Ini Penyebab Air Kencing Berubah Warna

Penulis: Darmansyah

Selasa, 2 Oktober 2018 | 08:53 WIB

Dibaca: 1 kali

Air kencing Anda berubah warna?

Ya, itulah yang banyak yang paling banyak dicari di Google

Lantas apa yang harus Anda lakukan

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah tidak panik dan memeriksa makanan dan obat-obatan yang dikonsumsi.

Pasalnya, makanan seperti buah naga bisa membuat air kencing berwarna kemerahan. Selain itu, obat-obatan seperti antiseptik untuk saluran kencing dan obat paru-paru juga bisa mengubah warna air kencing.

Bisa ditanyakan ke dokternya, apakah obat tersebut membuat air kencing berubah warn

Kemudian, perhatikan apakah Anda sudah cukup minum pada hari tersebut. Sebab, dehidrasi bisa membuat warna air kencing semakin pekat.

Bila pada keesokan harinya, setelah Anda menghentikan makanan yang bisa mengubah warna air kencing dan cukup minum, air kencing berwarna normal kembali, maka hal itu tidak perlu dikhawatirkan.

Yang perlu khawatir adalah ketika air kencing tetap tidak bening. Itu harus dicari oleh dokter,” ujar Nur Rasyid. Sebab, ada terlalu banyak penyakit yang bisa membuat air kencing berwarna tidak normal, mulai dari penyakit hati, batu ginjal, hingga tumor.

Jika merah itu bisa dari darah yang masuk ke saluran kencing. Warna yang tidak bening juga bisa disebabkan oleh tingginya kandungan zat urobilin pada urine.

Perlu dipahami bahwa perubahan warna air kencing selain kuning muda tak selamanya menjadi tanda bahaya.

Selain karena suatu kondisi atau penyakit tertentu, perubahan warna air seni juga dapat dipengaruhi oleh apa yang Anda makan atau minum selama seharian.

Oleh karena itu, perhatikan juga gejala lainnya yang mengikuti perubahan warna air kencing Anda — terutama jika diiringi oleh rasa panas/perih nyeri seperti terbakar atau nyeri saat buang air kecil.

Dan ini dia  warna-warni air kencing yang mungkin Anda miliki.

Warna air kencing yang kuning tua dapat berarti Anda sedang dehidrasi. Pasalnya, warna yang terlalu pekat ini didapat dari terlalu banyaknya zat sisa urochrome yang larut ke urin bahkan setelah disaring oleh ginjal.

Menurut sebuah artikel terbitan Southern Medical Journal, urin yang bernuansa merah (mulai dari merah muda sampai merah tua) dapat diartikan bahwa Anda memiliki hematuria, penyakit yang ditandai oleh adanya darah yang larut dalam air kencing.

Banyak faktor yang mempengaruhi sistem kemih Anda sehingga menyebabkan urin berwarna merah. Beberapa faktor tersebut seperti batu ginjal, infeksi kandung kemih, atau kanker.

Khususnya pada pria, warna air kencing merah dapat berarti gejala kanker prostat dan pembesaran kelenjar prostat. Selain itu, olahraga yang berat juga dapat membuat darah masuk ke dalam kencing.

Warna air kencing merah juga mungkin didapat dari kandungan myoglobin yang merupakan protein pengikat oksigen pada sel otot yang terdapat di sel darah merah dan mirip hemoglobin.

Ada juga kondisi lain yang disebut dengan beeturia. Dengan beeturia, warna urin Anda memerah akibat kebanyakan makan buah bit.

Warna kencing Anda dapat berubah warna menjadi cokelat. Bilirubin, yang kita kenal sebagai hasil dari hemoglobin terkadang banyak menumpuk di dalam darah karena penyakit hati seperti hepatitis dan sirosis, atau bisa juga oleh karena adanya tumor atau sumbatan.

Kemudian ada juga makanan yang dapat merubah warna kencing menjadi cokelat yaitu kacang fava dan rhubarb.

Beberapa obat dapat membuat kencing Anda menjadi berwarna oranye, seperti isoniazid yang merupakan obat utama pada pasien tuberkulosis.

Selain isoniazid, ada juga rifampin, riboflavin, vitamin B, dan obat-obatan lain yang mempengaruhi warna kencing Anda.

Konsumsi wortel dalam jumlah banyak juga dapat merubah warna kencing Anda menjadi oranye.

Ketika infeksi menyerang tubuh, kadang sistem kemih Anda bereaksi demi melawannya dengan melepaskan begitu banyak sel darah putih sehingga mengubah warna air kencing jadi seputih susu.

Penyebab lain warna kencing menjadi seperti susu adalah asam urat akibat makanan yang kaya akan purine, seperti ikan teri, herring, daging merah, dan daging merah.

Perubahan warna ini juga bisa terjadi dari kristalisasi fosfat akibat hormon paratiroid yang berlebih.

Jika sebelumnya Anda pernah menjalani suatu tes lab tertentu, untuk alasan apapun, Methylene blue  yang digunakan selama prosedur itu dapat mengubah warna urin Anda menjadi biru.

Methylene blue memiliki properti anti mikroba, yang terkadang ditemukan pada pengobatan dan obat-obat herbal. Pada beberapa kondisi seperti blue diaper syndrome dan Hartnup disease dapat menyebabkan kencing Anda juga berwarna biru.

Jika Anda baru-baru ini mengonsumsi sesuatu yang berwarna biru, pigmen pewarna makanan dapat bercampur dengan warna kuning alami urin sehingga menghasilkan warna hijau.

Tapi ada juga beberapa kasus yang menyebabkan warna urin Anda menjadi hijau seperti propofol (obat anestesi), obat asam lambung cimetidine, dan obat antidepresan trisiklik.

Warna urin hijau juga bisa menjadi pertanda adanya infeksi pada sistem kemih atau infeksi bakteri dalam darah.

Makanan berwarna hijau seperti asparagus juga terkadang dapat membuat warna kencing Anda menjadi hijau.

Warna air kencing dapat berubah menjadi keunguan (termasuk merah maroon hingga biru tua, atau bahkan kombinasi yang menghasilkan warna ungu terang) apabila Anda jika mengalami purple urine bag syndrome.

Hal ini terjadi pada orang yang dipasang kateter untuk buang air kecil. Adanya infeksi bakteri pada alat kateter atau kantung kencing, atau keduanya, menghasilkan substasi yang disebut indirubun yang menyebabkan perubahan warna unik ini.

Komentar