Ini Bahayanya Makanan Yang Super Pedas

Penulis: Darmansyah

Rabu, 26 September 2018 | 09:46 WIB

Dibaca: 1 kali

Awas camilan super pedas

Ya, camilan super pedas bias merusak kantong empedu Anda

Ya juga,  banyak sekali camilan super pedas yang bisa kita temukan di berbagai tempat, baik itu camilan kemasan seperti keripik pedas atau bahkan jajanan di pinggir jalan seperti seblak yang tentu akan kurang mantap jika tidak memiliki rasa yang pedas.

Yang menjadi masalah adalah, dibalik kenikmatan mengonsumsi camilan super pedas ini, ada dampak buruk yang bisa dirasakan oleh tubuh, khususnya bagi kantung empedu.

Meskipun makanan super pedas bisa menyiksa, dalam realitanya kita bisa ketagihan saat mengonsumsinya.

Hal ini disebabkan oleh kandungan capsaicin di dalam cabai yang bisa memberikan sensasi pedas ini juga mampu merangsang tubuh melakukan sekresi endorphin, hormon yang bisa membuat kita merasa lebih tenang, bahagia, dan menghilangkan stres.

Karena alasan inilah kita merasakan sensasi rileks dan puas meski harus kepedasan dan kepanasan.

Hanya saja, meskipun tubuh memang cukup kuat untuk mengatasi rasa pedas, organ dalam kita sangat menderita akibat paparan capsaicin yang sangat berlebihan.

Sebagai contoh, dalam sebuah kasus yang diungkap oleh Live Science, seorang remaja dari Amerika Serikat bernama Rene Craighead sampai harus menjalani operasi kantung empedu gara-gara hobi mengonsumsi camilan super pedas.

Sebagai informasi, kantung empedu adalah sebuah organ yang berukuran kecil dekat dengan liver kita.

Fungsi dari organ ini adalah melepaskan empedu ke usus demi mencerna lemak yang kita konsumsi.

Menurut dr. Sabrena Noria dari Ohio State University Wexner Medical Center, tatkala kita mengonsumsi makanan sangat pedas, maka makanan ini akan segera diolah di lambung dan usus tanpa melewati kantung empedu, namun, organ ini akan mengalami peradangan akibat sensasi pedas dan tingginya kadar lemak pada camilan ini.

Semakin banyak lemak yang masuk, semakin keras kinerja kantung empedu demi menghasilkan empedu yang dipakai untuk memetabolisme lemak.

Ditambah dengan sensasi panas yang luar biasa, maka organ yang bekerja dengan terlalu keras ini bisa saja mengalami kerusakan.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang kita tidak sembarangan dalam mengonsumsi camilan super pedas atau makanan berminyak agar tidak mengalami masalah pencernaan, termasuk kerusakan kantung empedu.

Untuk nda tahu kantong empedu adalah organ kecil yang terletak di dekat hati yang berfungsi untuk menyimpan dan melepaskan empedu ke dalam usus.

Empedu inilah yang digunakan untuk mencerna lemak menjadi asam lemak.

Dr. Sabrena Noria, seorang asisten dosen bedah di The Ohio State University Wexner Medical Center, mengungkapkan bahwa konsumsi camilan pedas sebetulnya tidak membahayakan kantong empedu secara langsung.

Pasalnya, makanan hanya akan dicerna di lambung dan langsung diserap oleh usus, artinya tidak melewati kantong empedu terlebih dahulu.

Ternyata, masalahnya terletak pada kandungan lemak tinggi pada camilan yang menjadi faktor pemicu peradangan kantong empedu.

Ketika camilan tinggi lemak mulai dicerna oleh lambung, kantong empedu akan menghasilkan kolesistokinin untuk membantu mencerna lemak dari makanan.

Semakin tinggi kadar lemak yang dicerna, maka kantong empedu akan semakin berkontraksi untuk menghasilkan lebih banyak empedu. Akibatnya, hal ini dapat memicu peradangan dan meningkatkan risiko batu empedu.

Gejala peradangan kantong empedu ditandai dengan sakit perut yang menusuk-nusuk dan disertai dengan sensasi panas di perut. Kondisi ini dapat diperparah bila Anda terus makan makanan yang berlemak dan minum alkohol.

Pada dasarnya, semua jenis camilan pedas sebetulnya aman untuk dikonsumsi

Yang terpenting adalah batasi porsi camilan pedas yang Anda konsumsi, sekalipun tubuh Anda terlihat sehat dan baik-baik saja setelah mengonsumsinya.

Terlebih bagi Anda yang memiliki penyakit maag atau GERD, sebaiknya hindari camilan pedas ini agar tidak makin memperparah penyakit Anda.

Jangan lupa juga untuk membaca nilai gizi yang terdapat dalam kemasan camilan. Dengan begitu, Anda bisa tahu berapa kadar lemak yang ada di dalam camilan tersebut.

Namun perlu diingat bahwa sebagian besar camilan memiliki kadar lemak yang cukup tinggi, jadi Anda harus baca nilai gizinya dulu.

Jika Anda mulai mengalami gejala-gejala peradangan kantong empedu, sebaiknya segera perbaiki pola makan Anda. Hindari makan makanan berlemak tinggi, makanan pedas, alkohol, kafein, dan produk susu yang dapat mengganggu kesehatan organ pencernaan Anda.

Komentar