisa mengandung lebih dari 350 kalori jika dikonsumsi oleh tubuh. Tentunya bukan hal yang baik untuk Anda yang sedang mencoba menggeser angka bobot badan ke kiri, bukan?

Beredar sebuah tren di masyarakat beberapa waktu lalu. Tren tersebut adalah mixed-blended-juice, yaitu penggabungan beberapa buah dan sayur yang dijadikan satu.

Hal ini mungkin baik untuk meningkatkan nutrisi, namun untuk yang sedang diet, minuman ini memperbesar kemungkinan banyaknya gula yang masuk ke tubuh dan membuat tubuh semakin besar karenanya.

Komentar