Ini Dia Tren Diet Sepanjang Tahun

Penulis: Darmansyah

Kamis, 9 Januari 2014 | 14:15 WIB

Dibaca: 0 kali

Diet masih menjadi tren artikel “female” untuk tahun ini, 2014. Untuk itu, dua situs kesehatan menyangkut problem diet, “shine.com” dan “dailymakeover,” menurunkan laporan khusus di bulan Januari 2014 ini secara bersamaan dan membahasnya secara detil tentang pola asupan.

“shine.com” mengingatkan untuk tidak mudah percaya dengan klaim instan penurunan berat badan dari berbagai metode diet. Menurutnya, metode diet yang mampu melangsingkan dengan cepat itu tidak bisa bertahan lama.

Untuk mengetahui metode diet terbaik, “shine.com,” merilis pendapat para pakar yang terdiri dari dokter gizi dengan menganalisa 32 jenis metode diet yang populer di tahun 2013 untuk menentukan diet yang paling baik dan paling sehat.

Kriteria yang dinilai antara lain potensi penurunan berat badan (baik dalam jangka pendek dan jangka panjang), kemudahan, kualitas nutrisi, keamanan, dan keberhasilan dalam mengatasi diabetes dan penyakit jantung.

Hasilnya, lagi-lagi diet Dietary Approaches to Stop Hypertension menjadi pemenangnya. Diet DASH merupakan diet rendah kalori yang pada awalnya didesain untuk menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol. Diet ini selama beberapa tahun selalu terpilih sebagai metode diet yang direkomendasikan para ahli.

Diet DASH juga merupakan cara makan sehat yang bisa menurunkan berat badan tanpa membuat kita merasa tersiksa. Secara umum diet ini merekomendasikan asupan kalori yang disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas.

Wanita berusia 20 tahunan yang aktif boleh mengonsumsi 2.000 -2.200 kalori. Pola makan yang disarankan adalah lebih banyak sayur dan buah, serat, serta lemak sehat. Diet ini memang mirip dengan diet Mediterania yang lebih mengutamakan biji-bijian utuh dan rendah lemak jenuh.

Diet DASH juga terbilang mudah diikuti, tanpa perlu puasa, atau pantang makanan. Kita hanya tinggal mengubah pola makan dengan mengurangi lemak jenuh, makanan tinggi garam, serta makanan olahan (sosis, n nuget, dsb). Sebagai gantinya, perbanyak protein tanpa lemak, karbohidrat kompleks, serta sayur dan buah segar.

Jadi, jika penurunan berat badan termasuk dalam resolusi Anda di tahun 2014 ini, tak ada salahnya mengadopsi metode diet DASH ini.

Dengan begitu banyaknya metode diet di luar sana, tentu tak mudah membedakan mana yang benar-benar efektif dan mana yang sekadar mitos. Benarkah karbohidrat harus dijauhi? Apakah makan dalam porsi kecil bisa mempercepat metabolisme?

Masih banyak mitos-mitos diet yang sebenarnya keliru tetapi masih dipercaya banyak orang.

Kimberly Snyder, pakar nutrisi yang banyak menangani selebriti dan penulis buku The Beauty Detox Foods, menjelaskan mana mitos diet, seperti di kutip dari “dailymakeover.”
Ada lima mitos diet yang menurut “dailymakeover” tak perlu dipercayai.

Kesatu tentang mitos makan setelah jam 20.00, yang dikatakan membuat badan gemuk.

Jika menyangkut soal makan malam, sebenarnya yang perlu diperhatikan bukan soal waktunya, tetapi kapan Anda mulai tidur.

Snyder merekomendasikan untuk makan malam setidaknya 3-4 jam sebelum tidur. Jika jam tidur Anda mendekati jam 11 malam, makan sekitar jam 8 malam masih tidak apa-apa.

Kedua tentang makan makan dalam porsi kecil mempercepat metabolisme.

Makan dalam porsi kecil tetapi sering memang bisa mempercepat metabolisme. Namun, sifatnya hanya sementara.

Ini karena jika kita selalu mencerna, sistem pencernaan akan bekerja berlebihan dan menggunakan banyak energi. Tetapi, jika kita terus-menerus makan, makanan mungkin tak akan bisa dicerna sempurna sehingga nutrisinya tidak bisa terserap dengan baik.

Ketiga tentang mitos melawan karbohidrat. Padahal ada tiga jenis karbohidrat: kompleks, sederhana, dan serat. Karena itu, daripada memberi label “buruk” pada karbohidrat, lebih baik pilih jenis karbohidrat mana yang tepat. Jika Anda ingin menurunkan berat badan, pilihlah karbohidrat kompleks dan serat.

Yang keempatnya makan lemak bikin melar. Seperti halnya dengan karbohidrat, Anda juga jangan menyamakan setiap jenis lemak. “Makan lemak yang tepat justru mendatangkan manfaat. Misalnya saja, alpukat termasuk lemak sehat dan membuat perut terasa kenyang,” katanya. Namun, jika ingin sehat, jangan tambahkan alpukat dengan gula atau susu.

Nah, yang kelima mitos minum banyak akan menurunkan berat badan.Menjaga agar tubuh terhidrasi sangat dianjurkan, tetapi bukan berarti dengan minum banyak air berat badan bisa turun.

Snyder juga menyarankan agar kita tak terlalu sering minum air saat makan karena bisa mengencerkan enzim pencernaan sehingga proses pencernaan makan lebih berat.

Komentar