Ini Dia Tim Pabalap MotoGP Musim Depan

Penulis: Darmansyah

Selasa, 17 Mei 2016 | 09:19 WIB

Dibaca: 0 kali

Empat tim papan atas MotoGP,  Movistar Yamaha, Repsol Honda, Ducati dan Suzuki, seperti ditulis “speedweek,” Selasa, 17 Mei 2016,  “berhasil” merampungkan susunan pebalap utama dan tandem masing-masing bersamaan dengan hijrahnya Maverick Vinales ke Yamaha dan datangnya  Andrea Ianonne ke Suzuki.

Kedatangan Vinales ke Yamaha menegaskan bahwa Valentino Rossi akan mendapatkan tandem alebih muda dan agresif. Ini akan membuat persaingannya dengan repsol Honda dan Ducsti mskin sengit.

Vinales diyakini para pengamat MotoGP akan menemukan momentum kecepatannya bersama Yamaha karena adanya “rossi factor.”

Kepergian Vinales ke Yamaha ini diikuti pula datangnya  Andrea Ianonne sebagai  pembalap Tim Suzuki Ecstar.

Iannone dilaporkan sudah melakukan pertemuan dengan petinggi Suzuki.

Diberitakan Motorsport, Selasa, 17 Mei 2016, pertemuan tersebut ditujukan untuk mencapai kesepakatan antara kedua pihak.

Kedatangan Maniac Joe –sapaan akrab Iannone– juga memuluskan jalan Maverick Vinales yang notabene pembalap Suzuki untuk hengkang ke Tim Movistar Yamaha.

Vinales akan mendampingi Rossi per musim depan.

Kembali ke Iannone, pembalap asal Italia  itu  disebut-sebut tak mendapatkan perpanjangan kontrak dari Ducati karena tampil buruk musim ini.

Dari lima seri awal, pembalap berpaspor Italia itu baru mengemas 25 poin dan duduk di posisi 10 klasemen sementara.

Karena itu, ketimbang mempertahankan Iannone, manajemen Ducati lebih memilih mempertahankan Andrea Dovizioso untuk berduet bareng Jorge Lorenzo musim depan.

Namun, datangnya Iannone juga belum menyelesaikan masalah bagi Suzuki.

Sebab, tim yang bermarkas di Spanyol itu masih mencari tandem ideal bagi Iannone, mengingat pembalap mereka saat ini yakni Aleix Espargaro tampil standar.

Untuk diketahui bursa transfer pembalap untuk musim depan memang  ramai dibicarakan bersamaan dengan perginya Jorge Lorenzo dari Yamaha ke Ducati.

Itu berarti Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo  tidak akan bersama lagi membela panji Tim Movistar Yamaha.

Rossi sendiri akan  bertahan di Yamaha hingga akhir musim 2018.

Di Repsol Honda sendiri  The Little Spaniard –julukan Pedrosa– baru saja memperpanjang kontrak dua tahunnya.

Lantas bagaimana dengan Marc Marquez?.

Marquez yang kontraknya habis akhir musim ini diyakini juga akan memperpanjang kontrak bareng Repsol Honda.

Hal itu berarti, Marquez dan Pedrosa tetap bertahan bersama Honda musim depan.

Di Ducati, bersamaan dengan kedatangan Lorenzo dan perginya Andrea Iannone ke Suzuki akan menegaskan eksistensi Andrea Dovizioso

“Dovi akan tetap  berada di Ducat Dovi,” ujar Cructhlow seperti diberitakan Speedweek, Selasa pagi WIB

“Saya bisa berkata bahwa Dovi saat ini tidak berada di dalam tekanan untuk memperebutkan posisi dua. Saya ulangi, saya memilih Dovi. Tetapi saya tak ingin mengatakan kepada Anda mengenai alasan saya,” tandas pembalap Inggris tersebut.

Kedatangan Jorge Lorenzo ke Ducati pada musim mendatang rupanya membuat terjadi ketenangan Ducati sedikit terusik.

Itu terjadi karena keputusan Lorenzo tersebut mendatangkan persaingan antara dua pembalap saat ini yakni Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso.

Namun pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow rupanya sudah memiliki pandangan terkait pemenang persaingan keduanya.

Ketika ditanya mengenai siapa pembalap yang harus bertahan di Ducati, kontan Cructhlow langsung menyebut nama Dovizioso. Baginya, Dovizioso tak perlu panik dengan kedatangan Lorenzo.

Pada saat yang bersamaan, Dovi mengingatkan bahwa Dovi tak hanya akan menjadi pembalap pelapis Lorenzo.

Baginya, Dovi akan memberikan perlawanan untuk menjadi juara MotoGP dalam dua tahun selanjutnya.

“Saya tak ingin memandang Dovi sebagai pembalap pelapis. Ia selalu berada di depan bersama Ducati dan memiliki kesempatan untuk memenangkan balapan,” ujar Cructhlow seperti diberitakan Speedweek).

Namun pada saat yang bersamaan, Crutchlow menyadari bahwa Ducati akan memperlakukan keduanya secara berbeda.

Lorenzo yang memiliki status sebagai juara dunia diprediksi akan mendapat perlakuan lebih dari Ducati

Komentar